News

ITS Resmi Luncurkan Halal Center untuk Perkuat Riset dan Perlindungan Produk Halal

Kam, 24 Mar 2016
7:37 pm
Berita
Share :
Oleh : setiyo.gunawan@its.ac.id   |

Seminar dan Launching Pusat kajian Halal ITS

[Surabay, 24 Maret 2016] —Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi meluncurkan ITS Halal Center sebagai pusat kajian dan riset halal yang berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITS. Pembentukan pusat kajian ini merupakan bentuk kontribusi ITS dalam mendukung pemerintah dan masyarakat dalam menjamin perlindungan produk halal di Indonesia.

Ketua LPPM ITS, Adi Soeprijanto, menyampaikan bahwa pembentukan ITS Halal Center sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang membuka ruang bagi pemerintah maupun masyarakat untuk membentuk Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).
“ITS berinisiatif membentuk pusat kajian halal untuk mendukung perlindungan konsumen Muslim, tidak hanya dari sisi pemeriksaan, tetapi juga melalui penguatan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Adi menambahkan, di Jawa Timur terdapat dua perguruan tinggi yang berinisiatif mengembangkan LPH, yakni Universitas Brawijaya Malang dan ITS Surabaya. Keberadaan ITS Halal Center diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ekosistem halal nasional.

Sementara itu, Ketua ITS Halal Center, Fredy Kurniawan, menegaskan bahwa lembaga ini tidak hanya berfokus pada pendampingan proses sertifikasi halal.
“ITS Halal Center juga mengembangkan riset bahan alternatif pengganti bahan haram atau syubhat yang selama ini masih digunakan dalam produk pangan dan farmasi,” jelasnya.

Salah satu fokus riset yang dikembangkan adalah bahan pembungkus kapsul obat. Selama ini, sebagian kapsul masih menggunakan gelatin berbasis babi. ITS Halal Center tengah meneliti bahan alternatif yang lebih halal, seperti rumput laut dan lidah buaya, sebagai solusi jangka panjang bagi kebutuhan industri farmasi halal.

Menurut Fredy, dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar dalam pengembangan bahan baku halal. Oleh karena itu, kontribusi perguruan tinggi menjadi krusial untuk menjawab kekhawatiran publik terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Peluncuran ITS Halal Center ditandai dengan seminar nasional yang menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ma’ruf Amin, Ketua MUI Pusat; M. Roem Rowi, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya; serta Siti Aminah, Kasubdit Produk Halal Kementerian Agama RI.

Melalui ITS Halal Center, ITS menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat unggulan riset halal, yang berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi bahan halal, serta penguatan industri dan perlindungan konsumen di tingkat nasional.

Latest News

  • Validasi Data Anugerah Adinata Syariah Pemprov Jawa Timur, Tim KNEKS Kunjungi OPOP Centre dan Zona KHAS Kantin Pusat ITS

    Surabaya, 20 Mei 2026 — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima kunjungan Tim Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah

    20 Mei 2026
  • Discover to Deliver: Siswa SD Khadijah Wonorejo Ciptakan Solusi Hunian Cerdas dengan Kesadaran Gaya Hidup Halal

    — SD Khadijah Wonorejo Surabaya menyelenggarakan puncak kegiatan D2D “Discover to Deliver” Exhibition Day Tahun

    13 Mei 2026
  • UBT Perkuat Kapasitas Kelembagaan Halal melalui Sharing Session bersama Pusat Studi Halal ITS

    — Universitas Borneo Tarakan melalui UPA Kawasan Sains dan Teknologi menyelenggarakan kegiatan webinar bertajuk “Sharing

    07 Mei 2026