Departemen Teknik Fisika ITS yang memiliki kompetensi utama pada bidang multidisipliner (sumber: Suara Surabaya)
Kampus ITS, DTF News — Sistem industri modern bekerja dengan tingkat presisi, stabilitas, dan keamanan yang tinggi. Di balik operasional pabrik yang kompleks, terdapat sistem pengukuran, pengendalian, dan optimasi yang berjalan secara terintegrasi. Kompetensi inilah yang menjadi fokus pengembangan di Departemen Teknik Fisika (DTF) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Teknik Fisika mempelajari suatu proses industri dapat dikendalikan agar tetap berada pada kondisi optimal. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai instrumentasi industri, sistem kendali, dinamika proses, serta analisis performa sistem. Pembelajaran tidak hanya menitikberatkan pada teori, tetapi juga pada penerapan melalui simulasi dan praktikum laboratorium. Pendekatan ini membentuk pemahaman menyeluruh terhadap interaksi antarvariabel dalam suatu sistem.
Dalam industri modern, kesalahan pengendalian sekecil apa pun dapat berdampak pada efisiensi produksi dan keselamatan kerja. Oleh karena itu, sistem kontrol dirancang untuk menjaga parameter seperti suhu, tekanan, aliran, dan komposisi tetap stabil. Teknik Fisika berperan dalam merancang strategi kendali yang responsif dan adaptif terhadap perubahan kondisi proses. Keahlian ini memastikan sistem tetap andal meskipun menghadapi dinamika operasional yang kompleks.
Laboratorium Departemen Teknik Fisika ITS berhasil menciptakan boneka pengukur tingkat kebisingan sebagai salah satu contoh inovasi terdepan bagi sistem dunia
Selain aspek kontrol, mahasiswa juga mempelajari sistem akuisisi data dan analisis performa. Sensor menjadi komponen awal dalam proses pengambilan keputusan industri. Data yang diperoleh kemudian diolah untuk menentukan tindakan korektif secara otomatis maupun manual. Integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak menjadi bagian penting dalam membangun sistem industri yang cerdas.
ITS sebagai institusi pendidikan berbasis teknologi memberikan dukungan fasilitas laboratorium dan riset yang relevan dengan kebutuhan industri. Lingkungan akademik yang aplikatif memungkinkan mahasiswa memahami tantangan nyata di lapangan. Kolaborasi dengan sektor industri juga membuka ruang implementasi hasil pembelajaran dalam skala yang lebih luas. Hal ini memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia profesional.
Peran Teknik Fisika tidak terbatas pada satu sektor industri. Lulusan memiliki peluang berkontribusi di bidang energi, manufaktur, petrokimia, hingga sistem bangunan cerdas. Kemampuan menganalisis dan mengintegrasikan sistem menjadikan mereka sebagai pengendali proses yang strategis. Keahlian tersebut dibutuhkan untuk memastikan industri berjalan secara efisien, aman, dan berkelanjutan.
Sebagai otak tersembunyi di balik sistem industri modern, Teknik Fisika menghadirkan solusi berbasis rekayasa sistem yang presisi. Pendekatan integratif yang dikembangkan membentuk lulusan dengan kemampuan analitis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui pendidikan dan riset yang berkelanjutan, DTF ITS terus berkontribusi dalam memperkuat fondasi teknologi industri nasional. (*)
Reporter: Shafa Annisa Ramadhani
Kampus ITS, DTF Opini — Departemen Teknik Fisika (DTF) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan program studi yang mengintegrasikan
Kampus ITS, DTF Opini — Banyak calon mahasiswa masih menganggap Fisika dan Teknik Fisika sebagai bidang yang sama. Padahal,
Kampus ITS, DTF News — Sistem industri modern bekerja dengan tingkat presisi, stabilitas, dan keamanan yang tinggi. Di balik