ANALISA TRACER STUDY 2025 LULUSAN S1 TEKNIK KIMIA 2024
Program Studi S1 Teknik Kimia menjalankan sistem pendokumentasian capaian lulusan secara berkala melalui instrumen Tracer Study sebagai wujud nyata evaluasi output pendidikan dan ketercapaian Profil Profesional Mandiri (PPM). Rekam data lulusan tahun 2024 menunjukkan tingkat keterserapan yang tinggi di pasar kerja, dengan 81,9% alumni telah berstatus bekerja secara penuh waktu (full time) maupun paruh waktu (part time). Lulusan lainnya terdistribusi ke dalam lintasan pengembangan diri yang beragam, meliputi 11,0% melanjutkan studi dan 2,4% merintis jalur wirausaha atau startup. Sebagian kecil alumni tercatat sedang dalam tahap pencarian kerja (3,9%) atau belum memungkinkan untuk bekerja (0,8%).
Profil jabatan fungsional alumni di dunia kerja membuktikan keandalan kompetensi teknis yang diajarkan. Sebanyak 38 alumni menempati posisi strategis sebagai Engineer, menjadikannya peran profesional yang paling dominan. Kebutuhan industri terhadap lulusan juga terekam pada serapan posisi analitikal dan riset, dibuktikan dengan keberadaan 12 alumni sebagai Analyst, 7 alumni sebagai Researcher, serta 6 alumni yang menjabat sebagai Foreman. Distribusi peran ini menegaskan bahwa rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) program studi sangat relevan dengan spesifikasi tenaga ahli yang dicari oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Evaluasi terhadap kualitas kurikulum diukur melalui persepsi alumni mengenai tingkat relevansi bidang studi dengan pekerjaan aktual mereka. Mayoritas lulusan mengonfirmasi adanya keselarasan keilmuan yang diaplikasikan di lapangan, dengan rincian 33 responden menyatakan hubungannya Cukup Erat, 23 responden Sangat Erat, dan 22 responden menyatakan Erat. Meskipun terdapat sebagian kecil lulusan yang bekerja di luar bidang keteknikimiaan (11 responden menyatakan Tidak Sama Sekali), hal ini menunjukkan tingginya fleksibilitas adaptasi soft skills lulusan di berbagai sektor. Terkait penciptaan lapangan kerja secara mandiri, sistem perekaman mendokumentasikan bahwa 3,0% lulusan telah berhasil membangun dan memiliki usahanya sendiri.
ANALISA TRACER STUDY 2024 LULUSAN S1 TEKNIK KIMIA 2023
Program Studi S1 Teknik Kimia secara konsisten memantau ketercapaian Profil Profesional Mandiri (PPM) dan tingkat penyerapan lulusan melalui instrumen Tracer Study. Berdasarkan data evaluasi terhadap 203 responden lulusan tahun 2023, terekam tingkat employability yang sangat tinggi, di mana 83,7% (170 alumni) telah terserap di dunia kerja secara penuh waktu maupun paruh waktu. Selain itu, 10,8% (22 alumni) memilih untuk melanjutkan studi guna pendalaman keilmuan, dan 1,5% (3 alumni) menetapkan karirnya dengan merintis wirausaha atau startup. Hanya sebagian kecil lulusan, yakni sebesar 3,9% (8 alumni), yang masih dalam tahap pencarian kerja, menunjukkan tingginya daya saing lulusan di pasar tenaga kerja.
Keberhasilan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dalam membekali kompetensi teknis dibuktikan oleh profil jabatan fungsional lulusan di industri. Profesi Engineer mendominasi dengan serapan sebanyak 63 alumni, yang secara langsung menegaskan keselarasan antara kompetensi utama yang ditargetkan program studi dengan kebutuhan nyata lapangan. Posisi strategis lainnya juga diisi dengan baik oleh alumni, seperti Analyst (7 alumni) dan Researcher (5 alumni), melengkapi distribusi alumni di bidang umum lainnya (26 alumni). Tingginya relevansi pendidikan ini sejalan dengan persepsi alumni yang menilai bahwa pekerjaan mereka memiliki korelasi keilmuan yang kuat dengan bidang teknik kimia, di mana 67 alumni menyatakan kesesuaiannya Cukup Erat, 47 alumni menyatakan Erat, dan 42 alumni menyatakan Sangat Erat.
Di samping pemenuhan kebutuhan tenaga kerja profesional, program studi juga mencatat kontribusi lulusan dalam penciptaan kemandirian ekonomi. Data spesifik mengenai wirausaha menunjukkan bahwa terdapat 7 alumni (5,2%) yang telah berhasil membangun dan memiliki usahanya sendiri. Seluruh rekam jejak lulusan yang mencakup status keterserapan, profil pekerjaan, relevansi bidang studi, dan tren kewirausahaan ini didokumentasikan dengan tertib. Rangkuman evaluasi output ini kemudian dijadikan landasan empiris dalam rapat tinjauan manajemen untuk menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL), sehingga perbaikan mutu pembelajaran dan penyesuaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
ANALISA TRACER STUDY 2023 LULUSAN S1 TEKNIK KIMIA 2022
Evaluasi Tracer Study terhadap 155 responden lulusan Program Studi S1 Teknik Kimia angkatan 2022 menunjukkan daya serap lulusan yang sangat mengesankan di berbagai sektor. Sebagian besar alumni, yakni sebanyak 125 orang (80,6%), telah berstatus bekerja secara penuh waktu maupun paruh waktu. Sebanyak 15 alumni (9,7%) mendedikasikan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sementara sebagian kecil lainnya berstatus sedang mencari kerja (8 alumni atau 5,2%) dan belum memungkinkan untuk bekerja (1 alumni atau 0,6%). Hal ini mengonfirmasi bahwa ekosistem pendidikan yang diterapkan mampu membekali mahasiswa dengan kesiapan karir yang kompetitif segera setelah mereka menyelesaikan studinya.
Kesesuaian antara Profil Profesional Mandiri (PPM) dengan kebutuhan aktual dunia kerja tercermin jelas dari variasi posisi fungsional dan tingkat relevansi bidang studi. Berdasarkan data yang dilaporkan, 62 alumni dipercaya untuk menempati posisi Staff, diikuti oleh jenjang karir yang lebih strategis seperti Supervisor (10 alumni), Asisten Manajer (4 alumni), serta program Management Trainee (4 alumni). Pengakuan industri terhadap kompetensi ini berbanding lurus dengan persepsi alumni mengenai relevansi ilmu keteknikimiaan yang mereka aplikasikan. Mayoritas lulusan mengonfirmasi tingginya keselarasan tersebut, dengan rincian 46 alumni menyatakan hubungannya Sangat Erat, 33 alumni menyatakan Cukup Erat, dan 25 alumni menyatakan Erat.
Di samping pencapaian karir profesional di perusahaan, program studi juga merekam adanya semangat kemandirian dan inovasi melalui jalur wirausaha. Data menunjukkan bahwa terdapat 7 alumni (6,9%) yang telah sukses membangun dan mengelola usahanya sendiri. Pengumpulan output secara berkala ini menjadi bukti otentik dari sistem penjaminan mutu yang terdokumentasi dengan baik. Keseluruhan data, mulai dari serapan karir, kesesuaian jabatan, hingga persentase wirausaha, secara konsisten dianalisis dan dijadikan rujukan utama dalam mengeksekusi Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan bahwa Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) tetap relevan dan berdaya saing tinggi.