News

Miliki Akreditasi IABEE dan Sertifikasi AUN-QA, Teknik Fisika ITS Buka Prodi Sarjana Kelas Internasional

Sab, 08 Feb 2020
8:51 pm
Berita
Share :
Oleh : tfisikaadmin   |

Program ITS untuk menjadi World Class University (WCU) semakin nyata dengan dibukanya program kelas IUP (International Undergraduate Program) di berbagai departemen lintas fakultas. Salah satunya di Departemen Teknik Fisika, setelah memperoleh akreditasi yaitu IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) dan Sertifikasi Internasional AUN-QA (Asean University Network – Quality Assurance) pada awal Januari 2019 lalu. Akreditasi IABEE telah diakui Indonesia oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai badan yang bertanggungjawab terhadap akreditasi program-program studi yang memberikan gelar sarjana akademik di bidang teknik dan computing, sedangkan Sertifikasi AUN-QA adalah sertifikasi internasional yang dibuat untuk menjamin kualitas lembaga pendidikan tinggi, dalam kata lain universitas atau institut. Nantinya mahasiswa yang lulus dari departemen bersertifikasi AUN – QA akan memiliki kualitas yang setara dengan seluruh mahasiswa universitas lain di Negara ASEAN yang juga anggota AUN.

Persiapan demi persiapan telah dilakukan untuk membuka prodi IUP yang memang salah satu bentuk keluaran dari sertifikasi internasional yang telah diperoleh.  Kepala Program Studi S1 Teknik Fisika, Hendra Cordova, S.T, M.T. mengatakan, “Nantinya sistem pengajaran untuk mahasiswa IUP akan menggunakan bahasa pengantar internasional, Bahasa Inggris. Untuk mata kuliah nantinya akan sama dengan kelas reguler”. Mahasiswa program IUP nantinya juga akan mengikuti proses pembelajaran dengan kampus di luar negeri yang telah menjalin kerjasama dengan ITS dan juga Departemen Teknik Fisika, mengikuti student exchange, student excursion, internship di perusahaan internasional, summer program, dan joint degree. “Dan juga ada penyetaraan silabus mata kuliah Teknik Fisika dengan mata kuliah pada saat melakukan exchange”. Tambah Pak Hendra. Beliau juga menambahkan dosen-dosen yang akan mengajar kelas IUP juga dipilih oleh ITS dengan pertimbangan tertentu, banyak dosen – dosen di Teknik Fisika memiliki International Research yang menjadi salah satu pertimbangan seperti Dr. Ir. Totok Soehartanto, DEA , Dr. Dhany Arifianto, S.T., M.Eng. dan Dr. Bambang L.W.

Pendaftaran calon mahasiswa untuk program IUP dan program reguler hanya memiliki sedikit perbedaan, syaratnya tetap sama, yaitu harus memiliki nilai UTBK bila mendaftar lewat jalur SBMPTN hanya saja untuk calon mahasiswa IUP harus memiliki sertifikat kemampuan bahasa inggris, TOEFL dengan skor minimal 500, sertifikat IELTS minimal skor 5.5, TOEFL iBT minimal skor 61, lalu mengirim CV, Motivation Letter, dan Surat Kemampuan Finansial. Seperti yang diketahui biaya untuk mengikuti program IUP berbeda dengan program reguler, ini dikarenakan mahasiswa program IUP akan mengikuti kegiatan pembelajaran di luar negeri, namun baik itu mahasiswa IUP ataupun reguler tidak menutup kemungkinan mendapat kesempatan beasiswa. Setelah itu akan dilakukan interview dan menunggu pengunguman penerimaan. Pada tahun ini pendaftar program IUP Teknik Fisika ada 17 orang, dan hanya 4 orang yang diterima. Seluruh rangkaian pendaftaran di lakukan oleh ITS. “Untuk kedepannya diharapkan ada calon mahasiswa asing (WNA) yang ikut mendaftar, karena standar pengajaran international yang diterapkan sama dengan pengajaran kampus-kampus di ASEAN, sama-sama bagus dan bermutu”. Jelas Pak Hendra.

“Kami juga rutin mengadakan kuliah tamu untuk para mahasiswa di Teknik Fisika dengan mengundang narasumber dari luar negeri untuk mengisi, ataupun dari ITS IO (Internatinal Office) juga selalu menginfokan program-program exchange atau excursion bagi semua mahasiswa, jadi tidak ada alasan untuk tidak mampu”. Pak Hendra juga mengatakan tidak ada perbedaan dari mahasiswa program IUP dan reguler, sama-sama bisa berprestasi dan berkarya. (mei)

Latest News

  • Tim Abmas ITS Bekali Siswa SMA dengan Pelatihan Biodiesel Jelantah

    Kampus ITS, DTF News — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) senantiasa berkomitmen mendukung peningkatan

    18 Des 2025
  • Mahasiswa Teknik Fisika ITS Pamerkan Karya Rekayasa Interdisiplin

    Kampus ITS, DTF News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mendorong pengembangan keilmuan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis proyek.

    18 Des 2025
  • Perluas Wawasan Global, Mahasiswa DTF ITS Jajaki Negeri Sakura

    Kampus ITS, DTF News — Pengalaman belajar lintas budaya menjadi bekal penting bagi mahasiswa di era global. Hal tersebut

    17 Des 2025
Open chat
1
Need Help?
Hello, Can I help you?