/Home/About US/Independent Professional Profile

Independent Professional Profile

PROFIL PROFESIONAL MANDIRI

Profil Profesional Mandiri Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember adalah lulusan yang memiliki kriteria sebagai berikut:
  1. Menjadi individu yang bermoral, kreatif, inovatif dan mampu mengkomunikasikan dan menerapkan bidang keilmuan Teknik Lingkungan secara profesional,
  2. Berperan aktif sebagai individu maupun berkomitmen dalam bekerja sebagai bagian dari suatu kelompok, serta berkontribusi positif dalam masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional, terutama yang berkaitan dengan permasalahan lingkungan,
  3. Menjadi individu yang memiliki motivasi untuk pengembangan kapasitas diri, termasuk pembelajaran sepanjang hayat.

MATA KULIAH CAPSTONE

Desain Infrastruktur Lingkungan Berkelanjutan
  • Jumlah 4 SKS
  • Naskah Uraian Tugas Desain dapat diunduh disini
  • CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
    • Mampu merencanakan dan melaksanakan proyek infrastruktur lingkungan permukiman secara terintegrasi.
    • Mampu mengatasi permasalahan lingkungan di kawasan permukiman dan/atau perkotaan.
    • Mampu menyajikan alternatif desain infrastruktur lingkungan permukiman dan memilih alternatif yang optimal dan efektif berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria.
    • Mampu bekerja dalam tim secara efektif dan memberikan solusi atas konflik dalam teamwork.
    • Mampu mengkomunikasikan hasil pelaksanaan proyek dalam bentuk lisan dan tulisan, dan menunjukkan kemampuan intrapersonal.

VIDEO MATA KULIAH CAPSTONE

[dot_embed_youtube youtube="https://www.youtube.com/watch?v=YCOUG8eS5Mg" cover="6385"][/dot_embed_youtube]

PROSPEK LULUSAN TEKNIK LINGKUNGAN

Sebagai seorang pendidik ataupun trainer di instansi pendidikan, lulusan Teknik Lingkungan harus mampu menguasai prinsip-prinsip dasar teknologi tepat guna, teknologi terbaru/terkini dalam upaya pengendalian, proses pencegahan, dan pemulihan lingkungan tercemar. Selain itu juga, kemampuan dalam mengaplikasikan ilmu-ilmu dasar dan merumuskan permasalahan teknik lingkungan. Selanjutnya ilmu tersebut dapat diajarkan, dibagikan dan dikembangkan ke stakeholder dalam upaya pelestarian lingkungan secara menyeluruh dan terintegrasi.