News

Webinar “Sejarah Industri Minyak dan Gas Bumi Indonesia”

Sen, 12 Feb 2024
2:17 pm
Informasi
Share :
Oleh : Admin-Teknik Geofisika   |

Perjalanan eksplorasi, eksploitasi dan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia sudah sangat lama, dan mungkin sudah dilakukan leluhur kita beberapa abad yang lalu. Penelusuran jejak pemanfaatan minyak dan gas bumi dari manuskrip kuno, prasasti atau toponimi akan menjadi bahan menarik dan penting karena memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan.

Harapannya jejak jejak industri migas di masa lalu bisa dipakai sebagai dasar penetapan suatu benda, struktur, atau bangunan menjadi cagar budaya karena memenuhi syarat usia 50 tahun. Lebih jauh bisa menjadi warisan cagar budaya yang mempunyai nilai arsitektur, nilai sejarah, nilai ilmu pengetahuan, dan nilai sosial budaya.

Teknik Geofisika ITS  menyelenggarakan Webinar “Sejarah Industri Minyak dan Gas Bumi Indonesia”, dengan mengundang pakar:

Keynote Speaker:

  • Drs. A. H. Thony, M.Si (Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya)
  • Erlangga Septama, Ph.D (Pertamina URTI)

Narasumber:

  • Agung Widyanjaya (Begandring Soerabaia)
  • David Ontosari (Pertamina Hulu Rokan)
  • dr. Sudi Harjanto (Ketua Komunitas Sidoarjo Masa Kuno)

Sebagai moderator:

  • Ir. Nita Ariyanti, M.Eng (Pengda IAGI Jatim)

Sebagai penanggap:

  • Agustin Ariani (Filolog & Peneliti Independen)
  • Dr. Andang Bachtiar (Geolog Independen)

yang akan dilaksanakan pada :

Materi dapat diakses melalui link berikut ini:

 

 

 

Latest News

  • ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter”

    IKA TG-ITS Present: ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter” What happens after graduation? The

    11 Sep 2026
  • Bahaya Abu Vulkanik Bagi Pesawat Terbang

    Laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak 2 Juli 2026 berada pada Level III atau

    11 Sep 2026
  • Kuliah Tamu “Geoarkeologi : Studi Kasus Situs Gunung Padang Cianjur dan Kumitir Mojokerto”

    Situs Gunung Padang Cianjur Setelah sempat berhenti lebih dari 10 tahun mengemuka kembali, bahkan kembali melanjutkan penelitan setelah acara

    05 Sep 2026