Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi di kancah riset internasional. Sebanyak tujuh peneliti ITS direkomendasikan sebagai penerima pendanaan dalam program Penelitian Kemitraan ITS–University of Nottingham Malaysia (UNM) Tahun 2025.
Program kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring riset global dan mendorong inovasi lintas disiplin antara ITS dan UNM, terutama di bidang teknik, lingkungan, serta energi berkelanjutan.
Berdasarkan hasil seleksi proposal bersama antara ITS dan UNM, berikut daftar tujuh peneliti ITS yang direkomendasikan menerima pendanaan:
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS, Fadlilatul Taufany, S.T., Ph.D., menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti komitmen ITS dalam memperluas kerja sama riset internasional yang berdampak nyata. “Kolaborasi dengan UNM tidak hanya memperkuat kapasitas penelitian, tetapi juga membuka peluang pengembangan teknologi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan global,” ujarnya.
Daftar nama di atas merupakan hasil rekomendasi yang selanjutnya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor ITS. Melalui capaian ini, ITS mempertegas posisinya sebagai institusi riset unggulan yang aktif membangun sinergi global menuju riset berdampak dan berorientasi keberlanjutan.
Lampiran:
Sehubungan dengan telah selesainya proses seleksi proposal Program Penelitian JATIM MELAJU Tahun 2026, bersama ini kami sampaikan Daftar Rekomendasi
Menindaklanjuti surat Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Nomor B-3157/II.5/KS.02/4/2026 tanggal 22 April 2026 perihal Sosialisasi
Dalam rangka mendukung peningkatan partisipasi dosen dan peneliti ITS pada program pendanaan riset nasional, bersama ini kami sampaikan informasi
Menindaklanjuti surat Direktur Hilirisasi dan Kemitraan nomor 237/DST/C4/AL.04.01/2026 tanggal 20 April 2026 perihal Pemberitahuan Revisi Proposal dan RAB serta