Kerja Praktek/Magang

Selayang Pandang KP

Pendidikan Teknik Fisika sejalan dengan perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia dari waktu ke waktu senantiasa memerlukan penataan, konsolidasi dan pengembangan sesuai dengan hakekat pendidikan itu sendiri. Saat ini dorongan akan perlunya Kurikulum berbasis kompetensi di kalangan Pendidikan Tinggi digulirkan Depdiknas-Dikti dengan berbagai acuan untuk dipilih, bahkan bila perlu dimodifikasi sesuai keinginan dan kemampuan perguruan tinggi. Dari sisi lain,  perubahan arah pendidikan di ITS yang tidak-hanya di-arahkan untuk memenuhi kebutuhan industri, secara langsung akan mewarnai Kurikulum 2004/2009–Program Studi Teknik Fisika, utama-nya pada cara penyampaian materi-ajar dari para pendidik. Oleh karena itu, kegiatan Kerja-Praktek yang merupakan ajang-pertama mahasiswa berhubungan dengan dunia-kerja perlu dipersiapkan berbagai Bentuk program KP dan peserta-didik yang mempunyai pemahaman Perilaku Ber-Karya Profesi Teknik Fisika.

Penanaman Profesi Teknik Fisika melalui Dosen-Wali yang minim dan upaya pencarian lokasi Kerja Praktek yang lebih-tepat & sesuai profesi masih sepenuh-nya bergantung pada kemampuan mahasiswa, jelas tidak mendukung pencapaian program Kerja Praktek. Tawaran kerja-praktek dalam bentuk OJT (On the Job Training) dan Co-Op (Co-Operative Academic Education) yang mempersyaratkan “Hard Skill” (Indeks Prestasi Komulatif) dan yang menuntut “Soft Skill”, justru bukan merupakan tawaran yang baik untuk diminati. Dengan demikian guna mempersiapkan peserta-didik yang mempunyai pemahaman  perilaku ber-karya profesi Teknik Fisika dengan isian Hard-Skill & Soft-Skill maka diperlukan kerja-sama antara Sie. Kerja Praktek dengan Sie. Pengajaran, TKK-Jurusan/  SAC ITS, Dosen Wali dan Dosen Pembina Mata Kuliah yang mampu mensisipkan Perilaku Ber-karya profesi Teknik Fisika.

Kerja Praktek adalah Mata Kuliah Keahlian dengan beban 2-SKS yang pelaksanaan “program-kegiatan”nya dilakukan diluar Kampus/ dilingkungan Dunia Kerja minimal selama 1-bulan efektif. Adapun Tujuan dan Materi untuk Program Sarjana & Program Diploma sebagai berikut :

Program-Sarjana

  • Tujuan :
  1. Memahami cara-cara penyelesaian masalah yang dilakukan Dunia-Kerja.
  2. Menerapkan Teori yang diperoleh guna memberi salah-satu solusi pemecahan-masalah yang dihadapi Dunia-Kerja
  • Materi :
  1. Materi Umum meliputi penyesuaian program dan pemahaman cara-cara penyelesaian masalah baik menyangkut pengembangan SDM & kepuasan pelanggan/konsumen maupun penanganan permasalahan pada plant atau perangkat-keras unit produksi.
  2. Materi Khusus antara-lain penerapan teori guna, (1). Menghitung besaran-fisis (Termal, Mekanik, Elektrik, Optik dsbnya) pada produk, proses & utilitas. (2) Memahami proses-fisis yang terjadi pada plant, instrumen & pemrosesan produk (termasuk produk sampingan).

Program-Diploma

Tujuan :

Melakukan studi-banding antara Teori yang diperoleh dengan penerapannya dalam Dunia-Kerja (Pabrik, Industri-Manufaktur), khususnya untuk meningkatkan pengetahuan dasar & ketrampilan

Materi :

  • Materi Umum meliputi penyesuaian program dan pengamatan lingkungan (fasilitas & proses, perawatan & utilitas)
  • Materi Khusus yang mengarah pada ketrampilan dalam pengoperasian, perawatan & pengkalibrasian peralatan di Pabrik/ Industri Manufaktur.

