Direktorat Kemahasiswaan

Ditmawa
21 Agustus 2023, 19:08

Bagikan Materi Spiritual, Gus Ulil Ajak Mahasiswa Baru ITS Perkaya Ilmu dengan Membaca

Oleh : itskemahasiswaan | | Source : -

Materi “Cerdas Emosional dan Intelektual” oleh Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA

SURABAYA, DITMAWA – Sabtu, 5 Agustus 2023 Menginjak waktu subuh, Masjid Manarul Ilmi mulai dipadati oleh mahasiswa baru ITS.

Kegiatan sholat subuh berjamaah menjadi pembuka pematerian hari terakhir dari seluruh rangkaian PSB (Pelatihan Spiritual dan Kebangsaan) ITS 2023 ini.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Quran bersama, hingga penampilan Qiroah dan Sari Tilawah oleh perwakilan mahasiswa.

Setelah proses seremonial pembukaan, materi “Cerdas Emosional dan Intelektual” oleh Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA dimulai.

Pematerian ini memiliki pokok bahasan, bahwasannya Allah SWT akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu.

Sehingga diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk dapat menghasilkan karya kreatif, inovatif dan solutif.

Selain itu, melalui kesempatan ini mahasiswa baru ITS diharapkan dapat memahami perannya sebagai khalifah fil Ardl, sebagaimana diterangkan kepemimpinan akan efektif dengan hadirnya ekselensi keilmuan pada bidang yang ditekuninya.

Selingan kegiatan pematerian

Materi kemudian dilanjutkan, pada topik spiritual yang dibawakan oleh Gus Ulil Abshar Abdalla sebagai pemateri.

Dalam sebuah kesempatan wawancara, Ketua Lakpesdam PBNU ini membagikan perasaaan suka citanya hadir dalam kegiatan PSB ITS 2023,

“Kegiatan seperti ini (PSB) tepat sekali untuk dilaksanakan di awal sebelum mahasiswa terjun ke dunia perkuliahan. Mengapa demikian? Karena pada dasarnya dimensi penting dalam mencetak seorang sarjana adalah karakter.

Memang dalam waktu satu-dua jam ini tidak mungkin kita memberikan seluruh pendidikan mengenai etika dan karakter. Pun sebagaimana pandangan muslim dan disampaikan oleh Al-ghazali, karakter merupakan hal yang lambat sekali untuk dipelajari.

Proses pembelajaran karakter memerlukan waktu, juga kontinuitas.”

Materi spiritual oleh Gus Ulil Abshar Abdalla.

Lantas dalam mempertahankan impact dari pematerian dua jam yang sebelumnya sudah berlangsung, beliau menyampaikan penting untuk adanya sebuah ekosistem pendidikan karakter.

Ekosistem ini tidak lain, hadir bersamaan dengan peran dosen sebagai pengajar juga teladan bagi mahasiswa.

Beliau melanjutkan,

“Selain peran seorang teladan, mahasiswa perlu banyak belajar, sejatinya proses menyerap ilmu tidak hanya ketika perkuliahan berlangsung. Mahasiswa perlu banyak memanfaatkan waktu hadir di kegiatan-kegiatan diskusi yang bermanfaat juga banyak membaca buku.

Hari ini saya banyak membagikan rekomendasi buku salah satunya adalah Sarinah, dan di bawah bendera revolusi, dengan harapan jika seluruhnya bercerita ada 100 mahasiswa yang penasaran, dan mungkin dari situ setidaknya terdapat 10 mahasiswa yang berhasil membaca serta menamatkan.

Besar harapan saya, mahasiswa baru ITS mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai beragama yang berdasar pada tasammuh (toleran), tawassuth (moderat), dan tawazzun (seimbang).”

Dokumentasi Sesi Wawancara (Gus Ulil Abshar Abdalla)

Berita Terkait