SAMBUTAN KEPALA PROGRAM STUDI TEKNIK LEPAS PANTAI ITS
(Masa Jabatan Tahun 2025-2029)
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, Salam sejahtera bagi kita semua.
Segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, Program Studi Teknik Lepas Pantai di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi didirikan pada tahun 2021. Kehadiran prodi ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran ITS sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi maritim yang unggul dan visioner. Wujud komitmen ITS dalam menjawab tantangan dan kebutuhan bangsa di sektor kemaritiman dan energi kelautan.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, dengan garis pantai terpanjang kedua dan kekayaan laut yang luar biasa. Namun, untuk dapat mengelola dan memanfaatkan potensi kelautan tersebut secara optimal dan berkelanjutan, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan berwawasan global. Inilah salah satu yang melatarbelakangi lahirnya Prodi Teknik Lepas Pantai — sebagai respon strategis terhadap kebutuhan bangsa akan insinyur yang mampu merancang dan merekayasa struktur serta sistem lepas pantai secara aman, efisien, dan berdaya saing tinggi. Didirikan di tengah dinamika industri global dan potensi besar sumber daya laut Indonesia, Prodi Teknik Lepas Pantai hadir untuk membentuk sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi dalam perencanaan, perancangan, dan pengelolaan struktur dan sistem kelautan secara berkelanjutan dan inovatif.
Dengan fokus pada bidang-bidang seperti desain anjungan migas, sistem energi laut terbarukan, struktur apung, serta teknologi monitoring dan keselamatan laut, kami membekali mahasiswa tidak hanya dengan fondasi teori dan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk calon-calon insinyur dengan etika dan integritas tinggi, semangat kepeloporan dan kepekaan terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Kami berkomitmen menjadikan program studi ini sebagai pusat keunggulan (center of excellence) di bidang offshore engineering, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Tentu, hal ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan dan kolaborasi erat antara sivitas akademika, mitra industri, pemerintah, serta masyarakat luas.
Kami percaya bahwa prodi ini bukan hanya menjadi wadah pembelajaran, tetapi juga pusat pengembangan teknologi dan solusi nyata bagi tantangan pembangunan infrastruktur laut di Indonesia—dari anjungan migas, struktur pembangkit energi terbarukan, hingga sistem lepas pantai lain yang terkait di masa depan. Semoga dengan sinergi antara dosen, mahasiswa, industri, dan pemangku kepentingan, Prodi Teknik Lepas Pantai ITS dapat menjadi pionir dan rujukan nasional dalam pengembangan bidang offshore engineering. Akhir kata, mari bersama-sama kita bangun Prodi Teknik Lepas Pantai ITS menjadi lumbung inovasi maritim Indonesia dan motor penggerak kemajuan bangsa di sektor kelautan. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan dan meridhoi setiap Upaya kita.
Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Surabaya, 21 Juni 2025
Kaprodi Teknik Lepas Pantai
Dr. Eng. Ir. Rudi Walujo Prastianto, S.T., M.T.
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, Salam sejahtera bagi kita semua,
Yang saya banggakan, mahasiswa baru Program Studi Teknik Lepas Pantai Angkatan 2025. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena hanya atas rahmat dan karunia-Nya, pada kesempatan berbahagia ini kami dapat menyambut keluarga baru dengan gembira, Anda semua mahasiswa baru Teknik Lepas Pantai ITS angkatan 2025. Anda patut mensyukuri nikmat besar ini, yang harus diwujudkan dalam belajar dengan semangat tinggi dan kerja keras untuk kesuksesan Anda semua kelak.
Hari ini adalah langkah awal perjalanan akademik Anda di salah satu program studi yang sangat strategis bagi masa depan Indonesia. Teknik Lepas Pantai bukan hanya berbicara tentang struktur di tengah laut, tetapi juga tentang kedaulatan energi, inovasi teknologi kelautan, serta kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di negeri maritim ini.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, dengan potensi sumber daya laut yang melimpah; mulai dari minyak dan gas bumi, energi terbarukan laut seperti offshore wind dan wave energy, hingga peluang besar di sektor infrastruktur maritim lepas pantai. Semua itu memerlukan sumber daya manusia unggul: insinyur lepas pantai yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi global. Di sinilah peran Anda kelak.
