INTELEK TULI
Jenis Layanan Disabilitas di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dirancang untuk menjamin aksesibilitas, kesetaraan, dan inklusivitas bagi seluruh sivitas akademika penyandang disabilitas.
Layanan administrasi merupakan bentuk dukungan awal dan fundamental yang memastikan penyandang disabilitas dapat mengakses seluruh proses birokrasi di ITS secara mudah, setara, dan bermartabat.
Bentuk layanan administrasi disabilitas di ITS meliputi:
Pelayanan ramah disabilitas di loket administrasi akademik dan non-akademik, seperti pendaftaran mahasiswa baru, pengurusan surat keterangan, legalisasi dokumen, cuti akademik, hingga wisuda.
Pendampingan administrasi, yaitu bantuan petugas atau relawan bagi mahasiswa disabilitas dalam mengisi formulir, mengunggah dokumen, atau mengakses sistem informasi kampus.
Akses sistem digital yang inklusif, seperti website, aplikasi akademik, dan layanan daring ITS yang kompatibel dengan pembaca layar (screen reader), memiliki kontras warna yang memadai, serta navigasi yang sederhana.
Prioritas layanan bagi penyandang disabilitas di unit-unit pelayanan publik untuk menghindari antrean panjang dan hambatan fisik.
Penyediaan informasi dalam format aksesibel, misalnya dokumen digital, teks besar (large print), atau format audio sesuai kebutuhan pengguna.
Layanan ini bertujuan agar penyandang disabilitas dapat mengurus seluruh keperluan administratif secara mandiri, cepat, dan tanpa diskriminasi.
Layanan akademik disabilitas difokuskan pada pemenuhan hak penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan yang setara dan berkualitas di lingkungan ITS.
Bentuk layanan akademik meliputi:
Penyesuaian metode pembelajaran (reasonable accommodation), seperti perpanjangan waktu ujian, penyesuaian metode evaluasi, atau penggantian bentuk tugas tanpa mengurangi capaian pembelajaran.
Penyediaan pendamping belajar, seperti notetaker, juru bahasa isyarat, atau pendamping akademik bagi mahasiswa dengan kebutuhan khusus.
Akses materi perkuliahan yang inklusif, termasuk modul digital, bahan ajar yang dapat dibaca screen reader, subtitle pada video pembelajaran, serta rekaman kuliah.
Pengaturan ruang kelas yang aksesibel, misalnya lokasi duduk khusus, meja kursi ramah kursi roda, pencahayaan yang memadai, dan sistem audio yang jelas.
Pendampingan dosen dan tenaga pendidik, melalui sosialisasi dan pelatihan agar memahami karakteristik dan kebutuhan mahasiswa disabilitas dalam proses pembelajaran.
Layanan konsultasi akademik khusus, untuk membantu perencanaan studi, pengambilan mata kuliah, hingga penyusunan tugas akhir.
Melalui layanan ini, ITS memastikan bahwa keterbatasan fisik, sensorik, maupun mental tidak menjadi penghalang dalam mencapai prestasi akademik.
Layanan kemahasiswaan disabilitas bertujuan untuk menjamin partisipasi aktif dan setara mahasiswa disabilitas dalam seluruh kegiatan non-akademik di ITS.
Cakupan layanan kemahasiswaan antara lain:
Akses kegiatan organisasi dan UKM, dengan penyesuaian fasilitas, metode komunikasi, dan kegiatan agar ramah disabilitas.
Pendampingan dalam kegiatan kemahasiswaan, seperti masa orientasi mahasiswa baru, kegiatan kepemimpinan, seminar, dan lomba.
Akses informasi kegiatan kampus dalam format yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas.
Layanan konseling dan pengembangan diri, termasuk konseling psikologis yang sensitif terhadap kebutuhan mahasiswa disabilitas.
Dukungan karier dan kewirausahaan, seperti pelatihan soft skills, magang, dan bimbingan karier yang inklusif.
Pencegahan dan penanganan diskriminasi, dengan mekanisme pelaporan dan perlindungan terhadap mahasiswa disabilitas.
Layanan ini mendorong mahasiswa disabilitas untuk berkembang secara sosial, emosional, dan kepemimpinan di lingkungan kampus.
Layanan medis disabilitas di ITS disediakan untuk menjamin kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan penyandang disabilitas selama berada di lingkungan kampus.
Bentuk layanan medis meliputi:
Akses layanan kesehatan kampus yang ramah disabilitas, seperti klinik dengan jalur kursi roda, ruang pemeriksaan yang mudah diakses, dan petugas yang terlatih.
Pelayanan kesehatan rutin dan darurat, termasuk pemeriksaan kesehatan, pertolongan pertama, serta rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Pendampingan medis, khususnya bagi mahasiswa disabilitas dengan kondisi kesehatan tertentu.
Layanan kesehatan mental, berupa konseling psikologis dan dukungan psikososial.
Edukasi kesehatan inklusif, seperti penyuluhan kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh penyandang disabilitas.
Koordinasi penanganan keadaan darurat, termasuk evakuasi aman bagi penyandang disabilitas saat terjadi bencana atau kondisi darurat.
Layanan medis ini memastikan bahwa kebutuhan kesehatan penyandang disabilitas terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan.
Layanan asrama disabilitas di ITS disiapkan untuk menciptakan lingkungan hunian yang aman, nyaman, dan inklusif bagi mahasiswa disabilitas yang tinggal di asrama kampus.
Cakupan layanan asrama meliputi:
Fasilitas fisik ramah disabilitas, seperti kamar khusus, kamar mandi aksesibel, ramp, handrail, lift, serta jalur evakuasi yang aman.
Penempatan kamar yang strategis, misalnya dekat dengan akses lift atau pintu keluar.
Pendampingan dan pengawasan, termasuk petugas asrama yang memahami kebutuhan penyandang disabilitas.
Sistem keamanan dan keselamatan, seperti alarm visual dan suara, serta prosedur evakuasi yang inklusif.
Fleksibilitas aturan asrama, untuk menyesuaikan kebutuhan khusus mahasiswa disabilitas tanpa mengurangi ketertiban.
Lingkungan sosial yang inklusif, dengan edukasi bagi penghuni asrama lain agar tercipta saling menghormati dan empati.
Melalui layanan asrama ini, ITS berkomitmen menyediakan tempat tinggal yang mendukung kemandirian dan kesejahteraan mahasiswa disabilitas.
Keseluruhan jenis layanan disabilitas di ITS merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam membangun kampus yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, selaras dengan prinsip hak asasi manusia dan kebijakan pendidikan inklusif. Layanan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan khusus, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan akademik yang menghargai keberagaman dan potensi setiap individu.