News

ITS & Pakar Industri Bahas Strategi Retort Tech untuk Pangan Steril Halal

Rab, 24 Jun 2026
10:33 pm
Berita
Share :
Oleh : setiyo.gunawan@its.ac.id   |

[Malang, 24 Juni 2026] — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ikut berperan aktif sebagai narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Skema Dorong Teknologi Hilirisasi Retort untuk meningkatkan keamanan, efektivitas sterilisasi, dan regulasi produk pangan steril komersial halal. Kegiatan ini berlangsung pada 24 Juni 2026 di Hotel Aria Gajayana, Malang, dan menghadirkan akademisi, peneliti, industri pangan, serta UMKM olahan.

FGD ini membahas secara mendalam:

  • Prinsip sterilisasi termal menggunakan teknologi retort
  • Keamanan pangan pada produk steril komersial
  • Persyaratan regulasi produksi pangan steril
  • Sistem pengawasan produksi pangan olahan
  • Persyaratan halal dalam proses produksi berbasis retort
  • Tantangan penerapan teknologi retort pada UMKM
  • Rekomendasi implementasi teknologi retort yang aman, sesuai regulasi, dan halal

ITS diwakili oleh Prof. Setiyo Gunawan, S.T., Ph.D., IPM, Kepala Pusat Kajian Halal ITS, yang membawakan materi terkait persyaratan regulasi proses produk pangan halal dengan teknologi retort. Materi ini menjadi penting untuk memastikan UMKM dan industri pangan olahan dapat menghasilkan produk yang aman, halal, dan sesuai standar hukum nasional .

FGD ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai institusi, termasuk:

  • Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc. (IPB) – Perspektif ilmiah sterilisasi termal
  • Sondang Widya Estikasari, S.Si., Apt., MKM (BPOM) – Regulasi dan pengawasan produksi pangan steril
  • Dr. Nur Alim Bahmid, S.TP., M.Si (BRIN) – Kemasan pangan cerdas dan berkelanjutan

Acara ini interaktif, menekankan strategi hilirisasi teknologi retort agar produk steril komersial dapat disimpan lebih lama, aman secara mikrobiologis, dan memenuhi persyaratan halal dari bahan baku hingga distribusi. Hasil FGD diharapkan menjadi dasar pengembangan teknologi retort termodifikasi yang aman, legal, dan relevan untuk UMKM pangan olahan .

Dengan terselenggaranya FGD ini, ITS menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem industri halal nasional, memperkuat literasi keamanan pangan, serta membuka peluang kolaborasi riset dan implementasi teknologi pangan berkelanjutan untuk UMKM dan industri pangan di seluruh Indonesia.

Latest News

  • ITS Turut Berkontribusi dalam Muktamar NU ke-35 melalui Layanan Kesehatan, Teknologi, Pelatihan Jaminan Produk Halal, dan OPOP Training Center

    — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35

    27 Agu 2026
  • PCINU Taiwan dan ITS Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Penandatanganan MoU

    — Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi

    20 Agu 2026
  • ITS Dorong Hilirisasi Riset Halal untuk Perkuat Ekosistem Halal di Perguruan Tinggi

    — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam Diskusi Panel “Penguatan Peran Lembaga Halal

    10 Agu 2026