News

SEATRANS ITS Siap Akreditasi IABEE

Kam, 26 Sep 2019
7:45 am
Berita
Share :
Oleh : Admin-Teknik Transportasi Laut   |

Sejak resmi berdiri pada 2011, Departemen Teknik Transportasi Laut (DTTL) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus memperbaiki kualitasnya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan lulusannya. Telah berhasil meningkatkan kualitas dan diakui melalui akreditasi secara nasional, kali ini jurusan yang kerap disebut dengan nama Seatrans ini siap untuk mengajukan akreditasi internasional.

Masih dengan nama Jurusan Transportasi Laut pada tahun 2014, DTTL mendapatkan akreditasi “B” oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kemudian, ketika namanya berubah menjadi Departemen Teknik Transportasi Laut, akreditasi tersebut diperbaharui dan berhasil mendapat predikat “A” untuk periode 2017-2022.

Melalui arahan ITS, kini program studi keempat di Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ini menargetkan untuk mendapat akreditasi internasional melalui Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Seperti yang kita ketahui saat ini, selaras dengan visi ITS menjadi World Class University (WCU), terdapat tujuh prodi yang telah memperoleh akreditasi IABEE, yakni Teknik Kelautan, Teknik Fisika, Teknik Mesin, Teknik Lingkungan, Teknik Kimia, Teknik Material dan Metalurgi.

IABEE merupakan suatu lembaga atau organisasi mandiri nirlaba dalam bidang akreditasi yang berdiri sebagai bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengakui IABEE sebagai badan yang mengurusi akreditasi program-program studi yang memberikan gelar sarjana akademik di bidang teknik dan computing.

Berbeda dengan BAN-PT, yang menurut Undang-undang RI Nomor 12 No. 2012 tentang Pendidikan Tinggi penilaiannya bersifat wajib bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia, IABEE bersifat pilihan dan terbatas hanya untuk perguruan tinggi dengan program studi teknik dan computing. Berikut adalah perbedaan antara akreditasi oleh BAN-PT dan oleh IABEE:

Implementasi pembelajaran dari kedua akreditasi diatas pun berbeda, Akreditasi Internasional lebih menekankan pada pendidikan berbasis capaian pembelajaran (output based education atau OBE) seperti capaian para lulusan setelah 3-5 tahun kerja. Sedangkan Akreditasi Nasional menekankan pada pendidikan berbasis masukan (input based education atau IBE) seperti fasilitas, kinerja, jumlah mahasiswa, dan lainnya.

Di DTTL sendiri, OBE diwujudkan dengan rumusan Profil Profesional Mandiri (PPM) yang telah ditetapkan, yang didasari oleh analisis kebutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan akan para profesional di bidang pelayaran, pelabuhan, dan logistik maritim.  Fokus OBE ini diharapkan bisa menjadi rujukan atau gambaran mengenai capaian pembelajaran dan jaminan pemenuhannya melalui proses perbaikan berkelanjutan.

Berikut rumusan PPM Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut:

  1. Ahli teknik transportasi laut yang mampu menggunakan ilmu rekayasa dan manajemen untuk merencanakan dan mengelola jaringan transportasi laut, armada kapal, pelabuhan dan angkutan multimoda;
  2. Seorang profesional atau wirausahawan di bidang teknik transportasi laut yang mampu berfikir dan bertindak mandiri maupun dalam kelompok secara logis, sistematis, inovatif;
  3. Individu yang mempunyai wawasan yang kaya tentang dan sekitar bidang teknik transportasi laut, antara lain dalam perspektif teknologi, ekonomi, keamanan, keselamatan, hingga kelestarian lingkungan;
  4. Individu yang senantiasa bersemangat untuk mengembangkan diri

Program Studi yang baru pertama kali ingin diakreditasi IABEE bisa memilih dari dua kategori akreditasi, yakni Evaluasi Umum atau Evaluasi Provisional. Akreditasi dengan Evaluasi Umum bisa diikuti jika program studi telah menerapkan sistem pendidikan berbasis hasil dan saat proses evaluasi telah menghasilkan lulusan dengan sistem pendidikan OBE, serta masa berlaku akreditasinya selama 6 tahun.

Sedangkan Evaluasi Provisional (EP) disediakan sebagai opsi bagi Prodi yang belum pernah dievaluasi oleh IABEE dan belum mau berkomitmen untuk Evaluasi Umum, serta dimaksudkan untuk program yang telah menerapkan sistem OBE dan setidaknya siswa tahun pertama telah menyelesaikan pembelajaran dengan sistem tersebut.

Hasan Iqbal Nur, S.T., M.T., selaku PIC Akreditasi Internasional IABEE Teknik Transportasi Laut menyatakan bahwa saat ini Teknik Transportasi Laut sendiri mencoba untuk mengikuti Evaluasi Umum. “Prosesnya sudah dilakukan sejak awal Mei 2019,” tuturnya. Diharapkan, pada Februari 2020 nanti, Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut telah dapat menyandang Akreditasi Internasional IABEE.

Penulis: Sella Fitri Alifia & Afyfah Ramadhani D.S.
Editor: Yusri Rahmatul I.

Latest News

  • SEATRANS SUPER SAILING REBORN 2022 GOES TO LABUAN BAJO

    Bertajuk Seatrans Super Sailing (Triple S) Reborn, kegiatan tahunan Departemen Teknik Transportasi Laut ini kembali hadir setelah 2 (dua)

    23 Sep 2022
  • Perdana! Kuliah Tamu Luring setelah Pandemi Bersama Praktisi Korea

    Kampus ITS, Seatrans News –  Setelah melewati masa pandemi dengan seluruh kegiatan diadakan daring. Saat ini kegiatan perkuliahan dapat

    08 Jun 2022
  • Peringati Hari Jadi Ke-10, Departemen Teknik Transportasi Laut Luncurkan Buku SEATRANS X

    Kampus ITS, Seatrans News – Sebagai salah satu wujud syukur sekaligus perayaan hari jadi ke-10 Departemen Teknik Transportasi Laut

    11 Jan 2022