News

ISST 2017 DATANGKAN EMPAT PROFESOR SEKALIGUS

Kam, 03 Agu 2017
8:45 am
Berita Terkini
Share :
Oleh : aferananda

Ada yang berbeda dari The 3rd International Seminar on Science and Technology (ISST) 2017. Hajat tahunan Program Pascasarjana Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini hadirkan empat profesor ternama dari beberapa negara sekaligus.  Mengusung tema Green Science and Technology for Creative Research, seminar ini digelar di Grha Sepuluh Nopember, Kamis (3/8).

Keempat profesor tersebut adalah Toshio Hasegawa dari Saitama University Jepang, Prof Hadi Nur dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM),  Prof  Wei Nien Su asal National Taiwan University of Sciene and Technology (NTUST), dan Prof Mardi Santoso dari Departemen Kimia ITS sendiri.

Hasegawa merupakan pakar kimia organik. Dalam seminar, ia menjelaskan tentang analisa aroma dari bahan-bahan alami. Ia memberi penjelasan aroma dari material sederhana hingga kompleks. Selain ahli kimia organik, akademisi asal Jepang ini juga ahli dalam analisa aroma atau disebut fragrance chemistry.

Pemateri selanjutnya yaitu Hadi Nur. Ia membawakan materi tentang fungsi dari bahan. Ia juga membahas mengenai kanker tulang dan material penyembuhnya. Di awal presentasi, pria bertubuh tegap ini memberi gambaran tentang kampus tempatnya berbagi ilmu.

Begitu pula Wei Nien Su dan Mardi Santoso. Secara keseluruhan, pemateri membawakan penelitiannya yang berhubungan dengan lingkungan. Mengingat keadaan alam yang butuh dilestarikan dan kesesuaiannya dengan tema acara.

Prof Dr Ir Heru Setyawan M Eng yang membuka acara ini  memberi salam hangat bagi pemateri dan peserta ISST 2017. Seminar Internasional yang sudah berlangsung tiga tahun berturut-turut ini dihadiri civitas akademika dari berbagai penjuru. Tidak hanya dari Indonesia, kolega negara tetangga pun hadir.

“Dengan adanya seminar ini, teknologi dan penelitian diharap mampu berkembang sehingga menebar kebermanfaatan,” tutur Heru. ITS pun menyediakan banyak bidang serta memberikan fasilitas, utamanya dalam bidang kelautan sebagai ikon penelitian ITS. (nov/dza)

Latest News