News

7 Alasan Kenapa Kamu Harus Masuk Teknik Industri ITS

Sab, 21 Feb 2026
3:53 pm
Berita Mansys

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : bagus.n@its.ac.id   |

7 Alasan Kenapa Kamu Harus Masuk Teknik Industri ITS

 

Memilih jurusan kuliah bukan hanya soal minat, tapi juga tentang peluang masa depan. Buat kamu yang ingin jurusan fleksibel, relevan dengan industri, dan punya banyak opsi karier, Teknik Industri ITS sering jadi salah satu pilihan paling strategis.

Jurusan ini dikenal sebagai perpaduan antara engineering, sistem, data, dan bisnis dalam satu paket. Tidak heran kalau Teknik Industri ITS selalu jadi incaran siswa yang ingin punya jalur karier luas setelah lulus.

1. Akreditasi Unggul dan Standar Internasional

Teknik Industri ITS berada di bawah Departemen Teknik Sistem dan Industri dan memiliki akreditasi Unggul dari LAM Teknik, yang menunjukkan kualitas pendidikan terbaik di tingkat nasional [1]. Selain itu, program ini juga memiliki pengakuan internasional seperti ABET dan AUN-QA yang menandakan bahwa kurikulum dan capaian lulusan telah memenuhi standar global [2]. Akreditasi internasional ini penting karena mempermudah pengakuan akademik di luar negeri serta meningkatkan daya saing lulusan di perusahaan multinasional.

2. Belajar di 5 Laboratorium dengan Fokus Berbeda

Keunggulan utama Teknik Industri ITS adalah pendekatan multi disiplin melalui lima laboratorium utama. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi memahami industri dari berbagai perspektif sistem.

Laboratorium Sistem Manufaktur berfokus pada perancangan dan optimasi sistem produksi secara menyeluruh. Mahasiswa mempelajari lean manufacturing, Toyota Production System, otomasi industri, serta integrasi manusia dan mesin dalam satu sistem produksi. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami bagaimana meningkatkan efisiensi, mengurangi pemborosan, serta merancang sistem manufaktur modern berbasis Industry 4.0.

Laboratorium Logistics and Supply Chain Management (LSCM) membahas bagaimana aliran barang dan informasi dikelola dari hulu ke hilir. Mahasiswa mempelajari distribusi, manajemen gudang, transportasi, perencanaan permintaan, serta optimasi jaringan supply chain. Bidang ini sangat relevan karena rantai pasok menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan global.

Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja (EPSK) berfokus pada interaksi manusia dan sistem kerja. Mahasiswa mempelajari biomekanika, analisis postur kerja, desain workstation, serta human factors engineering. Tujuannya adalah menciptakan sistem kerja yang tidak hanya efisien, tetapi juga aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi manusia di dalamnya.

Laboratorium Perancangan Sistem Manajemen Industri (PSMI) menitikberatkan pada desain sistem organisasi dan proses bisnis. Mahasiswa belajar pemodelan proses bisnis, rekayasa sistem organisasi, manajemen operasi, hingga transformasi industri. Lab ini membentuk kemampuan mahasiswa dalam melihat industri dari sudut pandang strategis dan manajerial.

Laboratorium Quantitative Modeling and Industrial Policy Analysis (Q-MIPA) berfokus pada pendekatan kuantitatif dalam pengambilan keputusan industri. Mahasiswa mempelajari optimasi, simulasi, system dynamics, serta analisis kebijakan berbasis data. Bidang ini sangat relevan bagi mahasiswa yang tertarik pada data analytics, consulting, maupun perencanaan industri berbasis model matematis.

Pendekatan multi laboratorium ini membuat lulusan Teknik Industri ITS memiliki perspektif sistem yang kuat dan tidak terkotak dalam satu bidang sempit [1].

3. Alumni Tersebar di Perusahaan Top

Kualitas jurusan juga terlihat dari jejak alumninya. Alumni Teknik Industri ITS banyak berkarier di perusahaan nasional dan multinasional, mulai dari FMCG, consulting, teknologi, hingga manufaktur. Berdasarkan profil alumni yang dapat ditemukan di platform profesional dan publikasi institusi, lulusan Teknik Industri ITS bekerja di perusahaan seperti Unilever, Astra International, Deloitte, Accenture, hingga perusahaan teknologi seperti Shopee dan Tokopedia [3]. Selain itu, tidak sedikit alumni yang memilih jalur entrepreneur dan membangun startup sendiri, menunjukkan fleksibilitas karier lulusan Teknik Industri.

4. Perpaduan Teknik dan Bisnis yang Seimbang

Teknik Industri sering disebut sebagai jembatan antara dunia teknik dan bisnis. Di ITS, mahasiswa tidak hanya belajar optimasi sistem dan analisis proses, tetapi juga memahami manajemen operasi, supply chain strategy, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Kombinasi ini membuat lulusan mampu memahami aspek teknis sekaligus nilai bisnis, sehingga banyak yang masuk jalur management trainee, consultant, maupun strategic planner di perusahaan besar [2].

5. Ekosistem ITS yang Kompetitif dan Berkembang

ITS dikenal sebagai salah satu kampus teknologi terbaik di Indonesia dengan ekosistem akademik yang kuat. Mahasiswa Teknik Industri terbiasa mengikuti kompetisi nasional dan internasional, proyek riset, serta kolaborasi industri sejak dini. Lingkungan yang kompetitif ini mendorong mahasiswa berkembang lebih cepat dalam kemampuan teknis, kepemimpinan, dan problem solving [1].

6. Peluang Global yang Terbuka Lebar

Dengan jaringan internasional ITS yang luas, mahasiswa memiliki peluang mengikuti program exchange, double degree, hingga studi lanjut ke luar negeri. Kurikulum berstandar internasional serta pengakuan akreditasi global membantu meningkatkan mobilitas akademik dan karier lulusan di level internasional [2].

7. Jurusan Fleksibel dan Future-Proof

Di tengah dunia kerja yang terus berubah, jurusan yang fleksibel menjadi semakin penting. Teknik Industri ITS membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir sistem, analisis data, problem solving, dan pengambilan keputusan. Skill ini tetap relevan di berbagai era industri, mulai dari manufaktur hingga teknologi digital. Fleksibilitas inilah yang membuat Teknik Industri sering disebut sebagai salah satu jurusan paling future-proof di rumpun teknik [3].

Memilih jurusan adalah tentang memilih ruang bertumbuh. Teknik Industri ITS menawarkan kombinasi kuat antara reputasi akademik, keluasan ilmu, dan peluang karier yang terbuka lebar. Jika kamu mencari jurusan yang tidak hanya relevan hari ini tetapi juga siap menghadapi masa depan, Teknik Industri ITS adalah pilihan yang layak dipertimbangkan.

Referensi

[1] Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS, Profil dan Akreditasi Resmi, situs ITS.
[2] Informasi akreditasi internasional program ITS dan pengakuan ABET/AUN-QA dari publikasi pendidikan tinggi.
[3] Ringkasan profil alumni Teknik Industri ITS berdasarkan platform profesional dan publikasi institusi.

Penulis: Muhammad Hilmy Hidayatullah

Penyunting: Brian Arga Prasidio Putra

Cek berita selengkapnya di sosial media kami:

Website: https://www.its.ac.id/tindustri/laboratorium-sistem-manufaktur/
Instagram: @sismanity
Linkedin: https://www.linkedin.com/company/manufacturing-systems-laboratory-dtsi-its/
Youtube: SISMANITY ITS

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.