Sorry, no posts matched your criteria.
SURABAYA – Mahasiswa Departemen Statistika Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Angkatan 2025 menggelar kegiatan edukasi bertajuk “KLIK: Kembangkan Literasi dan Kemampuan Logika” di Panti Asuhan BJ. Habibie dan Panti Asuhan Yayasan Sohibul Yatim, Surabaya, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini digagas untuk menumbuhkan minat baca dan kemampuan berpikir logis anak-anak panti asuhan melalui pendekatan belajar sambil bermain.
Sebanyak 50 anak asuh dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama menjadi peserta, terdiri atas 10 anak dari Panti Asuhan BJ. Habibie dan 40 anak dari Panti Asuhan Yayasan Sohibul Yatim.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi pengantar singkat tentang literasi dan logical thinking. Setelah itu, anak-anak dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengikuti dua permainan utama. Permainan pertama, “Detektif Kata”, memadukan gerak fisik ala engklek dengan pencarian kata kunci dari sebuah bacaan. Permainan kedua, “Kartu Beraksi”, mengajak anak menyusun kartu bergambar sesuai urutan kejadian yang logis. Panitia merancang kedua permainan tersebut secara berkelompok dan kompetitif agar anak-anak lebih antusias sekaligus terlatih dalam ketelitian, komunikasi, dan kerja sama tim.
Kedua panti dipilih berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan panitia. Survei tersebut menemukan bahwa pendampingan literasi khusus di sana masih minim, karena pengurus panti memiliki waktu dan tenaga terbatas sekaligus harus menangani kebutuhan harian dan pembinaan keagamaan anak asuh.
Antusiasme anak-anak terasa sepanjang kegiatan. Salah satu anak asuh Panti Asuhan BJ. Habibie mengaku semakin menyukai buku setelah mengikuti kegiatan ini.
“Kegiatannya seru banget, apalagi waktu baca buku sambil bermain. Aku juga senang bisa main games bareng teman-teman dan kakak-kakak. Setelah ikut kegiatan ini, aku jadi makin suka baca buku karena ternyata membaca itu menyenangkan dan bisa membuat kita tahu banyak hal baru. Semoga nanti ada kegiatan seperti ini lagi supaya kita bisa belajar dan bermain bersama kakak-kakak lagi,” ujarnya.
Kesan serupa disampaikan salah satu anak asuh dari Panti Asuhan Yayasan Sohibul Yatim. Ia bahkan mulai menata cita-citanya.
“Acaranya seru banget, aku senang bisa belajar dan bermain sama kakak-kakak. Setelah ikut kegiatan ini, aku jadi ingin lebih sering membaca dan mengeksplorasi buku, karena ternyata dari buku kita bisa menemukan banyak cerita dan hal-hal baru. Aku juga jadi punya keinginan untuk lebih banyak belajar supaya bisa mencapai cita-cita. Aku punya cita-cita jadi dokter kalau sudah besar nanti.
Kalau kakak-kakak datang lagi, aku ingin ada kegiatan jalan-jalan sambil belajar. Aku ingin bisa melihat tempat-tempat baru dan belajar dari apa yang ada di luar, karena menurutku belajar bukan cuma dari buku, tapi juga bisa dari melihat dan mencoba sesuatu secara langsung. Semoga kakak-kakak bisa datang lagi dan kita bisa belajar, bermain, dan jalan-jalan bersama,” tuturnya.
Selain sesi edukasi, panitia juga menyalurkan bantuan berupa buku bacaan anak dan paket sembako kepada kedua panti sebagai wujud kepedulian sosial mahasiswa Statistika Bisnis ITS Angkatan 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pembekalan mahasiswa di ruang kuliah, penyusunan materi berbasis data dan survei lapangan, hingga praktik pengabdian langsung kepada masyarakat.
Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Rizky Wildhan, berharap program ini tidak berhenti sebagai aksi sesaat.
“Melalui kegiatan yang kami bawakan, kami berharap ini bukan sekadar aksi biasa yang dilakukan mahasiswa, melainkan juga bisa menjadi titik balik bagi anak-anak panti asuhan dalam mengatasi keterbatasan akses literasi dan meruntuhkan stigma bahwa berliterasi dan berpikir logis itu sulit. Pendekatan permainan interaktif yang kami bawakan diharapkan mampu membuat anak-anak panti asuhan tidak hanya mendapatkan kesetaraan dalam akses belajar, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berpikir logis, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan percaya diri dalam memecahkan setiap permasalahan yang dapat menunjang kebutuhan mereka di masa mendatang,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari pihak panti. menilai kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi anak-anak asuh.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan dan aktivitas bersama. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan, terutama saat membaca dan bermain bersama kakak-kakak mahasiswa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar anak-anak semakin bersemangat belajar, meningkatkan rasa ingin tahu, dan lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan mereka,” katanya.
Melalui kegiatan “KLIK”, mahasiswa Statistika Bisnis ITS Angkatan 2025 berharap dapat menumbuhkan minat anak-anak panti asuhan terhadap literasi dan kemampuan berpikir logis sejak dini lewat pendekatan yang menyenangkan. Kegiatan ini sekaligus memupuk kepedulian dan kepekaan sosial mahasiswa terhadap anak-anak yang rentan tertinggal dalam akses pendidikan.