News

WEBINAR MENGUPAS FENOMENA TANAH GERAK

Sun, 22 Jun 2025
5:56 pm
Information
Share :
Oleh : Admin-Teknik Geofisika   |

Istilah TANAH GERAK atau TANAH AMBLES merupakan isitilah yang umum dipakai masyarakat kalau tanah di sekitar rumahnya mulai retak retak dan mulai gerak (geser) sehingga terlihat retakan menganga. Saat masih muncul retakan retakan memanjang umumnya dianggap BIASA oleh masyarakat dan tidak diperhatikan. Padahal adanya retakan tanah di LERENG hampir dipastikan ini tanda tanda TANAH akan LONGSOR. Ada yang dimulai dengan tanah gerak dan atau tanah ambles, ada yang langsung longsor.

Fenomena tanah gerak sudah sering terjadi di Indonesia seperti Sulawesi, Papua, Sumatra dsb. Beberapa kejadian memaksa penduduk pindah dari lokasi tersebut, seperti Majalengka, Bogor, Brebes, Jombang, Pasuruan, dan yang masih berproses di Purwakarta. BPBD Jawa Barat melaporkan bahwa tanah gerak di kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul, Sukatani, Purwakarta masih terus bergerak dan merayap setiap 10 menit. Berdasarkan data sejak tanggal 11-14 Juni 2025 sudah alami pergerakan tanah atau amblasan tanah sejauh 20 meter dari titik awal. Rumah terdampak bencana awalnya 48, bertambah manjadi 72 rumah. Banyak rumah yang sebelumnya masih berdiri kokoh, kini rata dengan tanah. Data kerusakan dari jumlah 72 rumah itu, 48 diantaranya rusak berat atau ambruk, 14 rusak sedang dan 10 rusak ringan. Warga mulai mengungsi karena khawatir tertimpa reruntuhan bangunan.

Gerakan tanah atau tanah longsor tidak tiba-tiba, ada tanda-tanda yang khas sebelum terjadinya longsor. Tanda tersebut antara lain tanah lereng muncul retakan, beberapa pohon, tiang listrik dan pagar rumah miring, bahkan sering terjadi pintu rumah atau jendela tidak bisa dibuka. Saat retakan melebar tersebut air hujan yang turun bisa masuk meresap lewat retakan dan akan terus bertambah sehingga muncul tanah ambles atau tanah gerak atau langsung longsor. Saat mulai muncul retakan bisa segera dilaporkan ke pihak yang berwenang agar bisa dilakukan rekyasa untuk mencegah atau mengurangi risiko selanjutnya.

Mau tahu lebih banyak, mari bergabung dalam webinar kerjasama antara Teknik Geofisika, MGMP Geografi Jatim, PP MKPI ITS, IAGI Jatim, PVMBG, MAGETI, FPT PRB dengan topik MENGUPAS FENOMENA TANAH GERAK bersama:

Keynote Speaker :

  • Prof. Agus Muhamad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D. (Wakil Rektor IV ITS)

Narasumber :

  • Dr. P. Hadi Wijaya, S.T., M.T.. (Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM)
  • Dr. Amien Widodo (Dosen Teknik Geofisika ITS)

Penanggap :

  • Dr. Ir. Sorja Koesuma , S.Si., M.Si. (Dosen Magister Manajemen Bencana, UPN “Veteran” Yogyakarta)
  • Dr. Ir. M. Wachyudi Memed, M.T. (Kepala Pusat Studi Kebencanaan UNHAS)

Moderator:

  • Nanin Kusuma, M.Pd. (Kabid Humas MGMP Geografi Jawa Timur)

yang akan diselenggarakan pada:

 

Latest News

  • ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter”

    IKA TG-ITS Present: ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter” What happens after graduation? The

    11 Sep 2026
  • Bahaya Abu Vulkanik Bagi Pesawat Terbang

    Laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak 2 Juli 2026 berada pada Level III atau

    11 Sep 2026
  • Kuliah Tamu “Geoarkeologi : Studi Kasus Situs Gunung Padang Cianjur dan Kumitir Mojokerto”

    Situs Gunung Padang Cianjur Setelah sempat berhenti lebih dari 10 tahun mengemuka kembali, bahkan kembali melanjutkan penelitan setelah acara

    05 Sep 2026