News

Leadership as Competitive Edge

Kam, 28 Jan 2021
10:09 am
Informasi
Share :
Oleh : Admin-TeknikKimia   |

Kuliah soft skills pada sesi ke – 4 dengan tema Why Am I here? Leadership as Competitive Edge telah dilaksanakan pada Hari Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 09:00 – 11:30 WIB secara daring. Acara diikuti oleh mahasiswa Teknik Kimia, khususnya angkatan 2020 dan alumni. Pada bagian pertama Ibu Dr. Widiyastuti, ST., MT sebagai kepala departemen memberikan sambutan sekaligus membuka acara yang dimoderasi oleh Bapak Dr. Tantular Nurtono, ST., M.Eng. Acara ini menghadirkan 2 pembicara. Pembicara pertama adalah Bapak Ir. Elijas Pudjianto (alumnus Teknik Kimia, K26), beliau adalah adalah Presiden Direktur PT Jasatama Petroindo (BP Trading & Supply Indonesia). Pembicara kedua adalah Bapak Ayok Nugroho, ST (Alumnus Teknik Kimia, K40), yang menjabat sebagai direktur dari supply chain and operations, GMD Asia, Pepsi Co.

 

 

Kemampuan leadership tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi, termasuk lulusan Teknik Kimia ITS. Bapak Ir. Elijas, yang biasa disapa Cak Ilijas menyampaikan kepada mahasiswa bahwa aspek penting dari leadership adalah komunikasi dan sinergi. Tentang bagaimana mengkomunikasikan ide kepada rekan kerja ataupun teman kuliah baik teman seangkatan maupun kakak tingkat perlu diasah sejak mahasiswa. Karena menurutnya, implementasi leadership tidak hanya selalu terhadap bawahan, namun juga sesama rekan kuliah dan angkatan atas. Hubungan antar sesama juga perlu diperhatikan, mengingat setiap orang memiliki budaya yang bisa saja berbeda. Cak Ilijas menberikan contoh akan perbedaan budaya orang Amerika dan Inggris dalam hal membicarakan orang lain. Orang Inggris menganggap biasa untuk membicarakan orang lain, namun tidak demikian jika dengan orang Amerika. Memupuk jiwa leadership diperlukan sejak mahasiswa, jika suatu saat ditunjuk menjadi pemimpin, maka mereka sudah siap dan sepatutnya kita mencoba bekerja dengan sebaik-baiknya. Di dalam berhubungan dengan sesama, memiliki pandangan yang berbeda kadang tidak bisa dihindari, dengan jiwa leadership yang baik, sudah sepatutnya kita tidak membenci orang yang berpendapat, namun lebih ke menguji ide yang disampaikan. Jika ide yang disampaikan baik untuk mencapai tujuan bersama, maka kita juga harus berbesar hati untuk menerima ide tersebut. Hal ini penting mengingat di perusahaan nanti, kita akan menemui orang dengan berbagai karakter. Cak Ilijas pernah menjabat sebagai Shipping Manajer, yang notabene bukan bidang beliau. Beliau kemudian membangun sebuah tim, dimana tim tersebut bisa membangun beliau juga, selalu terbuka mendengarkan masukan dari tim. Mengingat gaya kepemimpinan berbeda beda antar orang, maka yang terpenting adalah menjadi diri sendiri, selama masih bisa berkontribusi. Cak Ilijas juga menambahkan bahwa keberhasilan karir seseorang, bukan hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, namun juga ditentukan dari kemampuan interaksi secara sosial.

 

Pemateri kedua yang biasa disapa Cak Ayok, juga menyampaikan aspek leadership yang penting adalah komunikasi. Ide perlu bisa tersampaikan dengan baik dan menggunakan cara komunikasi yang berbeda sesuai dengan lawan bicara. Sehingga kadang perlu menggunakan bahasa yang lawan bicara inginkan. Namun begitu, perlu tetap menyampaikan suatu kebenaran dengan cara yang baik dan memperhatikan budaya lawan bicara. Cak Ayok menyampaikan, misalnya dalam suatu rapat untuk hal-hal yang sekiranya mengganggu lawan bicara, sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang baik. Cak Ayok memandang, komunikasi adalah sebuah seni, sehingga sebaiknya tidak sampai menyakiti orang lain. Mahasiswa perlu memiliki jiwa “respect someone and has no fear”. Pada dasarnya mahasiswa beserta rekannya semuanya adalah sebagai tim, yang akan saling membantu, karena jiwa leadership adalah jiwa influencer yang tidak hanya sekedar memerintah. Hal lain yang penting adalah adaptasi dengan multi kultur, hal ini bisa dilatih dengan membiasakan diri dengan berinteraksi dengan orang-orang multi background.

 

Sesi ke-4 ini merupakan sesi terakhir dari kuliah soft skills mahasiswa baru pada semester 1. Rangkaian kuliah soft skills lainnya akan dilaksanakan pada semester berikutnya. (ANS)

Latest News

  • Leadership as Competitive Edge

    Kuliah soft skills pada sesi ke – 4 dengan tema Why Am I here? Leadership as Competitive Edge telah

    28 Jan 2021
  • Bangkitkan Jiwa Entrepreneurship Mahasiswa Melalui Kuliah Soft Skill “Why I Am Here? Building Entepreneurship”

    “Siapa bilang Entrepreneurship cuma milik pengusaha? Entrepreneurship bukanlah profesi apalagi cuma sekedar status. Entrepreneurship adalah cara memandang hidup, pola

    15 Des 2020
  • Mewujudkan Pembuatan Nata dengan Bahan Dasar Legen di Gresik

    Legen merupakan minuman tradisional dari Gresik Jawa Timur. Legen banyak ditemukan di sekitar wilayah Hendrosari Gresik. Minuman legendaris ini terbuat

    19 Nov 2020