Selama menempuh studi di Prodi Teknik Lepas Pantai ITS, Anda akan belajar tidak hanya teori dan perhitungan, tetapi juga keterampilan praktis melalui praktikum, proyek desain, simulasi struktur & hidrodinamika, hingga terlibat dalam kolaborasi riset dengan industri dan lembaga internasional. Kami mendorong Anda untuk aktif berinovasi, mengembangkan diri, dan membangun jejaring profesional sejak dini. Saya ingin menegaskan, keberhasilan Anda di sini tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga karakter, etos kerja, dan kemampuan bekerja dalam tim lintas disiplin. Di dunia lepas pantai, kerja sama (teamwork) adalah kunci, karena setiap proyek adalah hasil kolaborasi banyak pihak; mulai dari perancang struktur, ahli hidrodinamika, teknisi instalasi, hingga regulator.
Akhir kata, saya mengajak seluruh mahasiswa baru angkatan 2025 untuk: 1. Belajar dengan semangat, jangan takut menghadapi tantangan. 2. Terbuka terhadap inovasi, ikuti perkembangan teknologi dan riset terbaru. 3. Menjaga integritas, baik di lingkungan akademik maupun di kehidupan sehari-hari. Selamat datang di keluarga besar Program Studi Teknik Lepas Pantai ITS. Semoga perjalanan Anda di sini menjadi fondasi kokoh untuk berlayar menuju masa depan yang gemilang, membawa nama baik almamater, dan memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia. Semoga segala daya-upaya kita senantiasa diterima sebagai ibadah dan diridhoi Allah SWT, aamiin.
Sekian yang dapat saya sampaikan.
Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Salam Teknik Lepas Pantai!
Surabaya, 11 Agustus 2025
Dr. Eng. Ir. Rudi W. Prastianto, S.T., M.T, IPU. Kepala Program Studi Teknik Lepas Pantai, Departemen Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya
PIDATO TAHUN BARU 2026
Prospek Teknik Lepas Pantai (TLP) Indonesia
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Memasuki tahun baru 2026, kita berdiri di sebuah persimpangan penting bagi masa depan bangsa maritim Indonesia. Negeri ini bukan sekadar negara kepulauan, tetapi sebuah bangsa bahari dengan lebih dari dua pertiga wilayahnya berupa laut. Di sanalah tersimpan tantangan sekaligus harapan besar—dan di sanalah peran teknik lepas pantai menjadi semakin strategis.
Bidang teknik lepas pantai hari ini tidak lagi semata-mata identik dengan eksploitasi migas. Tahun 2026 menandai pergeseran paradigma: dari resource-driven engineering menuju sustainability-driven engineering. Anjungan migas tua memasuki fase life extension, reuse, dan decommissioning; sementara energi baru terbarukan seperti offshore wind, ocean current, dan floating solar mulai membuka cakrawala baru. Indonesia, dengan kondisi geologi aktif, perairan dalam, dan multi-hazard—gempa, tsunami, gelombang ekstrem—menjadi laboratorium alam yang sangat berharga. Ini bukan kelemahan, melainkan peluang. Dunia membutuhkan insinyur lepas pantai yang mampu merancang struktur tangguh, adaptif, dan berbasis risiko. Indonesia memiliki konteks nyata untuk melahirkan keunggulan itu.
Tahun 2026 juga menuntut transformasi cara kita mendidik dan menyiapkan insan teknik lepas pantai. Tidak cukup hanya kuat secara teoritis dan deterministik. Insinyur masa depan harus menguasai: Risk-based & reliability engineering, Digitalisasi dan data-driven analysis, Multi-hazard assessment, serta memiliki etik, tanggung jawab sosial, dan kesadaran lingkungan. Di sinilah perguruan tinggi, industri, dan pemerintah harus berjalan seiring. Kampus bukan hanya pusat pengajaran, tetapi pusat problem solving nasional. Industri bukan sekadar pengguna lulusan, tetapi mitra pengembangan keilmuan. Dan negara harus hadir sebagai penentu arah besar kebijakan maritim dan lepas pantai.
