Geoinformatika

Laboratorium Geoinformatika

Visi:

  • Menjadi pusat unggulan yang terkemuka di Indonesia dan diakui International (Asia) dalam hal inovasi, pendidikan, dan penerapan teknologi informatika dibidang geospasial. Dengan proyeksi ke masa depan adalah penerapan berbasis teknologi komputasi dan internet akan mencakup semua level strategis, taktis dan strategis di bidang peningkatan sumber daya manusia, penerapan teknologi akuisisi data, manajemen basis data, analisis dan pemodelan data spasial serta teknologi visualisasi yang selalu berkembang dengan terus mengeksploitasi tiga pilar inovasi: teknologi terkini, kebutuhan masyarakat dan industri spasial

Misi:

  • Memperkuat kolaborasi penelitian dengan kolega dan pihak industri
  • Menerbitkan penelitian mutakhir di berbagai jurnal dan konferensi terkemuka
  • Mengembangkan kerangka kerja umum dan holistik yang semua peneliti dalam lab berbasis geoinformasi agar dapat berkolaborasi bersama dalam hal penelitian dan pendidikan
  • Mengembangkan dan memodifikasi teknologi geospasial berbasis teknologi informasi terkini untuk diterapkan dan didapatkan manfaatnya untuk kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan pada umumnya.

Tujuan:

  • Turut┬áserta┬ámengelola┬ádan┬ámengembangkan┬árumpun┬ámata┬ákuliah┬áterkait┬ábidang┬ásurveying dan┬ákadaster
  • Mampu┬áberkontribusi┬ádalam┬ápenelitian┬ádan┬ápengabdian┬ámasyarakat┬áterkait┬ábidang┬ásurveying dan┬ákadaster
  • Mampu mengelola dan menjaga keberlangsungan laboratorium sebagai pusat aktivitas anggota laboratorium dan mahasiswa dalam menjalankan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

 

No Topik Utama Sub Topik
1. Geo-Komputasi Spasial Programming,  GIS cloud computing, LiDAR complex algorithm
2. Geo-Informasi System Modelling and Analysis, Decision Support System, Urban Analysis,
3. Geo-Visualisasi Urban, Disaster  and Hazard visualization base on Geographical Information Systems, Tangible Landscape

Profil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat:

  • Salah satu produk lab G-i adalah pembuatan modelhistorical building. Akuisisi data dengan menggunakan teknik Close Range Photogrammetry baik dengan kamera terestrial dan dibantu dengan kamera Drone serta positioning dengan GPS Geodetik. Selanjutnya data berupa foto akan diproses dan setelah beberapa tahap dihasilkan model 3D, selanjutnya data akan diexport dalam bentuk STL file dan dicetak dengan printer 3D.
  • Sejak tahun 2019 Lab G-i merancang simulator 3D topografi berbasis teknologi AR. Alat Topography Augmented Reality (Top-AR┬«) adalah sebuah sistem yang terdiri dari komputer, sensor, projector dan media pasir yang memungkinkan pengguna secara visual dapat membuat topographic surface model secara real time. Dengan sistem ini pula pengguna akan belajar konsep elevation surface model seperti dalam teori di bidang geodesi/geomatika, geografi, lanskap/tata ruang, geologi/mining atau hidrologi. Produk ini ideal untuk digunakan sebagai alat pembelajaran/pameran/peraga langsung di kelas, pameran teknologi maupun museum dalam rangka proses pembelajaran tentang ilmu kebumian.
  • Dalam perkembangannya sistem ini telah digunakan dibeberapa instansi diantaranya yang telah menggunakan media ini adalah Museum Timah Pangkal Pinang. Sistem ini telah di-instal di Museum Timah adalah sebagai wahana pembelajaran bagi pengunjung yang kebanyakan adalah pelajar.
    Sedangkan untuk bidang Pengabdian Kepada Masyarakat sistem ini telah dijadikan sebagai sarana prasarana pembelajaran untuk pembuatan dan instalasi karena bersifat Open Source, salah satunya dengan Departemen Geografi Lingkungan Fakultas Geografi UGM.
  • Dalam perkembangannya sistem ini telah digunakan dibeberapa instansi diantaranya yang telah menggunakan media ini adalah Museum Timah Pangkal Pinang. Sistem ini telah di-instal di Museum Timah adalah sebagai wahana pembelajaran bagi pengunjung yang kebanyakan adalah pelajar.┬áUntuk bidang┬áPengabdian Kepada Masyarakat┬ásistem ini telah dijadikan sebagai sarana prasarana pembelajaran untuk pembuatan dan instalasi karena bersifat Open Source, salah satunya dengan Departemen Geografi Lingkungan Fakultas Geografi UGM.