Dalam melaksanakan kegiatan Kerja Praktek, mahasiswa/calon peserta-didik KP (Kerja-Praktek) perlu memahami sejumlah perangkat guna persiapan yang diperlukan sebelum menentukan/menetapkan lokasi Dunia-Kerja sebagai tempat pelaksanaan Kerja Praktek. Adapun perangkat KP yang perlu dipahami sebagai berikut :

  • Kasie Kerja Praktek adalah Dosen yang di-angkat sebagai Pejabat yang menangani Pelaksanaan, Administrasi-Akademik dan Evaluasi Nilai Kerja Praktek serta merangkap sebagai Dosen Pembina MK. Kerja Praktek berdasarkan SK. Dekan Fakultas. Kasie KP bertanggung-jawab atas kelancaran pelaksanaan MK Kerja Praktek kepada Ketua Jurusan, khususnya memberi jasa-konsultasi bagi calon peserta-didik KP. Dalam pelaksanaan tugasnya, Kasie KP berkewenangan menugaskan mahasiswa sebagai Peserta-didik KP dan mengusulkan Dosen melalui Kajur untuk ditugaskan sebagai Dosen Pembimbing.
  • Peserta Didik KP adalah mahasiswa peserta MK – Kerja Praktek yang di-tugaskan Kasie. Kerja Praktek untuk melaksanakan program-kegiatan di Dunia Kerja untuk jangka-waktu tertentu, sesuai kesepakatan dari Dunia Kerja. Setiap peserta-didik berhak memperoleh pembimbingan dari Dosen Pembimbing yang ditugaskan guna penyusunan rencana-program, laporan KP & makalah KP.
  • Dosen Pembimbing adalah Dosen yang diusulkan Kasie KP melalui Kajur untuk ditugaskan sebagai Dosen Pembimbing peserta-didik Kerja Praktek. Selain melakukan pembimbingan, juga membantu Kasie KP dalam evaluasi kegiatan KP.
  • Petugas Administrasi adalah Karyawan yang ditugaskan  Kajur untuk membantu Kasie KP, khususnya dalam Administrasi-Akademik yang meliputi pendataan peserta-didik, kesekretariatan, informasi KP & sertifikat KP
  • Beberapa Form KP yang terlampir dalam Lampiran-1 :
  1. Form-A : Syarat Calon Peserta-Didik KP adalah Lembar-isian bagi mahasiswa  guna pendataan dan/atau pengajuan Kerja Praktek setiap Semester.
  2. Form-B :  Surat Tugas Dosen Pembimbing KP adalah Surat Tugas bagi Dosen yang ditunjuk Kajur guna melaksanakan tugas pembimbingan peserta-didik KP.
  3. Form-C : Surat Tugas Peserta-didik KP adalah Surat Tugas bagi peserta-didik yang berisikan kegiatan-kegiatan yang wajib dilakukan sebelum, saat kegiatan & sesudah pelaksanaan KP.
  4. Form-D :  Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Kerja Praktek adalah surat/ format Monitoring-Pelaksanaan KP yang berisikan komentar aktivitas yang dilakukan peserta-didik oleh Pembimbing di-lokasi Kerja-Praktek.
  5. Form-E : Evaluasi Kegiatan Kerja Praktek adalah format-penilaian kegiatan Kerja-Praktek berdasarkan kompetensi yang peserta didik KP yang meliputi mampu menyusun proposal program, melaksanakan kegiatan, memenangkan proposal program, melakukan komunikasi guna memperoleh “cara penyelesaian masalah”, menyelesaikan program “yang disepakati” dan mempresentasikan makalah KP. Penilaian kegiatan KP ini dilakukan Dosen Pembimbing untuk selanjutnya diserahkan ke Kasie Kerja Praktek.
  6. Form-F :  Sertifikat Kerja-Praktek adalah Surat Penghargaan bagi Peserta-Didik yang telah melaksanakan Program Kerja Praktek berdasarkan Evaluasi Total Kegiatan Kerja Praktek.
  7. Form-X : Masukan untuk Data-base Jurusan adalah informasi dari peserta-didik untuk Ketua Jurusan yang berisikan informasi tentang program KP periode mendatang, program rekrutmen, proyek dan seberapa-jauh institusi KP memahami program studi Teknik Fisika.

Perubahan arah pendidikan yang tidak-hanya memenuhi kebutuhan industri akan memberi warna tersendiri pada berbagai Bentuk Program Kerja Praktek (KP). Bentuk Program KP dengan kompetensinya masing-masing diharapkan menjadi pilihan bagi calon peserta-didik sesuai kemampuan-nya masing-masing.

