News

Siap Wajib Halal 2026, ITS Edukasi 400 Pelaku Usaha Pangan Surabaya

Kam, 21 Mei 2026
10:25 am
Berita
Share :
Oleh : setiyo.gunawan@its.ac.id   |

 

[Surabaya, 20 Mei 2026] —Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berpartisipasi dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengetahuan tentang Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan dan Pengelola Makanan Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Kegiatan yang dilaksanakan pada 19–20 Mei 2026 di Gedung Gedung Graha YKP Surabaya, Jl. Penjaringan Sari No.39 Surabaya ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta yang merupakan pelaku usaha pangan di Kota Surabaya. Kehadiran para pelaku usaha tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap peningkatan pemahaman mengenai higiene sanitasi, keamanan pangan, serta manajemen produk pangan halal.

Program ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengetahuan penjamah makanan, pengelola, dan penanggung jawab makanan, khususnya dalam aspek higiene sanitasi, pengelolaan, serta penyajian makanan yang aman bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber lintas instansi, mulai dari Dinas Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, BPOM Surabaya, hingga Pusat Kajian Halal ITS.

Dalam salah satu sesi pelatihan, ITS membawakan materi bertajuk Manajemen Industri Produk Pangan Halal pada pelaku usaha makanan dan minuman. Materi ini menjadi penting karena pelaku usaha makanan dan minuman tidak hanya dituntut menghasilkan produk yang enak dan layak jual, tetapi juga harus mampu menjamin keamanan, kebersihan, dan kehalalan produk.

“Penguatan pemahaman halal diharapkan dapat membantu pelaku usaha membangun sistem produksi yang lebih tertib, higienis, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen muslim.” Ujar Setiyo Gunawan, Kepala Pusat Halal ITS.

Urgensi materi tersebut semakin kuat menjelang implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026. Kebijakan ini menegaskan pentingnya kesiapan pelaku usaha, khususnya sektor makanan dan minuman, untuk memastikan produk yang beredar telah memenuhi ketentuan sertifikasi halal. Bagi pelaku usaha pangan, pemahaman mengenai manajemen industri produk pangan halal menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan usaha agar lebih tertib secara proses, sesuai regulasi, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.

Keterlibatan Pusat Kajian Halal ITS dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha, khususnya sektor makanan dan minuman. Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan berbagai pemangku kepentingan, ITS berupaya memperkuat literasi halal, keamanan pangan, dan higiene sanitasi sebagai fondasi penting dalam pengembangan industri pangan yang sehat, aman, halal, dan berdaya saing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para penjamah dan pengelola makanan diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik usaha sehari-hari. Peningkatan kapasitas tersebut juga diharapkan mampu mendukung tumbuhnya ekosistem industri produk pangan halal di Surabaya dan Indonesia secara lebih profesional, berkelanjutan, dan terpercaya.

Latest News

  • ITS Powering Halal Ecosystem: Insights dari Konvensi RSKKNI Auditor Halal

    – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berpartisipasi aktif sebagai narasumber dalam Konvensi Rancangan Standar Kompetensi

    10 Jun 2026
  • Akselerasi Industri Halal NTB: ITS Bagikan Strategi Sukses dan Keberlanjutan Zona KHAS

    –  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ikut berperan dalam Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Ekosistem

    08 Jun 2026
  • Dosen Teknik Kimia ITS Angkat Pentingnya Green Technology di Industri Pangan

    –  Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Bersama Queen Pustaka menyelenggarakan webinar nasional 

    07 Jun 2026