Prodi S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia

Prodi S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia

PRODI S1 SAINS ANALITIK DAN INSTRUMENTASI KIMIA

DEPARTEMEN KIMIA – FSAD ITS

Tentang Prodi

Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai salah satu perguruan tinggi negeri memiliki cita-cita menjadi perguruan tinggi berkelas dunia yang berkontribusi pada kemandirian bangsa serta menjadi rujukan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat serta pengembangan inovasi terutama yang menunjang industri dan kelautan. Cita-cita tersebut dapat dicapai dengan misi berupa memberikan kontribusi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan manajemen yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data merespons perkembangan tersebut. Respon tersebut diwujudkan dalam pembentukan Program Studi (Prodi) baru yakni Prodi Sarjana (S1) Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia.

Prodi baru ini dibuka karena adanya kebutuhan sumber daya manusia yang ahli dalam bidang analisis dan instrumentasi kimia di industri. Hasil survei calon mahasiswa juga menunjukkan adanya calon mahasiswa dengan minat khusus untuk melanjutkan studi ke prodi yang lebih aplikatif seperti prodi sains analitik dan instrumentasi kimia ini. Keilmuan Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia merupakan perkembangan dari rumpun keilmuan kimia yang berkaitan dengan sistem deteksi, instrumentasi kimia, data science dan pengembangan metodologi yang diaplikasikan pada lingkungan, medis, halal, forensik dan industri. Prodi baru ini merupakan pengembangan dari prodi Kimia, dimana hubungannya ditunjukkan pada Gambar 1.

 

Gambar 1. Hubungan Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia secara internal maupun eksternal keilmuan.

ITS menyatakan secara resmi membuka prodi S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia mulai tahun ajaran 2022/2023 ini melalui Jalur Mandiri dan Kemitraan. Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia nantinya akan berada di bawah naungan Departemen Kimia, FSAD, ITS. Angkatan pertama prodi S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia direncanakan akan berjumlah 40 mahasiswa dengan menggunakan Gedung Subdirektorat Koordinasi Perkuliahan Bersama (SKPB) dan Gedung di Departemen Kimia, FSAD, ITS untuk perkuliahannya. Laboratorium direncanakan menggunakan laboratorium fundamental kimia di Gedung Riset Center ITS dan laboratorium Instrumentasi dan Sains Analitik di Departemen Kimia, FSAD, ITS. Prodi S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia memiliki tenaga pengajar yang berpengalaman. Tenaga pengajar tersebut adalah Suprapto, Ph.D selaku Kepala Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia yang ahli di pengukuran kimia, Prof.  Dr.rer.nat. Fredy Kurniawan, M.Si. yang ahli dalam kemo biosensor dan nanomaterial, Dra. Ita Ulfin, M.Si. yang ahli dalam pemisahan kimia dan kimia lingkungan, Prof. Dr. Syafsir Akhlus yang ahli dalam kimia komputasi dan data analisis, Dra. Harmami, M.S. yang ahli dalam elektroanalisis, Dr. Hendro Juwono yang ahli dalam karakterisasi material, Drs. R. Djarot Sugiarso, K.S., M.S. yang ahli dalam kimia forensik dan spektrometri dan Yatim Lailun Ni’mah, Ph.D. yang ahli dalam kimia instrumentasi.

Gambaran perkuliahan mahasiswa Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia di ITS pada tahun pertama adalah mirip dengan kurikulum prodi S1 Kimia. Selanjutnya pada tahun kedua hingga tahun akhir, mahasiswa Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia akan mendapatkan kurikulum yang spesifik terkait pengembangan metodologi dan instrumentasi kimia dengan studi kasus dari industri. Selain itu, mahasiswa juga akan difasilitasi untuk lebih banyak praktik langsung di industri, seperti melalui mata kuliah training instrumen dan QA dan QC in Good Laboratory Practices.

Kurikulum

Pengembangan keilmuan Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia belum ada program sejenis di Indonesia. Kondisi ini menyebabkan kurikulum yang terdapat dalam prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia dibandingkan dan diadopsi dengan 3 program studi sejenis dari 3 universitas luar negeri, yaitu Prodi Analytical ChemistryUniversity of Embu, Analytical Chemistry (Environmental, Forensic & Pharmaceutical)Technological University of Dublin, dan Bioanalytical Chemistry – Illinois Institute of Technology. Daftar mata kuliah ditunjukkan pada Tabel 1.

Tabel 1. Daftar Mata Kuliah dan Bobot SKS

 

Jumlah SKS minimum untuk kelulusan adalah 144 SKS sesuai pada Tabel 2.

 

Tabel 2. Jumlah SKS

Profil Lulusan

Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia menawarkan lulusan dengan keahlian yang berfokus pada pengembangan metode analisis dan perancangan, pembuatan serta pengembangan instrumentasi kimia dengan peluang kerja yang sesuai kebutuhan industri saat ini dan di masa yang akan datang. Program ini meliputi pengembangan metodologi di industri atau sistem pengujian dan pengukuran, sistem instrumentasi yang dikendalikan komputer, instrumentasi proses, manajemen teknis dan penjualan, kontrol dan otomatisasi proses, pengembangan dan manufaktur sensor, serta jaringan instrumen. Adapun profil lulusan yang ditawarkan adalah (1) scientist, (2) QC/QA, (3) RnD, (4) entrepreneur, dan (5) consultant yang berhubungan dengan kelimuaan sains analitik dan instrumentasi kimia.