  • Bentuk-1 :  Program Kerja Praktek yang  di-rencanakan calon peserta-didik KP dengan harapan “Lokasi KP” merupakan Dunia-Kerja ybs. atau yang sejenis setelah lulus (Masa KP ~ 2 bulan)
  • Bentuk-2 : Program Kerja Praktek yang di-rencanakan & ditawarkan Dunia-Kerja (OJT = On the Job Training) pada Perguruan Tinggi. (Masa KP ~ 1 bulan – efektif)
  • Bentuk-3 : Program Kerja Praktek yang di-rencanakan Perguruan Tinggi dan Dunia-Kerja (Co-Op = Co-Operative Academic Education) dengan harapan peserta-didik dikemudian hari menjadi Karyawan Dunia-Kerja. Peserta-didik dianggap sebagai Karyawan dan berhak mene-rima biaya transportasi & Gaji-bulanan (setara 75% x Gaji Karya-wan tetap) (Masa KP ~ 3 s/d 6 bulan)
  • Bentuk-4 : Program Kerja Praktek yang di-rencanakan Perguruan Tinggi untuk menempatkan peserta-didik “terlatih” di Industri Kawasan Jawa Timur (PKL= Praktek Kerja Lapangan) dengan menggunakan Dana DIP ITS  (Masa KP ~ 1 bulan – efektif)
  • Bentuk-5 : Program Kerja Praktek yang di-rencanakan Perguruan Tinggi dan Pemprov Jatim untuk menempatkan peserta-didik yang mempunyai kemampuan “Kewirausahaan” magang di IKM. Hasil magang ditunjukkan dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah atau Proposal Riset “PKM”  (Masa KP ~2 bulan)
  • Bentuk-6 : Program Kerja Praktek yang di-rencanakan Perguruan Tinggi ber-sama Media-Masa/Elektronik  untuk menempatkan peserta-didik yang mempunyai kemampuan “Kejurnalistikan” dilokasi tertentu guna melakukan survey-teknologi. Hasil survey ditunjukkan dalam bentuk Karya Tulis Populer di Media-Masa (Masa KP ~ 1 bulan – efektif)
  • Bentuk-7 :Program Kerja Praktek yang di-rencanakan Dunia Kerja (termasuk Industri Jasa) bersama Perguruan Tinggi dalam Proyek antara lain,
  1. Kegiatan perbaikan-besar di Industri Manufaktur,
  2. Kegiatan pengukuran/pendataan di Industri Manufaktur,
  3. Kegiatan pemasangan instalasi di Industri Manufaktur, Penempatkan peserta-didik sebagai pekerja-proyek ditetapkan Dunia Kerja dan/atau Perguruan Tinggi. Biaya Transportasi & Akomodasi selama masa KP menjadi tanggungan Institusi yang menetapkan peserta didik sebagai pekerja proyek (Masa KP ~ 1 bulan – efektif)

Persiapan calon peserta-didik Kerja Praktek selain terkait dengan Hard Skill dan Soft Skill, juga terkait dengan penempatan MK Kerja Praktek dalam kurikulum terbaru dan  Bentuk Program KP  yang di-inginkan. Oleh karena itu perlu ada batasan antara Syarat-Cukup dan Syarat-Perlu sebagai berikut,

Program Sarjana

  • Syarat Cukup :
  1. Hard Skill : telah menempuh minimal 90 SKS dan ber-IPK ³ 2,00 untuk Bentuk-1
  2. Soft Skill : telah menempuh LKMM pra-TD atau yang sederajat untuk Bentuk-1, khusus Bentuk-7 ber-Badan Sehat.
  • Syarat  Perlu   : 
  1. Hard Skill : perlu menambah MK kode 14 dan ber- IPK ³ 2,80 untuk Bentuk-2 & Bentuk-3Soft Skill : perlu minimal LKMM TD & TOEFL³450 untuk Bentuk-2 & Bentuk-3, khusus untuk Bentuk-4, Bentuk-5 & Bentuk-6 menyesuaikan soft skill yang diperlukan  

 

Program Diploma

  • Syarat Cukup :
  1. Hard Skill : telah menempuh minimal 54 SKS dan ber- IPK ³ 2,00 untuk Bentuk-1.
  2. Soft Skill : telah menempuh LKMM pra-TD atau yang sederajat untuk Bentuk-1, khusus Bentuk-7 ber-Badan Sehat.
  • Syarat  Perlu  :
  1. Hard Skill : perlu menempuh  MK kode ..  yang sesuai Program KP dan ber- IPK ³ 2,50 untuk Bentuk-4
  2. Soft Skill : untuk Bentuk-4 menyesuaikan dengan soft skill yang diperlukan

Dengan pertimbangan bahwa salah-satu tugas Dosen-Wali adalah memberi wawasan Profesi Teknik Fisika pada mahasiswa (utamanya mahasiswa tahap sarjana–Program Sarjana), sehingga diharapkan setiap mahasiswa calon peserta-didik KP mampu menentukan Dunia-Kerja yang diminati sesuai kemampuan-intelektual yang bersangkutan. Dengan kerjasama ini, setiap mahasiswa yang telah/ akan di-programkan dalam FRS telah mempunyai pandangan kedepan guna menentukan Dunia-Kerja sebagai lokasi kegiatan Kerja-Praktek. Oleh karena itu, Kasie Kerja Praktek lebih-banyak bertugas  memberi jasa konsultan dan yang mengarahkan mahasiswa ke-bentuk program Kerja-Praktek guna meningkatkan kemampuan-intelektual yang bersangkutan.

