Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi di kancah riset internasional. Sebanyak tujuh peneliti ITS direkomendasikan sebagai penerima pendanaan dalam program Penelitian Kemitraan ITS–University of Nottingham Malaysia (UNM) Tahun 2025.
Program kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring riset global dan mendorong inovasi lintas disiplin antara ITS dan UNM, terutama di bidang teknik, lingkungan, serta energi berkelanjutan.
Berdasarkan hasil seleksi proposal bersama antara ITS dan UNM, berikut daftar tujuh peneliti ITS yang direkomendasikan menerima pendanaan:
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS, Fadlilatul Taufany, S.T., Ph.D., menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti komitmen ITS dalam memperluas kerja sama riset internasional yang berdampak nyata. “Kolaborasi dengan UNM tidak hanya memperkuat kapasitas penelitian, tetapi juga membuka peluang pengembangan teknologi berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan global,” ujarnya.
Daftar nama di atas merupakan hasil rekomendasi yang selanjutnya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor ITS. Melalui capaian ini, ITS mempertegas posisinya sebagai institusi riset unggulan yang aktif membangun sinergi global menuju riset berdampak dan berorientasi keberlanjutan.
Lampiran:
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengundang pengusul untuk mengikuti Call for
🎯 Batas Waktu Pengunggahan Proposal: Kamis, 5 Februari 2026, Pukul 16.00 WIB Sehubungan dengan berakhirnya batas waktu awal pendaftaran
💡 Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif Internasional!📅 Batas Waktu: 31 Maret 2026, Pukul 17.00 WIB (UTC+7) 🚀 Tentang Programe-ASIA Joint
Menindaklanjuti surat nomor 0198/C3/AL.04/2026 tanggal 30 Januari 2026 perihal Pemberitahuan Revisi Proposal dan RAB Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat