Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Prodi Sarjana dirancang untuk dapat diselesaikan dalam 8 semester (4 tahun) dengan total beban 144 sks (satuan kredit semester). Masa studi (selama 8 semester) ini terbagi dalam 2 tahap yaitu TAHAP PERSIAPAN dan TAHAP SARJANA. Tahap persiapan mencakup semester 1 dan 2 dengan total beban 36 sks, sedangkan tahap sarjana mencakup semester 3 – 8 dengan total beban 108 sks.
Pada tahap persiapan, mahasiswa dibekali mata kuliah dasar umum, mata kuliah basic science, mata kuliah dasar perkapalan dan dasar ilmu ekonomi. Sementara pada tahap sarjana, mahasiswa dibekali pengetahuan dasar teknik transportasi laut dan mata kuliah khusus serta keahlian yang menjadi ciri pokok bidang transportasi laut.
Disamping mata kuliah yang bersifat tatap muka di kelas, juga terdapat mata kuliah yang bersifat Tugas dan Praktik, serta mata kuliah pilihan tentang Pelayaran (Shipping), Pelabuhan, dan Logistik Maritim.
Program Studi Sarjana (S1) Teknik Transportasi Laut telah dinyatakan sebagai program studi dengan Akreditasi Unggul (Akreditasi Tertinggi) oleh LAM TEKNIK pada Tahun 2024 sampai 2029.
Level: Nasional Masa Berlaku: 21 Desember 2024– 20 Desember 2029.
Berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi Tim Evaluator IABEE, kurikulum dan sistem pembelajaran Departemen Teknik Transportasi Laut mendapatkan Akreditasi IABEE secara penuh selama 2 (dua) Tahun (2024-2026) sesuai dengan Sertifikat Akreditasi No. 000170.A yang dikeluarkan oleh IABEE.
Level: Internasional Masa Berlaku: 31 Maret 2026
Program Studi Sarjana (S1) Teknik Transportasi Laut telah dinyatakan sebagai program studi dengan Akreditasi A (Akreditasi Tertinggi) oleh BAN-PT Indonesia pada Tahun 2017 sampai 2022.
Level: Nasional Masa Berlaku: 27 Desember 2017 – 27 Desember 2022
Program Studi Sarjana (S1) Teknik Transportasi Laut telah dinyatakan sebagai program studi dengan Akreditasi B oleh BAN-PT Indonesia pada Tahun 2017 sampai 2019.
Level: Nasional Masa Berlaku: 23 Januari 2017 – 23 Oktober 2019
Program Studi Sarjana (S1) Teknik Transportasi Laut telah dinyatakan sebagai program studi dengan Akreditasi B oleh BAN-PT Indonesia pada Tahun 2014 sampai 2019.
Level: Nasional Masa Berlaku: 24 Oktober 2014 – 23 Oktober 2019
Capaian Pembelajaran (CP) program studi merupakan serangkaian pengetahuan, keterampilan yang diperoleh dan/atau kompetensi yang dimiliki oleh semua lulusan sesyai dengan tujuan pendidikan program studi. Capaian Pembelajaran Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut dirumuskan dengan memperhatikan Profil Profesional Mandiri (PPM) yang telah ditetapkan. Untuk memastikan bahwa CP PSSTTL dapat mendukung pencapaian PPM maka seluruh CP didistribusikan pada seluruh mata kuliah program studi oleh tim kurikulum. Berikut merupakan rumusan Capaian Pembelajaran Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut :
Profil profesional mandiri merupakan cerminan pencapaian kualitas yang diharapkan dari lulusan setelah berkarir dalam profesinya selama 3 (tiga) – 5 (lima) tahun. Profil profesional mandiri Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut (PSSTTL) berdasarkan analisis kebutuhan industri yang dikaitkan dengan bidang keilmuan program studi berdasarkan visi-misi ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) dan visi-misi PSSTP. Rumusan profil profesional mandiri PSSTTL mempertimbangkan kebutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan yang membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi khusus di bidang transportasi laut, sehingga diharapkan dapat mengelola sektor transportasi laut Indonesia secara lebih optimum.
Dalam menetapkan dan mengevaluasi profil profesional mandiri, PSSTTL melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) yang terdiri dari seluruh dosen, alumni, industri, asosiasi dan Instansi pemerintahan yang terkait dengan sektor transportasi laut guna mendapatkan saran dan masukan yang sesuai dengan perkembangan industri, ekonomi, dan lingkungan dunia kerja sehingga diharapkan dapat lulusan yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja. Berikut merupakan Profil Profesional Mandiri Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut:
Berbeda dengan program studi teknik lain yang lebih bersifat product oriented, teknik transportasi laut lebih bersifat function and demand oriented. Fungsi yang menjadi fokus teknik transportasi laut merupakan turunan dari kebutuhan pengguna jasa dalam proses angkutan laut, baik pada level makro maupun mikro. Sedangkan produk yang terkait dengan bidang ilmu teknik transportasi laut adalah kapal dan pelabuhan, sehingga terdapat keterkaitan antara teknik transportasi laut dengan ilmu teknik lainnya, khususnya teknik perkapalan dan teknik sipil.
Oleh karena itu, Prodi Sarjana Teknik Transportasi Laut didirikan dengan tujuan untuk mencetak tenaga profesional dengan kualitas global yang memiliki kompetensi khusus di bidang transportasi laut sehingga diharapkan dapat mengelola sektor transportasi laut di Indonesia secara lebih optimum. Secara umum terdapat 3 (tiga) sektor industri yang terkait dengan pendidikan di Teknik Transportasi Laut, yaitu: industri pelayaran, industri kepelabuhanan dan freight forwarder.
Mahasiswa Teknik Transportasi Laut disiapkan untuk menjadi lulusan yang mampu menyelesaikan permasalahan di bidang rekayasa transportasi laut, mencakup perancangan konseptual kapal, perencanaan dan manajemen jaringan transportasi laut, armada kapal laut, pelabuhan dan terminal serta transportasi alih-moda (multimoda).
Untuk saat ini Departemen Teknik Transportasi Laut hanya menyediakan Program Studi Sarjana (S1) dan Program Studi Magister Double Degree (S2), untuk saat ini, sementara Doktoral (S3) dikelola oleh Departemen Teknik Kelautan FTK – ITS.
Rancangan kurikulum ini disusun dengan mengacu pada peraturan yang berlaku yaitu UUÂ 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permendikbud 03/2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN- Dikti) dan Keputusan Rektor ITS 888/IT2/T/HK.00.01/2022 tentang Pedoman Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum ITS 2023-2028. Dokumen kurikulum ini diharapkan akan dapat menjadi pedoman dalam proses kegiatan pembelajaran di Progam Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut Fakultas Teknologi Kelautan ITS.
Berikut adalah struktur kurikulum yang disusun sedemikian rupa sehingga Capaian Pembelajaran Lulusan yang telah ditentukan dapat tercapai.
Detail penyusunan kurikulum Prodi Sarjana Departemen Teknik Transportasi Laut hingga rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dapat dilihat disini.
PTK 007 Certified Contract Specialist with experience in contract administration, tender processes, and procurement support within the Oil & Gas industry. Currently engaged in Contract and Procurement functions, supporting project execution by ensuring compliance with SKK Migas regulations, internal governance, and contractual best practices.
Wahyu Nur Hidayatun N. Harbour Energy Contract Specialist
Consultant at Haskoning with deep expertise in maritime business advisory, port feasibility studies, shipping and trade analysis, and financial modelling across the Asia‑Pacific region.
Izzuddin Baqi Royal Haskoning DHV Consultant
Hello! My name is Aisyah and I am a bachelor of Marine Transportation Engineering Department at Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) with expertise in shipping, ports, and logistics.
Aisyah Ramadhani Pertamina Energy Terminal Officer Quantity & Quality Assurance and Compliance
A problem solver, result oriented, and people person with 7 years’ experience in shipping industry. Love to meet new people to keep up with market situation. I am a driven individual who isn’t afraid to face challenges or obstacles. I’m highly focus to achieve and deliver the best performance for the company.
Ryan Rachman Branch Manager Meratus Pontianak
Lulusan Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut memiliki Bidang Keahlian yang luas di berbagai sektor:
Tertarik untuk menjadi bagian dari Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut? Pelajari informasi lengkap mengenai beasiswa, biaya kuliah, dan penerimaan mahasiswa baru.
Dapat hubungi kami