Dalam diagram-alir Prosedur-Pengajuan Calon Peserta-Didik Kerja Praktek di-tunjukkan beberapa peran Kasie KP dan Petugas KP guna memperlancar pelaksanaan MK Kerja Praktek melalui beberapa Form KP.

Adapun keterangan Gambar-1 di bawah ini sebagai berikut,

  • Konsultasi Bentuk Program KP pada Kasie Kerja Praktek guna menyesuaikan arahan Dosen-Wali tentang lokasi kegiatan KP dengan Dunia-Kerja
  • Pengajuan KP melalui Form-A pada Petugas KP, dilengkapi dengan Proposal Kerja-Praktek sesuai Lampiran-2a & Lampiran-2b dan kegunaan Form-A sebagai data calon peserta-didik KP dalam 1(satu) semester – tahun akademik.
  • Persetujuan Bentuk Program KP oleh Kasie KP berdasarkan data-isian Form-A setelah pemeriksaan-data dari Kasie Pengajaran dan bila diterima,
  1. tidak maka ybs. di-informasikan melalui Pengumuman KP perlunya menemui Kasie KP untuk konsultasi-ulang tentang bentuk-program dan/atau Proposal Kerja Praktek
  2. ya maka ybs. di-informasikan melalui Pengumuman KP tentang Surat Permohonan KP ke Institusi Lokasi Kegiatan KP
  • Surat Permohonan KP  yang terkirim diperhitungkan 6-minggu dari masa pengiriman belum terjawab, mahasiswa ybs. dan/atau Kasie KP mengajukan-ulang Surat Permohonan-susulan KP.  Akan tetapi masa tersebut diatas bila diterima,
  1. tidak maka ybs. di-informasikan melalui Pengumuman KP perlunya menemui Kasie KP untuk konsultasi-ulang tentang bentuk-program dan/atau Proposal Kerja Praktek
  2. ya maka ybs. di-informasikan melalui Pengumuman KP tentang Surat Jawaban dari Institusi Lokasi Kegiatan KP dan segera mengambil Form-B, C, D, E & F pada Petugas KP

Kegiatan yang harus dilakukan peserta-didik KP setelah tercapai kesepakatan dengan Institusi Lokasi Kegiatan KP dan sesuai yang tercantum dalam Form-C. Adapun Pola Perurutan Tugas Peserta Didik dalam Pelaksanaan Program KP sebagai berikut,

  • Menjadwalkan pertemuan dengan Dosen Pembimbing minimal 2(dua) Minggu sebelum jadwal pelaksanaan MK. Kerja Praktek untuk,
  1. Penyerahan Form-B : Surat Tugas Pembimbingan dan menjadwalkan pertemuan-pertemuan berikutnya.
  2. Pemantapan  Proposal Program Kerja Praktek,
  • Melapor pada Institusi Lokasi KP dan menemui Pembimbing Lokasi guna,
  1. Penyerahan Form-C : Surat Tugas Peserta-Didik dan Form-D : Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Program KP serta penyesuaian Program KP
  2. Pemahaman aturan yang berlaku, termasuk aturan keselamatan-kerja.
  • Melaksanakan Program Kerja Praktek minimal 1-bulan efektif dan yang dipantau oleh Pembimbing Lokasi melalui Form-D.
  • Menjadwalkan pertemuan-akhir dengan Pembimbing Lokasi untuk menyerahkan Draft-Laporan KP dan selambat-lambatnya 1-bulan kemudian untuk menyerahkan Laporan Lengkap Kerja-Praktek sesuai Lampiran-3.
  • Melaporkan pada Kasie Kerja-Praktek tentang selesainya Program Kerja Praktek dengan menunjukkan Form-D dan Draft-Laporan.
  • Menjadwalkan pertemuan dengan Dosen Pembimbing guna,
  1. Penyelesaian Laporan Lengkap KP berdasarkan Draft-laporan
  2. Penyerahan Form-E : Evaluasi Kegiatan Kerja Praktek, setelah Laporan Lengkap KP diserahkan ke Institusi Lokasi KP
  3. Penilaian seluruh kegiatan Program KP melalui Form-E berdasarkan isian tertutup Form-D
  • Mendaftarkan dan melakukan presentasi Seminar KP sesuai penjadwalan.