News

Semarak TransFest 2019, Usung Maritim dalam Era Revolusi Industri 4.0

Jum, 29 Mar 2019
10:01 am
Berita
Share :
Oleh : Admin-Teknik Transportasi Laut   |

Seatrans Festival atau yang biasa disebut dengan TransFest tahun ini kembali diselenggarakan. Acara yang merupakan hajatan besar dari Departemen Teknik Transportasi Laut Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini berlangsung selama dua hari sejak Jumat (22/3). Mengusung tema “Menilik Perubahan Sektor Transportasi Laut dan Logistik Maritim dalam Era Revolusi Industri 4.0”, TransFest 2019 memiliki tiga sub acara. Diantaranya adalah Talkshow Kemaritiman, Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Seacring, dan Lomba Maket Nasional.

Rangkaian acara yang bertujuan mengenalkan dunia maritim kepada khalayak umum ini diawali dengan Talkshow Kemaritiman yang bertempat di Auditorium Gedung Pasca Sarjana ITS. Talkshow yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta ini berlangsung meriah.

Mengundang pihak profesional dari bidang pelabuhan, asosiasi industri maritim, serta regulator maritim sebagai pembicara dalam Talkshow, TransFest memberikan gambaran kepada para  peserta mengenai perubahan yang terjadi pada dunia maritim, khususnya di Indonesia akibat Revolusi Industri 4.0. Tak hanya itu, para pembicara juga menyampaikan berbagai peluang yang didapat mahasiswa serta tips untuk menghadapi dampak Revolusi Industri 4.0 kepada para mahasiswa, khususnya bidang maritim.

Adapun para pembicara yakni Rumaji S.Sos., M.Sc, Direktur Operasional PT Terminal Teluk Lamong, mewakili bidang pelabuhan. Anita Puji Utami, S.T., Wakil Ketua Umum DPP Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Dan dari bidang riset maritim dan regulator maritim, yakni dari Badan Klasifikasi Indonesia (BKI), Fredhi Agung Prasetyo,
Dr. Eng., Senior Manager Divisi Riset & Pengembangan, Penelitian & Aplikasi Teknik BKI, serta Triyan Indrawan, S.T., Peneliti Divisi Riset & Pengembangan, Penelitian & Aplikasi Teknik BKI.

Sebagai penutup Talkshow, Rumaji berpesan kepada para mahasiswa mengenai tiga hal penting yang harus dimiliki dalam era Revolusi Industri 4.0. “Saya menyebutnya SKA, Skill, Knowledge, dan Attitude,” tuturnya. Sedangkan Anita menyampaikan pentingnya aktif dalam segala hal, “Jangan mager (malas gerak, red),” ujarnya.

Selain Talkshow, rangkaian acara TransFest 2019 pada hari pertama dilanjutkan dengan kunjungan perusahaan. Kali ini PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) yang menjadi tujuannya. Sub  Acara ini bertujuan untuk mengenalkan ranah dari Departemen Teknik Transportasi Laut kepada para finalis LKTIN Seacring dan Lomba Maket. Para finalis lomba nampak antusias dalam  kunjungan perusahaan ini sejak diperkenalkan mengenai PT BJTI hingga berkunjung ke ruang operasional dan berkeliling Dermaga Berlian.

Final dari LKTIN Seacring dan Lomba Maket yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Transportasi Laut ini berlangsung sejak pagi pada Sabu (23/3). Sebelumnya, para finalis terlebih dahulu mengikuti seleksi abstrak dan seleksi full paper. Mereka diharuskan membuat inovasi bidang maritim, mulai dari industri perkapalan, energi maritim, kepelabuhanan, pelayaran, serta logsitik maritim mengacu pada teknologi masa kini yang juga merupakan bagian dari Revolusi Industri 4.0. Kemudian barulah terpilih 5 tim terbaik untuk masing-masing lomba yang  berhak melaju sebagai finalis dan datang ke Departemen Teknik Transportasi Laut.

Para finalis lomba tidak hanya terbatas berasal dari Pulau Jawa, namun juga terdapat peserta dari Sulawesi dan Nusa Tenggara. Finalis LKTIN Seacring berasal dari ITS sendiri, Universitas  Diponegoro Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Bina Nusantara, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Sedangkan finalis Lomba Maket Nasional berasal dari SMAN 1 Genteng, SMAN 1 Besuki, MAN 1 Lombok Timur membawa 2 tim di final, dan SMAN 7 Luwu Timur.

Dalam babak final, peserta LKTIN Seacring diharuskan mempresentasikan inovasi mereka yang tertuang dalam KTI yang dilombakan. Sedangkan peserta Lomba Maket Nasional diharuskan  membawa maket atau model fisik dari inovasi yang sebelumnya telah dituangkan dalam karya tulis. Dalam proses penilaiannya, Departemen Teknik Transportasi Laut mendatangkan para profesional bidang maritim. Terdapat juri dari BKI, Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, PT Cipta Krida Bahari, dan PT Terminal Teluk Lamong. Dengan finalis yang datang dari berbagai penjuru negeri ini, lomba berakhir pada sore hari dengan Juara 1 LKTIN Seacring dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Juara 1 Lomba Maket berasal dari SMAN 1 Besuki.

Latest News

  • Perdana! Kuliah Tamu Luring setelah Pandemi Bersama Praktisi Korea

    Kampus ITS, Seatrans News –  Setelah melewati masa pandemi dengan seluruh kegiatan diadakan daring. Saat ini kegiatan perkuliahan dapat

    08 Jun 2022
  • Peringati Hari Jadi Ke-10, Departemen Teknik Transportasi Laut Luncurkan Buku SEATRANS X

    Kampus ITS, Seatrans News – Sebagai salah satu wujud syukur sekaligus perayaan hari jadi ke-10 Departemen Teknik Transportasi Laut

    11 Jan 2022
  • Mahasiswa Baru Lebih Mengenal SEATRANS ITS lewat OKKBK 2021

    Penyampaian materi Pengenalan Laboratorium dan Kepustakaan oleh salah satu Dosen DTTL ITS, Bapak Hasan Iqbal Nur, S.T., M.T. Kampus

    02 Sep 2021