Perancangan Arsitektur

Perancangan Arsitektur

Laboratorium Perancangan Arsitektur ITS berperan dalam mengembangkan perancangan berkelanjutan berbasis riset melalui sinergi antara kemajuan teknologi dan pengetahuan. Dengan komitmen untuk menghasilkan karya inovatif yang berakar kuat pada konteks lokal, laboratorium ini mengintegrasikan bidang perancangan arsitektur, komputasi, sistem struktur, dan praktik profesional.

Saat ini, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berfokus pada eksplorasi desain konstruksi, kajian perilaku lingkungan, penerapan design thinking, serta pemanfaatan teknologi komputasi dalam arsitektur. Melalui integrasi berbagai bidang tersebut, laboratorium berupaya menghasilkan solusi desain inovatif dengan menempatkan bangunan tidak sekadar sebagai struktur fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup penggunanya.

Roadmap Penelitian

Image

Laboratorium Perancangan Arsitektur mengembangkan roadmap penelitian 2024–2029 yang berfokus pada penguatan arsitektur kontekstual dan kontekstualisasi arsitektur sebagai dasar dalam menghasilkan desain arsitektur yang inovatif dan berakar pada konteks lokal.

Roadmap penelitian dikembangkan melalui lima bidang utama, yaitu:

  • Building Design and Construction – mencakup desain arsitektur, konstruksi, material lokal, struktur, serta adaptabilitas bangunan.
  • Architecture and Computation – mengembangkan pemanfaatan teknologi komputasi, Building Information Management, data-driven design, dan performative design dalam proses perancangan.
  • Professional Studies – mengkaji pengembangan bisnis arsitektur serta manajemen proyek dan konstruksi.
  • Environmental Behaviour and Cultural Studies – mengeksplorasi hubungan antara lingkungan, perilaku, kesehatan, inklusivitas, budaya, serta pengembangan dan regenerasi arsitektur tradisional.
  • Design Thinking and Methods – mengembangkan metode perancangan dan representasi arsitektur untuk mendukung proses desain yang sistematis dan inovatif.

Kelima bidang tersebut saling terintegrasi melalui pendekatan Architecture Contextual, Contextualizing Architecture, yang menghubungkan aspek desain, teknologi, lingkungan, budaya, metode, dan praktik profesional.

Melalui integrasi berbagai bidang penelitian tersebut, roadmap ini diarahkan untuk menghasilkan desain arsitektur yang inovatif, adaptif, dan berakar pada konteks lokal, dengan menempatkan konteks sebagai bagian penting dalam proses dan pengembangan desain arsitektur.

Kegiatan & Fasilitas Laboratorium

Dosen Laboratorium

No PhotosNamePositionSinta LinkScopus Link
1Johanes Krisdianto, S.T., M.THead of Laboratory
2Prof. Dr. Ir. V. Totok Noerwasito, M.T.Laboratory Members
3Irvansyah, S.T., M.TLaboratory Members
4Wawan Ardiyan Suryawan, S.T., M.TLaboratory Members
5Nurfahmi Muchlis, S.T., M.ArsLaboratory Members
6Endy Yudho Prasetyo, S.T., M.TLaboratory Members
7Dr. Defry Agatha Ardianta, S.T., M.TLaboratory Members
8Dr. Arina Hayati, S.T., M.TLaboratory Members
9Ar. Ir. Iwan Adi Indrawan, S.T., M.ArsLaboratory Members
10Fenty Ratna Indarti, S.T., M.ArchLaboratory Members
11Afifah Karimah, S.Ars., M.Ars., MScR.Laboratory Members