Para mahasiswa TLP yang saya banggakan,
Sebagaimana bangunan lepas pantai yang terus berdiri meski dihantam ombak dan arus, bidang teknik lepas pantai Indonesia pun harus kokoh menghadapi perubahan global. Bukan dengan menolak perubahan, tetapi dengan merancang dan menyiapkan diri agar adaptif, berdaulat, dan bermartabat.
Kita optimis, namun tetap rendah hati. Kita berambisi, namun tetap beretika. Kita maju dengan ilmu, tetapi tetap berlandaskan nilai-nilai Agama. Dengan ridho Allah SWT, semoga tahun 2026 menjadi tahun penguatan peran teknik lepas pantai Indonesia—bukan hanya untuk penyiapan SDM pembangunan ekonomi, tetapi juga membangun cara berpikir (mindset) bangsa maritim untuk kelestarian laut, dan keberlanjutan bangsa.
Selamat menyongsong tahun baru 2026.
Semoga langkah kita lebih terarah, karya kita lebih bermakna, dan pengabdian kita membawa keberkahan
Salam sejahtera bagi kita semua
Visi Program Studi:
menjadikan Program Studi Teknik Lepas Pantai FTK ITS sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi dibidang rekayasa teknik Lepas Pantai dan Laut Dalam yang bereputasi Internasional, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Misi Program Studi:
Brosur Prodi Teknik Lepas Pantai
Kurikulum 2023 Prodi Sarjana (S1) Teknik Lepas Pantai
Preview:
Download
Mata Kuliah Capstone Design Program Studi Teknik Lepas Pantai
Mata Kuliah Tugas Akhir (TA)/ Skripsi Program Studi Teknik Lepas Pantai
Jawab: Program Studi Teknik Lepas Pantai adalah bidang ilmu teknik yang mempelajari perencanaan, desain, analisis, konstruksi, operasi, dan evaluasi bangunan serta sistem teknik yang beroperasi di laut, seperti anjungan lepas pantai, struktur terapung, sistem subsea, dan infrastruktur kelautan.
Jawab :
Teknik Lepas Pantai ITS dikembangkan dalam konteks Indonesia sebagai negara kepulauan bahari, dengan fokus pada:
Prodi ini tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga cara berpikir rekayasa bahari.
Jawab: Secara ringkas:
Teknik Lepas Pantai lebih menekankan struktur, kekuatan, risiko, dan sistem offshore.
Jawab: Mata kuliah inti meliputi:
Disertai praktikum, proyek desain (capstone design course), dan studi kasus nyata.
Jawab: Tidak. Selain migas, lulusan Teknik Lepas Pantai ITS juga relevan untuk:
Keilmuannya bersifat lintas sektor kelautan.
Jawab: Lulusan diharapkan mampu:
Jawab:
Pendekatan pembelajaran meliputi:
Mahasiswa dilatih memahami sistem, bukan sekadar mengoperasikan perangkat lunak.
Jawab: Ya. Mahasiswa diperkenalkan pada perangkat lunak analisis struktur dan hidrodinamika. Namun penekanannya adalah pemahaman prinsip fisik dan rekayasa, bukan sekadar hasil numerik.
Jawab: Lulusan dapat berkarier sebagai:
Jawab: Ya. Lulusan memiliki landasan kuat untuk melanjutkan studi:
Baik di dalam maupun luar negeri.
Jawab: Sangat relevan. Prodi ini secara langsung mendukung:
Jawab: Calon mahasiswa yang:
Jawab: Sebaliknya, lulusan Teknik Lepas Pantai memiliki keahlian spesifik yang langka, sehingga dibutuhkan di sektor strategis nasional maupun global.
Jawab: Ya. Kurikulum diarahkan agar adaptif terhadap:
Jawab: Teknik Lepas Pantai ITS bukan sekadar mempelajari bangunan di laut, tetapi mendidik insinyur yang memahami laut sebagai sistem, risiko sebagai realitas, dan rekayasa sebagai tanggung jawab.
Download FAQ