Indonesia rawan gempa dan ini sudah anugerah (given) yang tidak bisa dicegah dan dihalangi. Gempa akan datang setiap saat sesuai waktu perulangannya. *GEMPA tidak membunuh tapi BANGUNAN bisa atau efek yang ditimbulkan gempa bisa membuat terbunuh*. Penelitian baru dari Pusat Studi Gempa Nasional kementerian PUPR tahun 2017 bahwa diketahui banyak patahan/sesar yang berpotensi gempa darat. Jumlah sesar aktif awalnya berjumlah 90 an, sekarang menjadi 285 sesar aktif. Surabaya termasuk yang dilewati 2 sesar berpotensi gempa, yaitu Sesar Surabaya dan Sesar Waru*.
Penilaian bahaya gempa sesar aktif dengan pendekatan terpadu baik geologi, geofisika msupun geoteknik akan sangat membantu dalam aksi mitigasi selanjutnya sehingga hasil kajian bisa dimanfaatkan dalam perencanaan tata ruang aman.
Mau tahu lebih banyak tentang mitigasi gempa sesar aktif? Teknik Geofisika ITS akan menyelenggarakan : WEBINAR MITIGASI GEMPA SESAR AKTIF dengan mengundang narasumber:
- Dr Daryono S.Si., M.Si. (Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG)
- Dr. Mudrik Rahmawan Daryono (Earthquake/Geologist Research Centre for Geotechnology, BRIN)
- Ibnu Rusydy, M.Sc. (Dosen Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala)
yang akan digelar pada:
- Hari/tgl : Sabtu, 25 Sept 2021
- Jam : 08.30 – 12.00
- Link Zoom: its id/GeoLectures (ID: 9474-046-9719)
Mari bergabung, akan ada e-sertifikat bagi peserta Webinar.
Materi narasumber bisa didapatkan seusai acara, melalui link berikut ini:
-
Mitigasi Gempabumi Akibat Sesar Aktif
-
Mitigasi Gempa Sesar Aktif
-
Shallow Crustal Earthquake Models, Damage, and Loss Predictions in Banda Aceh, Indonesia.
-
Penelitian Gempa bumi di Surabaya dan sekitarnya
