Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) lekat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Pendirian ITS dipelopori oleh para pejuang kemerdekaan RI sejak tahun 1957, yang melibatkan Dr. Angka Nitisastro, Soedjasmono, Kyai Haji Yahya Hasyim, serta didukung oleh Roeslan Abdulgani. Sebuah semboyan baru untuk semangat baru dalam menciptakan inovasi melalui teknologi dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Advancing Humanity dipilih menjadi motivasi baru untuk terus berperan aktif bagi peradaban manusia sesuai dengan cita-cita ITS. Semangat terus untuk mahasiswa ITS! Vivat!
Berpijak pada landasan kepahlawanan tersebut, ITS hadir sebagai jembatan antara sejarah yang membanggakan dan masa depan yang berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan semangat ‘Advancing Humanity‘ ke dalam setiap aspek kehidupan akademik, kami memastikan bahwa terobosan teknologi yang dihasilkan tidak hanya berdaya saing internasional, tetapi juga berakar kuat dalam menyelesaikan tantangan nyata di masyarakat. Kami memberdayakan mahasiswa dan peneliti untuk memimpin dengan integritas, demi mendorong kedaulatan industri dan kemaritiman bangsa di kancah global.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memiliki kampus yang tersebar di empat lokasi berbeda dalam kota Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.
Kampus ITS Sukolilo menempati area seluas 180 hektar dan merupakan kampus utama untuk kegiatan belajar mengajar.
Kampus Manyar merupakan rumah bagi Jurusan Teknik Infrastruktur Sipil dan Fakultas Vokasi.
Kampus Cokroaminoto difungsikan untuk program Doktor dan Magister Manajemen Teknologi, serta beberapa program kerja sama.
Kampus Buncitan berada di Jl. Raya Buncitan No.82, Dusun Buncitan, Buncitan, Kec. Sedati