ITS Surabaya – Program Studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama PSIDS-ITS dan PIDS-ITB menyelenggarakan kegiatan Geospatial Workshop selama dua hari, pada 19–20 Mei 2026. Workshop ini mengangkat berbagai tema strategis terkait perkembangan teknologi geospasial, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga penerapan digital twin untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Kegiatan dibuka secara resmi melalui sambutan dari Kepala PPID ITS, Prof. Eko Yuli Handoko. Dalam sambutannya, Prof. Eko menyampaikan bahwa transformasi digital di bidang geospasial menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan riset, pendidikan, serta pengambilan keputusan berbasis data di era modern. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi yang semakin dinamis.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan PPID ITB yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan kolaboratif antara ITS dan ITB. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan inovasi di bidang geospasial nasional.
Turut memberikan sambutan, Kepala Departemen Teknik Geomatika ITS, Dr. Khomsin, ST, MT. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan teknologi AI dan sistem geospasial saat ini membuka peluang besar bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung di berbagai sektor, mulai dari perencanaan wilayah, mitigasi bencana, hingga pembangunan kota cerdas (smart city).
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi pengenalan perangkat lunak GIS dan teknologi pemetaan modern dari tim pemateri SuperMap. Dalam sesi tersebut, peserta dikenalkan pada pemanfaatan teknologi AI geospasial untuk mendukung produksi peta, analisis spasial, serta integrasi data dalam pengelolaan informasi geografis di Indonesia. SuperMap juga memaparkan berbagai studi kasus implementasi solusi berbasis AI dalam mendukung efisiensi pengolahan data geospasial.
Selain itu, pemateri dari Leica turut memberikan paparan mengenai teknologi survei dan pemetaan terkini, termasuk pemanfaatan 3D data processing, teknologi pengukuran presisi tinggi, dan integrasi data spasial untuk mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur dan tata ruang. Sesi ini menarik perhatian peserta karena menghadirkan berbagai inovasi teknologi geospasial yang telah diterapkan dalam proyek-proyek internasional.
Berbagai topik lain yang dibahas dalam workshop meliputi penerapan AI dalam manajemen pertanahan dan perencanaan kota, solusi geospasial untuk ketahanan ekologi dan mitigasi bencana, pengembangan smart city berbasis digital twin, hingga pemanfaatan platform data spasial untuk aksi iklim dan pengelolaan wilayah maritim.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi akademisi, praktisi, dan industri dalam memperkuat pemanfaatan teknologi geospasial di era transformasi digital. Melalui workshop ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait integrasi AI dan teknologi geospasial guna mendukung pembangunan nasional yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi pada setiap akhir materi, sehingga peserta dapat berdialog langsung dengan para narasumber mengenai tantangan dan peluang implementasi teknologi geospasial di berbagai sektor pembangunan.
Reporter : Danu Supradita Redaktur : Danu Supradita
ITS Surabaya – Program Studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama PSIDS-ITS dan PIDS-ITB menyelenggarakan kegiatan Geospatial
Pelatihan UAV Fotogrametri dan LiDAR yang dilaksanakan pada 18–19 Mei 2026 merupakan kegiatan peningkatan kompetensi di bidang survei dan
Kehadiran Prof. Tamu Internasional Prof. Timo Balz di Teknik Geomatika ITS Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)