News

Lewat Redesain ‘Omah dan Pawon’, Tim KKN Tematik ITS Bantu Wujudkan Desa Sekar Jadi Desa Wisata

Sab, 19 Feb 2022
9:56 am
Informasi
Share :
Oleh : Admin-Arsitektur   |

(Disadur dari TRIBUNMATARAMAN.com | PACITAN) – Upaya mengubah wajah Desa Sekar, kecamatan Donorejo, kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menjadi desa wisata merupakan ikhtiar untuk meningkatkan perekonomian warganya. Desa Sekar yang termasuk daerah berkapur, memiliki banyak gua alami. Karena itu, kawasan ini berpotensi sebagai kawasan wisata alam dan geologi. Namun untuk mewujudkannya menjadi desa wisata, perlu dilakukan perencanaan penataan kawasan yang memerhatikan prinsip keberlanjutan agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan iklim. Untuk itulah, tim KKN Tematik Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, hadir melakukan sejumlah perubahan. Tim ini terdiri dari 5 dosen Departemen Arsitektur, 1 dosen Departemen Teknik Geofisika, 5 mahasiswa Departemen Arsitektur, dan 6 mahasiswa Departemen Teknik Geofisika.

Dari analisis yang mereka lakukan sebelumnya, terungkap  potensi wisata yang menonjol di desa Sekar. Antara lain wisata alam, budaya, kuliner dan UMKM, serta potensi rumah warga untuk homestay. Kemudian diusulkan untuk menambah daya tarik permukiman warga melalui perencanaan area dapur (pawon) dan hunian (omah). Pelaksanaan KKN ini dibagi menjadi 2 waktu. Pelaksanaan tahun pertama yakni telah selesai pada tahun 2021, tepatnya pada Oktober hingga Desember. Kegiatan yang dilakukan, antara lain survei lapangan untuk mengetahui tipologi rumah tradisional warga yang bisa dijadikan penginapan, tipologi “pawon” warga, dan area kampung yang didominasi

Kemudian, tim ini melakukan bantuan teknis dengan memberikan usulan desain dan penataan kawasannya. Usulan desain didasarkan pada kriteria yang dibuat setelah dilakukan survei di salah satu rumah warga. Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam usulan ini adalah desain tidak mengabaikan karakter rumah tradisional tersebut, kemudian penambahan elemen baru dapat diseimbangkan dengan karakter rumah, dan terakhir, mempertahankan material rotan dan kayu yang dianggap menjadi material utama di rumah ini.

“Tujuan desain tidak ingin memberikan perubahan yang besar atau kesan yang jauh dari ciri khas rumah, maka desain hanya berfokus pada perabot dan tata letak interior di beberapa ruangan seperti kamar tidur dan dapur atau pawon,” ujar Dewi Septanti, S.Pd, ST, MT, Ph.D ketua tim pengabdian.

Dia menjabarkan, redesain yang dilakukan oleh tim dilakukan antara lain, pada bagian kamar terbagi menjadi dua, yaitu kamar besar dan kamar kecil. Di kamar besar berusaha untuk mempertahankan posisi kasur dan penambahan elemen lain yaitu lemari yang dapat dimuat dengan pakaian, sepatu, koper, serta meja dengan cerminnya. Lalu material bingkai lemari dari kayu dan permukaan sisinya menggunakan rotan, kesan coklat dan teksturnya menyatu dengan rumah. Selain lemari, untuk memberikan nilai history dan estetika maka ditambah dengan pigura diatas lemari, serta lampu dian atau lampu teplok yang memberikan kesan hangat di dalamnya. Untuk kamar kecil ditambahi nakas kecil satu diare tengah untuk menaruh barang-barang kecil. Selain itu, di atas kasur diberi pigura dengan kesan history lama dari pacitan.

Selanjutnya di bagian dapur ada beberapa perubahan. Pertama adalah area kompor. Area di bawah kompor yang kosong diberi desain kabinet yang dapat menampung beberapa perabot sedang seperti wajan, panci, teflon dan lainnya. Sedangkan kabinet kecil di atasnya untuk menyimpan bahan-bahan makanan yang lebih kecil. Lemari di dapur sebagai tempat menyimpan piring dan gelas didesain ulang dengan material yang sama dengan lemari kamar serta dipindahkan posisinya dekat dengan desain kabinet kompor yang baru.

Artikel ini telah tayang di Tribunmataraman.com dengan judul Lewat Redesain ‘Omah dan Pawon’, Tim KKN Tematik ITS Bantu Wujudkan Desa Sekar Jadi Desa Wisata, https://mataraman.tribunnews.com/2022/02/18/lewat-redesain-omah-dan-pawon-tim-kkn-tematik-its-bantu-wujudkan-desa-sekar-jadi-desa-wisata?page=2.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer

Latest News

  • The 2022 UIA International Forum Affordable Housing Activation (AHA): Removing Barriers

      Departemen Arsitektur ITS Bersama Ikatan Arsitek Indonesia Propinsi JawaTimur Bahas Desain Perumahan Pasca Bencana di Wilayah Indonesia Pada

    24 Jun 2022
  • Lewat Redesain ‘Omah dan Pawon’, Tim KKN Tematik ITS Bantu Wujudkan Desa Sekar Jadi Desa Wisata

    (Disadur dari TRIBUNMATARAMAN.com | PACITAN) – Upaya mengubah wajah Desa Sekar, kecamatan Donorejo, kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menjadi desa

    19 Feb 2022
  • ITS sebagai Anggota Konsorsium BRAUIC Pertama dari Indonesia

    Kampus ITS, ITS News – Upaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menjaring kerja sama dengan berbagai Perguruan Tinggi (PT) luar negeri

    23 Nov 2021