Akademik
Tiga acara Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM) yang terdiri dari Acara Seminar Nasional Teknik Kimia Indonesia (SNTKI), 1st International Symposium of Indonesian Chemical Engineering (ISIChem) dan Musyawarah Nasional (MUNAS) telah berlangsung dengan sukses pada 4-5 Oktober di Padang. Hal ini tidak lepas dari kepanitiaan hasil kolaborasi antara dosen-mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Bung Hatta (UBH). Selain itu, kesuksesan tak lepas dari antusisme peserta seminar dan MUNAS APTEKIM 2018 yang berasal dari pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Juwari Poerwo Sutikno, ST., M.Eng., PhD, selaku ketua APTEKIM kepengurusan 2013-2015, yang juga sebagai Kepala Departemen Teknik Kimia ITS, bersyukur atas suksesnya acara APTEKIM 2018. Kedepannya semoga acara APTEKIM semakin mempererat persatuan antar Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia, dan bisa memberikan kontribusi positif pada bangsa.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan wisata di Kawasan Pulau Mandeh dan Bukittinggi pada Sabtu, 6 Oktober 2018. Sekitar 40 peserta mengikuti wisata ke Pulau Mandeh, arah selatan keluar dari Kota Padang. Sementara sekitar 60 peserta wisata memilih berwisata budaya ke kota Bukittinggi, sebelah utara keluar kota Padang. Salah satu panitia mengungkapkan, sebenarnya banyak sekali peserta yang ingin mengikuti wisata, namun karena kuota bus terbatas, sehingga terpaksa panitia memprioritaskan peserta yang mendaftar lebih awal. Kawasan Pulau Mandeh sendiri terdapat banyak pulau pulau kecil yang indah. Setelah perjalanan sekitar 2 jam dari Kota Padang, dan dilanjutkan perjalanan naik perahu, peserta wisata sampai ke pulau pertama tujuan wisata, yaitu Pulau Kapo-Kapo. Wisata pantai dan hutan bakau Pulau Kapo-Kapo memanjakan peserta wisata Seminar dan MUNAS APTEKIM 2018.


Pulau kedua yang dikunjungi adalah Pulau Setan. Di pulau ini, peserta Wisata APTEKIM 2018 menikmati pantai yang bersih dan indah serta bermain banana boat dan jet ski

Selanjutknya peserta wisata dimanjakan dengan indahnya terumbu karang dan ikan-ikan di Kawasan Pulau Mandeh. Peserta banyak yang ikut berenang dan menyelam/snorkeling

Rangkaian wisata APTEKIM di Pulau Mandeh berlanjut dengan loncat ke Laut dari ketinggian

Tidak sampai sampai disana, peserta Wisata APTEKIM kemudian menuju ke Kawasan Sungai Gemuruh untuk mandi air sungai dan mengganti pakaian yang basah seusai menyelam.

Wisata yang tidak kalah menariknya adalah di Wisata Budaya Bukittinggi, sebelah utara keluar kota Padang. Para peserta Wisata APTEKIM disuguhkan dengan wisata Istana Basa Pagaruyuang, Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, Jam Gadang dan tentunya belanja kain, souvenir dan jajanan khas Bukittinggi.







Alhamdulillah, lanjutan acara Seminar Nasional Teknik Kimia (SNTKI), 1st International Symposium of Indonesian Chemical Engineering (ISIChem) dan Musyawarah Nasional (MUNAS) berupa wisata di Kawasan Pulau Mandeh dan Wisata Budaya di Bukittinggi berjalan lancar dan menyenangkan. Panitia acara APTEKIM 2018 mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan antusiasme peserta yang sangat tinggi. Semoga APTEKIM semakin bisa mempersatukan Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia.