News

Webinar Memahami Gempa “Outer Rise” Busur Sunda, dari Sumatra sampai Sumba

Sel, 18 Mei 2021
3:11 pm
Informasi
Share :
Oleh : Admin-Teknik Geofisika   |

Gempa dengan magnitudo 6,7 yang terjadi pada 14 Mei 2021 merupakan gempa yang tidak biasa yaitu berpusat di antara zona subduksi dan zona divergen, atau dikenal sebagai sebagai gempa intraplate atau gempa outer rise. Penyebab gempa outer rise adanya tegangan tektonik yang bekerja pada sumber gempa outer rise tegangan ektensional atau tarikan, gempa di zona outer rise ini memiliki mekanisme sumber sesar turun (normal fault). Mekanisme sumber gempa outer rise bisa juga karena sesar geser (transform) seperti yang terjadi di Aceh pada tanggal 11 April 2012. Gempa kembar dengan kekuatan 8,5 Skala Richter dan 8,1 Skala Richter, diikuti tsunami kecil setinggi 1 meter di Nias, 80 cm di Meulaboh, dan 6 cm di Sabang.

Catatan gempa di luar zona subduksi antara lain pada 9 Juni 2016 gempa selatan Bali berkekuatan M6,0, 15 Juli 2016 gempa selatan Jawa Barat M5,1 pada yang mengguncang pesisir selatan Jawa Barat, 23 Juli 2016.gempa Bengkulu dan Lampung berkekuatan M 5,4 yang mengguncang pesisir Bengkulu hingga Lampung dan 19 Maret 2020 gempa selatan Bali berkekuatan M6,5 pada yang dirasakan hampir di seluruh Bali dan Lombok.

Besarnya magnitudo dan mekanisme sumber gempa outer rise bisa memicu tsunami, hal ini tercatat pernah terjadi di Indonesia di berbagai daerah antara lain : (1) Pada 11 September 1921 terjadi gempa selatan Jawa berkekuatan M7,5 yang memicu tsunami, (2) Pada 19 Agustus 1977 terjadi gempa selatan Sumbawa berkekuatan M8,3 yang memicu tsunami destruktif di selatan Sumbawa.

Departemen Teknik Geofisika ITS bekerjasama dengan Masyarakat Geologi Tata Lingkungan (Mageti) menyelenggarakan WEBINAR tentang “Memahami Gempa ‘Outer Rise’ Busur Sunda, dari Sumatra sampai Sumba, dengan mengundang narasumber:

  • Supartoyo (Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, PB Madya di PVMBG)
  • ‪Awang Harun Satyana (Independent Geologist)

Bertindak sebagai Penanggap:

  • Daryono (Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG)

Selaku moderator:

  • Amien Widodo (Dosen Teknik Geofisika ITS)

Acara ini akan diselenggarakan secara virtual pada:

Materi narasumber dapat diakses melalui link berikut ini:

  1. Supartoyo (Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, PB Madya di PVMBG)
  2. Awang Harun Satyana (Independent Geologist)

Mari bergabung dalam acaranya dan dapatkan e-sertifikat nya.

Latest News

  • Pelajari Potensi Hidrokarbon, Departemen Teknik Geofisika ITS Gelar Kuliah Lapangan Cekungan Sedimen Jawa Timur Utara

    SURABAYA, TG ITS — Dalam rangka memperkuat pemahaman praktis mengenai tatanan geologi regional dan sistem petroleum, Departemen Teknik Geofisika,

    17 Jun 2026
  • Tingkatkan Inovasi Kebencanaan, Mahasiswa Teknik Geofisika ITS Gelar Pameran Prototipe Elektronika Dasar untuk Early Warning System

    SURABAYA, TG ITS — Sebagai bentuk hilirisasi dan diseminasi hasil pembelajaran di kelas, mahasiswa Angkatan 2025 Departemen Teknik Geofisika,

    12 Jun 2026
  • FIELD TRIP NEWS: Kuliah Lapangan Petrologi Wringinanom-Kunjorowesi Teknik Geofisika 2025

    Teori di ruang kelas kini bertransformasi menjadi aksi nyata di lapangan! Mahasiswa Departemen Teknik Geofisika ITS baru saja sukses

    12 Jun 2026