Kabar membanggakan datang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi (S.Tr TRI) Fakultas Vokasi ITS resmi meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Teknik (LAM TEKNIK). Hasil tersebut diumumkan pada Selasa (21/4/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Predikat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan LAM Teknik Nomor 0093/SK/LAM Teknik/VST/IV/2026, dengan nilai 368, dan berlaku selama lima tahun hingga 20 April 2031.
Pengumuman hasil akreditasi disampaikan melalui platform resmi Sistem Akreditasi Teknik Indonesia (SAKTI), sistem yang dikembangkan LAM Teknik untuk mendukung proses penilaian program studi keteknikan di Indonesia.
Proses menuju akreditasi unggul ini tidak instan. Tim penyusun dokumen akreditasi yang dikomando oleh Ir. Putri Yeni Aisyah, S.T., M.T. sebagai coordinator dan Akhmad Ibnu Hija, S.T., M.T. sebagai wakil coordinator telah melakukan persiapan sejak awal tahun 2025. Prodi S.Tr TRI ITS kemudian mengajukan akreditasi pada batch pertama tahun 2026. Tahapan asesmen lapangan dilaksanakan pada 25β26 Februari 2026, yang menjadi bagian krusial dalam evaluasi menyeluruh terhadap mutu pendidikan, tata kelola, hingga capaian mahasiswa dan lulusan.
Kepala Departemen Teknik Instrumentasi ITS, Ir. Herry Sufyan Hadi, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim yang telah dipersiapkan jauh hari. βTim penyusun telah melakukan persiapan secara sistematis sejak hampir satu tahun sebelumnya. Ini adalah buah dari kerja keras bersama serta sinergi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, yakni jajaran pimpinan ITS, dosen prodi, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni hingga mitra Dunia Usaha dan Dunia Industi (DUDI) sebagai pengguna lulusan. Hal ini juga wujud dari komitmen terhadap mutu pendidikan di prodi ini,β ujarnya.
Sebagai program studi di bawah naungan Fakultas Vokasi ITS, Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi ini memiliki kekhasan pada penerapan ilmu rekayasa pengukuran, kontrol proses dan sistem safety berbasis instrumentasi. Kurikulum disusun berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), dengan penekanan pada kebutuhan industri. Pendekatan ini membuat lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap dipakai di dunia kerja. Selain itu, sistem penjaminan mutu internal dinilai berjalan konsisten, ditambah dengan pembelajaran berbasis praktik dan proyek khas pendidikan vokasi. Prodi ini mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berprestasi di berbagai ajang nasional & internasional.
Tak hanya itu, capaian lulusan juga tercermin dari prestasi di tingkat institusi. Terbaru, prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi menerima penghargaan dalam ajang Rektor Award ITS 2025 pada 10 Februari 2026 yakni Juara 1 untuk kategori departemen dengan persentase lulusan terserap kerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha tertinggi. Keberhasilan meraih akreditasi unggul ini semakin memperkuat posisi ITS, khususnya Fakultas Vokasi, dalam menyediakan pendidikan tinggi terapan yang berkualitas dan berorientasi industri.
Dengan capaian ini, Prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi berharap terus meningkatkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi dengan dunia industri, serta menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan global.
Kabar membanggakan datang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi (S.Tr TRI) Fakultas Vokasi
π’ Jadwal Penting SNPMB π’ Halo Sobat Camaba Instrumen! π Sudah siap bergabung dengan Keluarga Instrumentasi ITS? πβ¨ Yuk,
Post Views: 291