News

Darmawan: Tahun Ke 4 Abmas Pemanfaatan Potensi Lokal Limbah Air Kelapa Menjadi Pupuk Cair Berbasis Organik

Sen, 27 Jul 2020
8:42 am
abmas

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : Admin-TeknikKimia   |

2017

Ilmu bukanlah menara gading, yang seharusnya tidak sulit untuk dirasakan oleh masyarakat, melalui pelatihan atau kegiatan transfer knowledge, ataupun kegiatan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abmas) ini merupakan satu dari tiga kegiatan tri dharma perguruan tinggi, selain pendidikan/ pengajaran dan penelitian yang melekat bagi mereka yang berprofesi sebagai dosen. Hal itulah, yang melatarbelakangi kegiatan abmas, disamping kebutuhan akan pupuk organik untuk menjaga bahkan memperbaiki lahan yang sudah terdegradasi unsur/ mineral hara tanah serta meningkatkan kualitas hasil dengan produk organik. Kegiatan abmas ini sudah terjalin dengan Ponorogo sejak tahun 2017, dimana di tahun – tahun sebelumnya bekerjasama dengan Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, hanya tahun 2020 ini, ITS menggandeng langsung pelaku usaha yang menghasilkan limbah air kelapa. Tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tengah pandemi COVID-19, kita dilarang mengumpulkan massa. Meskipun demikian, kegiatan abmas diharapkan tetap bisa berjalan, penjelasan Ketua Tim Abmas ITS, Darmawan. Sosok asli Kertosari, Ponorogo sekaligus lulusan doktor dari Universitas Kumamoto – Jepang tersebut menambahkan, kegiatan ini bertujuan supaya para pelaku usaha bahkan petani bisa memanfaatkan limbah yang semula tidak ada nilai ekonomis menjadi hal yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah. Dengan demikian, sisi ekonomi dapat, faktor pencemaran lingkungan bisa dikurangi. Ery Wibowo sebagai pelaku usaha industri jenang, mengungkapkan kegembiraannya dalam kegiatan abmas tersebut. Sebuah bioreactor dan starter mikroba, bisa digunakan untuk memproduksi pupuk cair berbasis organik secara mandiri. Kegiatan ini diselenggarakan atas dukungan dari Departemen Teknik Kimia FTIRS ITS, DRPM ITS dengan disupport penuh oleh anggota lainnya, Sri Rachmania Juliastuti, Nuniek Hendrianie, Lailatul Qodariyah serta Annas Wiguno. Di akhir kunjungannya di Ponorogo, Darmawan yang juga mendapatkan gelar GelK (Groundwater Environmental Leader) saat studi S3 di Jepang, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bappeda Litbang Kab Ponorogo atas kerjasama yang telah terjalin sejak 2017 hingga 2019. Berharap, masyarakat Ponorogo bisa berdaya saing tinggi dengan terus berkarya memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki.

Contact person: rdarmawan@chem-eng.its.ac.id

2018

2020

2019

 

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.