News

Singapore, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) has strengthened its global standing through a series of strategic engagements in Singapore and Batam, uniting alumni, industry leaders, and international partners to advance its 2021–2045 World Class University vision and foster impactful collaborations in innovation, talent development, and global competitiveness In pursuit of its 2021–2045 […]

Latest News
Ternyata ada sekelompok mahasiswa ITS yang memproklamirkan diri mereka sebagai pecinta burung liar. Kegemaran mereka adalah mengamati pergerakan dan habitat burung di sekitar kampus ITS. Mereka pun menamai kelompok ini Pecuk, nama salah satu jenis burung (Phalacrocorax niger) dan sering dipelesetkan sebagai akronim dari ”pecinta manuk (burung, red)”. Bagaimana kiprah mereka melestarikan habitat burung di kawasan ITS?
Umarudin dan Arkadia Rhamo tak pernah menyangka bila ia dapat naik pesawat terbang keluar negeri karena aktivitasnya berorganisasi. Melalui beasiswa unggulan aktivis, dua mahasiswa ITS, jurusan D3 Teknik Mesin dan jurusan Teknik Geomatika ini dikirim ke Thailand selama 3 minggu untuk misi pertukaran budaya yang diselenggarakan oleh Biro Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional. Banyak pengalaman menarik yang mereka peroleh selama disana,dan berikut adalah laporannya.

Akhirnya Chava mengerti kenapa kebanyakan mahasiswa hanya “nrimo” apa yang diperintahkan oleh sang dosen. Tidak peduli berapa banyak sudah tugas yang diberikan. Tidak peduli seberapa banyak aktivitas si mahasiswa. Tugas mahasiswa tak boleh jauh dari kuliah, praktikum, asistensi, dan presentasi. Bukannya tidak ada yang menggerutu. Tapi dosen selalu ”dianggap” lebih benar.

Akhirnya Chava mengerti kenapa kebanyakan mahasiswa hanya “nrimo” apa yang diperintahkan oleh sang dosen. Tidak peduli berapa banyak sudah tugas yang diberikan. Tidak peduli seberapa banyak aktivitas si mahasiswa. Tugas mahasiswa tak boleh jauh dari kuliah, praktikum, asistensi, dan presentasi. Bukannya tidak ada yang menggerutu. Tapi dosen selalu ”dianggap” lebih benar.

Akhirnya Chava mengerti kenapa kebanyakan mahasiswa hanya “nrimo” apa yang diperintahkan oleh sang dosen. Tidak peduli berapa banyak sudah tugas yang diberikan. Tidak peduli seberapa banyak aktivitas si mahasiswa. Tugas mahasiswa tak boleh jauh dari kuliah, praktikum, asistensi, dan presentasi. Bukannya tidak ada yang menggerutu. Tapi dosen selalu ”dianggap” lebih benar.

1...152153154155156...226
Trending

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Latest Videos
×