Dimulai pada tanggal 28 November hingga 2 Desember 2022, Teknik Geofisika ITS mengadakan rangkaian kuliah tamu yang diberikan oleh profesor internasional. Dr Lim Hwee San dari Universiti Sains Malaysia diundang untuk memberikan kuliah dengan topik seputar Remote Sensing.
Dr. Lim Hwee San memberikan kuliah “Pengenalan GIS” kepada mahasiswa Teknik Geofisika ITS di hari kedua kunjungan
Kunjungan Dr Lim Hwee San diawali dengan pertemuan kerjasama yang dipimpin oleh Astria Nur Irfansyah, Ph.D, Senior Manager Direktorat Kemitraan Global ITS. Selepas diskusi, Dihein Reksa Ikmaluhakim, staf Teknik Geofisika ITS, memberikan tur sekeliling kampus untuk Dr. Lim Hwee San, dan dilanjutkan dengan pertemuan penyambutan dengan dosen Teknik Geofisika ITS.
Prosesi penyerahan suvenir oleh Dihein Reksa Ikmaluhakim, S.T. dan Astria Nur Irfansyah, Ph.D
Kuliah tamu dimulai pada hari kedua yang diadakan di gedung Teknik Geofisika lantai 3 ITS dengan topik “Pengantar GIS”. Rangkaian kuliah dilanjutkan pada hari-hari berikutnya dengan topik “ENVI for GIS”, dan “Pengantar Metodologi Penelitian”. Tidak hanya pemberian kuliah, Dr. Lim Hwee San juga mengunjungi Lumpur Sidoarjo untuk melakukan survei terkait kerjasama penelitian dengan ITS.
Kunjungan penelitian ke Lumpur Sidoarjo, bekerjasama dengan Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS)
Bagi Teknik Geofisika ITS, perkuliahan bersama Dr Lim Hwee San sangatlah luar biasa. Ilmu yang diberikan beliau disampaikan dengan cara yang menarik dan diterima dengan baik. Berkat pendanaan Program World Class Professor (WCP) yang disediakan ITS, yang mampu mengundang Dr Lim Hwee San terbang dari Malaysia ke Indonesia untuk sesi bersama mahasiswa Teknik Geofisika ITS.
SURABAYA – Departemen Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang energi terbarukan. Kali
SURABAYA – Semangat kolaborasi antar-keilmuan kembali membuahkan hasil manis bagi civitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tim Enervibe
Banyak ahli menyebutkan bahwa tahun 2026 muncul ancaman El Nino “Godzilla” karena el nino yang terjadi akan super kuat