Pusat Pendidikan Teknik Sipil ITS Berbasis Riset merupakan wujud komitmen Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Departemen ini menyelenggarakan program pendidikan berjenjang mulai dari Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3) yang dirancang untuk menghasilkan lulusan profesional, akademisi, dan peneliti di bidang teknik sipil.
Program Sarjana Teknik Sipil ITS memberikan landasan akademik yang kuat dalam perencanaan, desain, konstruksi, serta pemeliharaan infrastruktur. Kurikulum disusun berbasis teknologi, inovasi, dan kebutuhan industri masa depan, dengan dukungan pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan perangkat lunak teknik terkini. Program ini telah meraih akreditasi Unggul dari LAM Teknik serta akreditasi internasional dari IABEE, yang menegaskan mutu pendidikan sesuai standar global.
Pada jenjang lanjut, Program Magister dan Doktoral Teknik Sipil ITS menitikberatkan pada penguatan kapasitas riset dan pengembangan ilmu pengetahuan. Mahasiswa didorong untuk menghasilkan penelitian yang berkontribusi pada solusi infrastruktur berkelanjutan, ketahanan bencana, transportasi, sumber daya air, dan rekayasa struktur. Proses pembelajaran didukung oleh dosen berpengalaman, kolaborasi internasional, serta publikasi ilmiah bereputasi.
Departemen Teknik Sipil ITS didukung oleh enam laboratorium riset modern yang menjadi pusat pengembangan inovasi dan kolaborasi multidisiplin. Laboratorium ini berperan penting dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan agenda pembangunan nasional dan Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui pendekatan pendidikan berbasis riset dan jejaring internasional, Pusat Pendidikan Teknik Sipil ITS Berbasis Riset berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Mulailah mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai program yang memberikan kesiapan menghadapi dunia bekerja yang sesungguhnya serta sertifikasi keahlian yang diakui Internasional.