News

Tim “Manarul Ilmi Enjoyer” Raih Juara 2 Capture The Flag di National Cyber Week 2025

Rab, 28 Jan 2026
1:00 am
Berita
Share :
Oleh : agnes   |

Tim Manarul Ilmi Enjoyer saat penyerahan penghargaan Juara 2 Capture The Flag (CTF) pada ajang National Cyber Week 2025.

Surabaya, IT Journalistic — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), khususnya dari Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FT-EIC). Tim Manarul Ilmi Enjoyer berhasil meraih Juara 2 cabang Capture The Flag (CTF) dalam ajang National Cyber Week 2025 yang diselenggarakan oleh Cyber Security Bina Nusantara University.

Keberhasilan ini menunjukkan kompetensi mahasiswa ITS dalam bidang keamanan siber (cybersecurity) sekaligus menegaskan peran strategis FTEIC dalam mencetak talenta digital yang kompetitif di tingkat nasional.

Tim Manarul Ilmi Enjoyer merupakan tim lintas program studi di lingkungan FT-EIC ITS yang terdiri atas Umar Baharun dan Evandra Raditya Fauzan dari Departemeni Teknologi Informasi (IT) angkatan 2025, serta Daniel Dhaniswara dari Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) angkatan 2025. Kolaborasi lintas keilmuan ini menjadi kekuatan utama tim dalam menghadapi tantangan kompetisi CTF yang kompleks dan multidisipliner.

Umar Baharun menjelaskan bahwa pembentukan tim Manarul Ilmi Enjoyer bukanlah proses yang instan. Ketiganya telah saling mengenal sejak menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kerap bertemu dalam berbagai kompetisi CTF.

Anggota Tim Manarul Ilmi Enjoyer (kiri ke kanan): Evandra Raditya Fauzan, Daniel Dhaniswara, dan Umar Baharun.

“Sejak SMK kami sering bertemu di perlombaan CTF dan sudah saling mengenal. Kebetulan kami bertiga masuk ITS, akhirnya memutuskan untuk membentuk tim bersama,” ujar Umar. Kedekatan dan pengalaman tersebut membuat koordinasi tim berjalan lebih efektif selama mengikuti National Cyber Week 2025.

Ketertarikan Tim Manarul Ilmi Enjoyer terhadap bidang cybersecurity berawal dari karakter kompetisi CTF yang menantang logika, kreativitas, serta kemampuan problem solving. Menurut Umar, CTF menghadirkan pengalaman yang unik karena menuntut peserta untuk berpikir kritis dan adaptif.

“CTF itu seru, rasanya seperti menyelesaikan puzzle digital. Kita ditantang untuk berpikir logis dan menemukan solusi dengan berbagai pendekatan,” jelasnya.

Pada National Cyber Week 2025, kompetisi CTF menggunakan sistem Jeopardy, di mana peserta dihadapkan pada berbagai kategori soal, mulai dari cryptography, web security, forensics, reverse engineering, hingga binary exploitation (PWN).

Dari seluruh kategori yang dilombakan, binary exploitation (PWN) menjadi tantangan tersulit bagi tim. Meski demikian, strategi pembagian peran yang jelas memungkinkan Tim Manarul Ilmi Enjoyer bekerja secara efektif dan efisien.

“Pembagian peran langsung disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Web exploitation dikerjakan Evandra, cryptography dan forensics saya tangani, sementara reverse engineering dikerjakan Daniel,” ungkap Umar. Strategi ini memungkinkan pengerjaan soal secara paralel dan memaksimalkan kontribusi setiap anggota.

Tim Manarul Ilmi Enjoyer saat mengerjakan challenge CTF National Cyber Week 2025.

Latar belakang akademik di FTEIC ITS turut berperan penting dalam membentuk pola pikir tim selama kompetisi. Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) meningkatkan kesadaran terhadap aspek keamanan dalam pengembangan aplikasi, sementara Program Studi Teknologi Informasi (IT) memberikan pemahaman mendalam terkait jaringan dan sistem.

“Di RPL kami jadi lebih aware soal security dalam pengembangan aplikasi, sementara di IT dasar jaringan sangat kepakai saat CTF,” tambah Umar.

Sebagai penutup, Tim Manarul Ilmi Enjoyer membagikan tips bagi mahasiswa FTEIC maupun mahasiswa lainnya yang tertarik menekuni bidang keamanan siber dan mengikuti kompetisi CTF. Menurut mereka, kerja tim, konsistensi belajar, serta membaca write-up dari kompetisi sebelumnya sangat membantu dalam memperluas wawasan dan strategi penyelesaian soal. Selain itu, persiapan teknis juga menjadi faktor krusial. “Siapkan environment sejak awal, mulai dari tools, script, hingga kebutuhan teknis lainnya. Jangan sampai saat lomba baru melakukan setup,” pesan Umar.

Prestasi yang diraih Tim Manarul Ilmi Enjoyer diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa ITS, khususnya FTEIC, untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang cybersecurity serta berani berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Capaian ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan inovasi dan keamanan teknologi informasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan mendorong kolaborasi antarmahasiswa, institusi pendidikan, dan penyelenggara kompetisi dalam membangun ekosistem keamanan siber yang berkelanjutan.

=====================================================

Informasi ini disampaikan oleh:

Departemen Teknologi Informasi 

Website : its.ac.id/it 

Instagram : its_teknologi_informasi 

Youtube : Information Technology ITS

Latest News

  • Tim “Manarul Ilmi Enjoyer” Raih Juara 2 Capture The Flag di National Cyber Week 2025

    Tim Manarul Ilmi Enjoyer saat penyerahan penghargaan Juara 2 Capture The Flag (CTF) pada ajang National Cyber Week 2025.

    28 Jan 2026
  • Kerja Sama DJP dan ITS Dorong Pengembangan Teknologi AI

    Foto bersama perwakilan Direktorat Jenderal Pajak dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam kegiatan kerja sama pengembangan teknologi AI. Surabaya,

    23 Jan 2026
  • Departemen Teknologi Informasi ITS Gelar “Ini Lho ITS! 2026”: Perkenalkan Dunia Kampus kepada Siswa dan Masyarakat Umum

    Dokumentasi suasana kegiatan “Ini Lho ITS! 2026” yang diselenggarakan di Departemen Teknologi Informasi ITS, Tower 2. Kegiatan ini menjadi

    12 Jan 2026
Open chat
1
Halo👋 Ada yang bisa kami bantu?
Halo👋 Jam kerja kami:
Senin-Jum'at, 08:00 - 16:00