Silahkan menghubungi ServiceDesk ITS, apabila ada permasalahan mengenai email, hosting, domain, maupun permasalahan yang terkait kepegawaian / sdmo.
Pada program Sarjana (S1), mahasiswa wajib menyelesaikan 144 SKS (Satuan Kredit Semester) yang dapat ditempuh dalam 8 semester (4 tahun). Akan tetapi, mahasiswa dimungkinkan dapat lulus lebih cepat dengan mengikuti mata kuliah melebihi beban standar yang ada sesuai dengan kapasitas masing-masing mahasiswa pada tiap semester.
Pada semester ke-6, mahasiswa dapat mengikuti mata kuliah pilihan sesuai dengan bidang minat yang diinginkan. Mata kuliah pilihan dapat berasal dari satu kelompok bidang minat saja untuk lebih memperdalam pengetahuan mahasiswa dalam bidang tertentu, atau dapat berasal dari kelompok bidang minat yang berbeda untuk memperluas wawasan yang diperoleh.
Kurikulum untuk program pendidikan S1 yang sekarang digunakan di Jurusan Teknik informatika merupakan kurikulum baru yang telah diberlakukan mulai tahun akedemik 2023/2024 hingga tahun akademik 2028/2029. Dalam kurikulum ini, total Satuan Kredit Semester (SKS) normal yang harus ditempuh oleh mahasiswa adalah 144 SKS. Beban perkuliahan sebesar 144 SKS ini dapat diselesaikan selama delapan semester. Total 144 SKS tersebut dikelompokkan menjadi 2 kelompok mata kuliah, yaitu:
Mata Kuliah Wajib
:
126 SKS (87.5%)
Mata Kuliah Bidang Keahlian
18 SKS (12.5%)
1.Mampu menunjukkan sikap dan karakter yang mencerminkan: ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, etika dan integritas, berbudi pekerti luhur, peka dan peduli terhadap masalah sosial dan lingkungan, menghargai perbedaan budaya dan kemajemukan, menjunjung tinggi penegakan hukum, mendahulukan kepentingan bangsa dan masyarakat luas melalui kreativitas dan inovasi, ekselensi, kepemimpinan yang kuat, sinergi dan potensi lain yang dimiliki untuk mencapai hasil yang maksimal
2.Mampu mengkaji dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mengaplikasikannya pada bidang informatika meliputi jaringan komputer, keamanan siber, manajemen informasi, pemodelan dan simulasi, serta mampu mengambil keputusan secara tepat dari hasil kerja sendiri maupun kerja kelompok dalam bentuk laporan tugas akhir atau bentuk kegiatan pembelajaran lain yang luarannya setara dengan tugas akhir melalui pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif
3.Mampu mengelola pembelajaran diri sendiri, dan mengembangkan diri sebagai pribadi pembelajar sepanjang hayat untuk bersaing di tingkat nasional, maupun internasional, dalam rangka berkontribusi nyata untuk menyelesaikan masalah dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan.
4.Menguasai konsep dan prinsip-prinsip sistem cerdas dan ilmu komputasi, serta mampu merancang dan membangun aplikasi dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut untuk menghasilkan produk aplikasi cerdas pada berbagai bidang.
5.Menguasai konsep dan prinsip arsitektur, sistem dan dasar – dasar jaringan komputer berbasis sistem logika serta mampu menerapkan prinsip-prinsip tersebut untuk merancang, mengimplementasikan dan mengelola sistem jaringan yang mempunyai kinerja tinggi, aman, dan efisien
6.Menguasai konsep teoritis dan prinsip-prinsip tentang komputasi berbasis jaringan dan teknologi terkini yang terkait dengannya serta mampu menerapkan konsep tersebut untuk menganalisa dan merancang algoritma penyelesaian masalah komputasi di dalam berbagai bidang
7.Menguasai prinsip-prinsip pembuatan suatu algoritma dan berbagai macam konsep bahasa pemrograman serta mampu merancang dan menganalisa algoritma untuk menyelesaikan permasalahan secara efektif dan efisien berdasarkan kaidah-kaidah pemrograman yang kuat, serta mengaplikasikannya ke dalam pengembangan perangkat lunak berdasarkan konsep dan prinsip rekayasa perangkat lunak
8.Menguasai prinsip-prinsip grafika dan interaksi, serta mampu mengembangkan dan mengevaluasi antarmuka pengguna aplikasi dan/atau game berdasarkan prinsip-prinsip tersebut
9.Menguasai prinsip dan teknik penyelesaian permasalahan dengan menggunakan: kalkulus, matriks, statistika, aproksimasi, optimasi liner, pemodelan dan simulasi serta mampu menyelesaikan persoalan komputasi dan pemodelan matematis melalui pendekatan eksak, stokastik, probabilistik dan numerik secara efektif dan efisien
10.Menguasai konsep dan prinsip-prinsip penangkapan, pengolahan dan penyimpanan informasi dalam berbagai bentuk format serta mampu mengumpulkan, mendigitalisasi, dan memproses data menjadi informasi baru yang bermanfaat dengan menggunakan pemodelan dan penyimpanan data yang efektif dan efisien
Kurikulum untuk program studi S1 yang sekarang digunakan di Departemen Teknik Informatika merupakan kurikulum baru yang telah diberlakukan mulai tahun akedemik 2023/2024 hingga tahun akademik 2028/2029. Dalam kurikulum ini, total Satuan Kredit Semester (SKS) normal yang harus ditempuh oleh mahasiswa adalah 144 SKS. Beban perkuliahan sebesar 144 SKS ini dapat diselesaikan selama delapan semester.
