News

Berbagi Ilmu di Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin Makassar

Wed, 14 Nov 2018
2:50 PM
News
Share :
Oleh : Admin-Teknik Kelautan   |

Ketekunannya mendalami bidang Teknik Pantai, penelitian dan penyelenggaraan Seminar Internasional Tahunan ISOCEEN di Departemen Teknik Kelautan FTK ITS telah mengantarkannya menjadi invited speaker pada Kuliah Umum dan Pelatihan di Departemen Teknik Kelautan – Fakultas Teknik – Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar.

Atas undangan Kadep Teknik Kelautan UNHAS, dosen Teknik Kelautan ITS Suntoyo, ST., M.Eng., Ph.D berkesempatan memberikan Kuliah Umum di hadapan civitas akademika Teknik Kelautan – Fakultas Teknik – UNHAS, Makassar. Acara yang berlangsung Kamis, 12 April 2018 itu memaparkan salah satu topik dalam bidang Teknik Pantai yang sangat implementatif di lapangan yaitu “Persoalan Proses Pantai, Sedimentasi dan Pengerukan terhadap Infrastruktur Kelautan di Indonesia”. Kuliah umum yang diselenggarakan di Lecture Theatre ini dihadiri tidak kurang dari 150 orang baik mahasiswa maupun dosen Departemen Teknik Kelautan UNHAS. Setelah paparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab/diskusi yang berjalan dengan semarak dan disambut dengan antusias oleh para peserta. “Banyak persoalan aplikatif mengemuka dalam diskusi,” tutur lulusan Doktoral dari Univ. Tohoku Jepang ini.

 

  

Suasana Kuliah Umum yang dihadiri oleh civitas akademika Departemen Teknik Kelautan UNHAS Makassar

Keesokan harinya, Jumat 13 April 2018, acara dilanjutkan dengan “Pelatihan Strategi Penyusunan Proposal Riset, Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi dan Penyelenggaraan Seminar Internasional Terindeks” yang diikuti oleh dosen-dosen Departemen Teknik Kelautan UNHAS. Untuk mendapatkan pendanaan penelitian dari Ristekdikti misalnya, diperlukan kualitas proposal yang bermutu. Hal ini dapat dicapai dengan pemahaman yang benar tentang proposal riset itu ditambah jam terbang yang memadai. Artinya pendanaan penelitian level nasional/internasional kemungkinan besar bisa didapatkan jika sudah memiliki rekam jejak penelitian skala di bawahnya.
Dengan kebijakan saat ini di lingkup Ristekdikti, publikasi ilmiah dosen akan mendapat nilai terbesar jika masuk dalam kategori jurnal bereputasi. Pada dasarnya, jurnal bereputasi bisa ditembus dengan dua kondisi yaitu substansi materi makalahnya (yang diperoleh dari mutu riset yang baik) serta tata tulis yang baik dan standar

                                            Pelatihan untuk dosen-dosen Departemen Teknik Kelautan UNHAS

Dalam paparannya tentang Seminar Nasional Terindeks, dikatakan, “Bahwasanya maraknya penyelenggaraan event Seminar Internasional oleh banyak prodi di Perguruan Tinggi saat ini jangan dimaknai sebagai persaingan dalam konotasi negatif, namun untuk sinergitas satu sama lain demi kemajuan bidang ilmu terkait,” jelas doktor Teknik Kelautan ITS dengan H-index Scopus 4 ini. “Kunci keberlanjutan penyelenggaraan Seminar Internasional adalah tim yang solid dan berdedikasi tinggi serta jaringan internasional yang cukup,” tambah dosen asal Cepu ini.

Acara diakhiri dengan pemberian cindera mata oleh dosen senior DTK-UNHAS, Ir. Juswan, MT yang gelar Magisternya ditempuh di Program Studi Pascasarjana Teknologi Kelautan-FTK-ITS ini, kepada pemateri Suntoyo, Ph.D. [@erwepe_DTK-ITS_2018].

Latest News

  • Basic Media Schooling 2021

    DTK NEWS – Basic Media Schooling 2021 HIMATEKLA FTK ITS (BMS 2021 HIMATEKLA FTK ITS) hadir dengan tema “Ultimate

    14 Jun 2021
  • Webinar Oceano 2021 Oil dan Gas

    Pada Sabtu, 5 Juni 2021 bertempat di Ruang Sidang Laboratorium Departemen Teknik Kelautan. Panitia OCEANO 2021 menyelenggarakan Webinar OCEANO

    13 Jun 2021
  • Webinar Kewirausahaan “Be A Young Entrepreneur”

    DTK NEWS – Webinar Kewirausahaan dengan tema “Be A Young Entrepreneur” diselenggarakan oleh Tim Kewirausahaan Himpunan Mahasiswa Teknik Kelautan

    10 Jun 2021