News

Toreh Prestasi lewat Implementasi Kecerdasan Buatan pada layanan Kominfo

Jum, 19 Jan 2024
12:00 pm
Berita Terkini
Share :
Oleh : adminelectics   |

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam kompetisi BOTcamp AI Use Case yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Tim yang dibimbing oleh Dosen Prodi Teknik Telekomunikasi, Dr.techn. Prasetiyono Hari Mukti, S.T., M.T., dengan nama tim “Roro Jonggrang” ini berhasil menyabet posisi juara 1 dalam Bidang Spektrum Frekuensi Radio topik Internal Improvement. Muhammad Ali Akbar sebagai ketua tim dengan anggota Mohammad Rifqi Firmansyah, Achmad Rayhan Purnomo, I Gusti Rai Hazel Nakhwah Handrata yang sama-sama berasal dari Teknik Telekomunikasi ITS dan Daniel Rodearman Sihombing dari Teknik Elektro ITS. 

 

Kompetisi ini dibuka dengan bootcamp pada tanggal 30 November 2023 lalu kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan gagasan ide sampai tanggal 18 Desember 2023 dan terakhir ditutup dengan simposium serta pengumuman pemenang pada tanggal 21 Desember 2023. Bersaing dengan 70 peserta lain dari berbagai Universitas di Surabaya, tim dari ITS ini unggul dengan gagasan idenya, yaitu Ekstraksi Metadata Otomatis berbasis OCR (Optical Character Recognition) dan NLP (Natural Language Processing). Gagasan ide ini muncul untuk membantu otomatisasi proses surat menyurat pada SDPPI Kominfo RI dengan bantuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berbasis OCR dan NLP. 

 

 “Kami terinspirasi dari Mendeley yang menyediakan struktur artikel/bacaan seperti judul, tahun terbit, author dan sebagainya. Kami kembangkan menjadi sistem yang dapat membaca dan mengelompokkan teks pada suatu dokumen yang masuk agar mempercepat proses”, tutur mahasiswa angkatan 2022 tersebut.

 

Menggunakan software Microsoft Azure dan Power Automate, sistem yang dibuat dapat membantu proses pembacaan suatu dokumen menjadi bentuk yang lebih terstruktur dan terkategorisasi. Mahasiswa dengan sapaan Ali Akbar tersebut menjelaskan proses ekstraksi ini akan menscan suatu dokumen pengurusan surat dari berbagai format (png, pdf, jpg) kemudian menginspect teks yang ada pada dokumen kemudian mengkategorisasikan berdasar variabel-variabel yang telah ditentukan. Dalam case Kominfo RI Bidang Spektrum Frekuensi Radio, tim beranggotakan 5 orang tersebut telah menetapkan berbagai kategori variabel seperti Nomor Izin, tinggi antena, alamat stasiun dan variabel lain yang terdapat pada suatu dokumen. 

 

Ali Akbar juga memberikan harapan kedepannya bahwa teknologi atau sistem semacam ini dapat diterapkan di berbagai layanan umum lainnya mengingat banyak layanan umum yang belum terdigitalisasi seluruhnya. Berkaca dari proses manual yang masih menjadi penghambat efisiensi kinerja dari berbagai instansi yang tentunya akan dimudahkan apabila inovasi semacam ini diimplementasikan dengan baik.



Latest News