Keterangan lebih detil beserta Buku Petunjuk tentang Kurikulum, dapat dilihat dibawah ini:
Download
Program Studi Sarjana Teknik Informatika (PSTI) telah merancang susunan mata kuliah per semester. PSTI menawarkan delapan bidang keahlian, yang terhimpun dalam Rumpun Mata Kuliah (RMK) yaitu
Dalam kurikulum 2023-2028 ini, tidak ada pemisahan antara mata kuliah dan praktikum. Kegiatan perkuliahan dan kegiatan praktikum dilakukan dalam satu mata kuliah dengan bobot 3 – 4 sks. Kegiatan dapat berlangsung di kelas maupun di laboratorium. Kegiatan perkuliahan dilaksanakan untuk membekali mahasiwa dengan pemahaman konsep pengetahuan/teknologi. Kegiatan praktikum digunakan untuk membekali mahasiswa dengan ketrampilan praktis.
Pengalaman praktis lainnya yang wajib diikuti oleh mahasiswa adalah Kerja Praktek di industri selama minimal tiga bulan dengan beban 4 sks. Kegiatan ini untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan teori yang diperoleh dari perkuliahan. Pada tahap akhir, mahasiswa menempuh Tugas Akhir dengan bobot 5 sks. Tugas Akhir ditujukan untuk memberikan kemampuan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan topik permasalahan tertentu sesuai bidang keahlian dan menyusun laporan ilmiah. Tugas akhir ini bersifat komprehensif, ditulis sesuai dengan kaidah ilmiah dan harus dipertanggungjawabkan pada ujian tugas akhir yang bersifat tertutup di hadapan tim penguji
Departemen Informatika telah merumuskan profil lulusan sebagai berikut :
1. Pengembang perangkat lunak: menerapkan pengetahuan luas tentang bahasa pemrograman, pengembangan perangkat lunak, dan sistem operasi komputer untuk pembuatan perangkat lunak.
2. Analis / pengembang sistem: mengubah permintaan atau persyaratan pengguna menjadi spesifikasi desain teknis dan bertindak sebagai penghubung antara klien / profesional TI dan vendor teknologi.
3. Pengembang web: buat situs web kami termasuk kode yang dirancang, dapat diuji, dan efisien menggunakan praktik pengembangan perangkat lunak terbaik.
4. Spesialis jaringan komputer: memelihara integritas sistem jaringan dengan mengawasi sistem pendukung, kapasitas pengiriman server sistem, dan perangkat lunak yang diinstal.
5. Spesialis basis data: memelihara basis data dengan merencanakan, memantau, dan meningkatkan kinerja.
6. Konsultan TI: mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam bisnis dan menunjukkan kepada klien cara menggunakan TI secara lebih efisien untuk membantu mencapai tujuan dan target.
7. Pelatih TI: mengajarkan staf TI untuk menggunakan berbagai bahasa pemrograman komputer dan aplikasi khusus.
8. Teknisi / pengembang game: mengembangkan program dan jaringan game untuk penggunaan pihak ketiga, mendesain game, dan membuat mekanik game yang berkoordinasi dengan sebuah cerita.
9. Pengembang Aplikasi Seluler: mengembangkan dan memelihara aplikasi seluler termasuk menerjemahkan kode, dan merancang aplikasi baru berdasarkan konsep, praktik terbaik, dan terminologi terbaru untuk pengkodean aplikasi seluler.
10. Spesialis Keamanan: untuk mencegah serangan dunia maya pada sistem informasi dan untuk mencegah penjahat mendapatkan akses ke informasi keuangan, rahasia militer, dan data rahasia lainnya.
11. Analis Data: mengidentifikasi dan mengomunikasikan wawasan berbasis data yang memungkinkan manajer, pemangku kepentingan, dan eksekutif lainnya dalam suatu organisasi untuk membuat keputusan yang lebih tepat.
12. Manajer Proyek Perangkat Lunak: perencanaan dan pemantauan proyek termasuk penulisan proposal proyek, estimasi biaya proyek, penjadwalan, staf proyek, penyesuaian proses perangkat lunak, pemantauan dan pengendalian proyek, manajemen konfigurasi perangkat lunak, manajemen risiko, penulisan dan presentasi laporan manajerial, dan interaksi dengan klien.