Musim kemarau datang setiap tahun dan hampir selalu diikuti kebakaran di berbagai tempat di Indonesia. Yang mengherankan kejadian ini terus menerus berulang. Padahal data menunjukkan bahwa telah menimbulkan banyak korban, kerusakan dan kerugian yang tidak sedikit.
Risiko kebakaran saat ini bisa dikategorikan tinggi karena kemungkinan (probability) terjadinya exposure/kontak terhadap bahaya (hazard) tinggi dan derajat dampak/konsekuensi yang telah terjadi tinggi. Oleh karenanya harus dilakukan pengurangan risiko kebakaran (mitigasi) baik secara teknis maupun non teknis.
Sosialisasi antisipasi kebakaran kepada semua pihak merupakan salah satu upaya mitigasi yang harus dilakukan secara terus menerus agar tumbuh budaya keselamatan di masyarakat. Sosialisasi pengetahuan tentang penyebab dan pemicu kebakaran, tentang cara penyelamatan saat terjafi kebakaran, tentang cara kerja PMK dll, menjadi modal besar bagi masyarakat dalam upaya mengurangi risiko bencana.
Departemen Teknik Geofisika-Masyarakat Tangguh Indonesia-Relawan Surabaya Bersatu-Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim-Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika ITS berkolaborasi menyelenggarakan OPEN TALK : Antisipasi Kebakaran (Offline)
SURABAYA, geofisika.its.ac.id – The Department of Geophysical Engineering at the Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (FTSPK), Institut
Air yang Kita Racuni, Krisis yang Kita Warisi Dari sungai-sungai Indonesia hingga laut lepas, pencemaran air telah menjadi ancaman
SURABAYA, TG ITS — Dalam rangka mewujudkan rencana strategis perluasan kontribusi ilmiah di sektor kebumian, Institut Teknologi Sepuluh Nopember