Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah melakukan berbagai transformasi Merdeka Belajar di semua jenjang, baik pendidikan dasar dan menengah hingga pendidikan tinggi guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Untuk menyelaraskan capaian perubahan tersebut, Kemendikbudristek telah menyusun arah baru transformasi dalam pendidikan tinggi salah satunya dengan meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kedua Puluh Dua: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi
Seleksi nasional berdasarkan prestasi berfokus pada pemberian penghargaan yang tinggi atas kesuksesan pembelajaran yang menyeluruh di pendidikan menengah.
2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Seleksi nasional berdasarkan tes kini berfokus pada kemampuan penalaran dan pemecahan masalah. Seleksi berfokus pada pengukuran kemampuan penalaran dan pemecahan masalah. Dalam seleksi berdasarkan tes, tidak ada lagi tes mata pelajaran, tetapi hanya tes skolastik yang mengukur empat hal yaitu potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris.
3. Seleksi Secara Mandiri oleh PTN
Pada jalur ini, pemerintah mengatur agar seleksi diselenggarakan secara lebih transparan dengan mewajibkan PTN untuk melakukan beberapa hal sebelum dan setelah pelaksanaan seleksi secara mandiri. Kunjungi https://www.its.ac.id/admission/sarjana/skm/ untuk informasi pendaftaran seleksi mandiri oleh ITS.
Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang diakui berbagai negara di dunia. Namun wujud utuh kerajaan tersebut sangat sedikit, tinggal jejaknya
Dalam rangka memperkaya wawasan praktis serta memperkuat pemahaman aplikatif di bidang eksplorasi minyak dan gas bumi, Departemen Teknik Geofisika
Peristiwa gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini kembali menyita perhatian publik mengenai pentingnya mitigasi