Program Mentor–Mentee
[Surabaya, 20 Februari 2026] —Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam membangun mahasiswa yang unggul secara intelektual sekaligus tangguh secara mental dan berintegritas melalui Program Pengembangan Karakter Mahasiswa. Program ini dilaksanakan dalam format pembinaan mentor–mentee bagi mahasiswa baru penerima beasiswa KIP Kuliah dan PBSB.
Kegiatan yang berlangsung pada 19–20 Februari serta 28 Februari–1 Maret 2026 ini digelar di Gedung Robotik ITS dan Gedung SCC ITS, dengan menghadirkan dosen, psikolog, serta praktisi sebagai pemateri. Program ini dirancang sebagai respons atas meningkatnya tantangan kesehatan mental, krisis nilai, serta tekanan akademik yang dihadapi generasi Z di lingkungan pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi.
Salah satu narasumber, Setiyo Gunawan, Kepala Pusat Studi Halal ITS. menekankan pentingnya pembinaan karakter yang utuh dan berlandaskan nilai. Dalam paparannya, ia menggarisbawahi bahwa mahasiswa unggul tidak cukup hanya dibekali kecerdasan akademik, tetapi juga harus memiliki integritas moral, kesadaran spiritual, dan tanggung jawab personal.
“Mahasiswa yang kuat bukan hanya yang cerdas secara akademik, tetapi yang mampu menjaga integritasnya. Ketika nilai spiritual, kesehatan mental, dan kejujuran intelektual berjalan seiring, di situlah karakter unggul benar-benar terbentuk,” ujar Setiyo Gunawan.
Ia juga menambahkan bahwa halal lifestyle merupakan bagian dari integritas diri mahasiswa yang bersifat menyeluruh—tidak terbatas pada aspek konsumsi, tetapi mencakup cara berpikir, proses belajar, etika akademik, serta perilaku di ruang sosial dan digital.
“Halal lifestyle adalah keselarasan antara niat, proses, dan hasil. Bukan hanya apa yang kita konsumsi, tetapi bagaimana kita belajar, bekerja, dan berinteraksi secara bertanggung jawab,” tambahnya.
Program ini menggunakan pendekatan interpersonal dan partisipatif, dengan kelompok kecil berisi 10–15 mahasiswa baru yang dibimbing secara intensif oleh mentor terlatih. Para mentor dibekali pemahaman mengenai pembinaan mental, emosional, spiritual, dan intelektual, serta didampingi oleh psikolog dan tenaga ahli agar mampu merespons kebutuhan mahasiswa secara tepat dan berkelanjutan.
Direktorat Kemahasiswaan ITS berharap program ini menjadi fondasi pembinaan karakter jangka panjang, sekaligus mencetak lulusan yang tangguh mental dan emosional, kokoh spiritual, berintegritas, serta kompeten secara intelektual, siap berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan terwujudnya Indonesia Emas 2045
—Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Forum Harmonisasi
—Kebijakan perdagangan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia memasuki fase baru seiring diumumkannya skema tarif
—Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam membangun mahasiswa yang unggul