Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluncurkan inaRISK, suatu aplikasi portal berbasis internet untuk mengidentifikasi risiko bencana di Indonesia. . Portal ini dibangun berbasis server GIS yang memungkinkan pengguna dapat memanfaatkannya di seluruh dunia, dan _user friendly_ dimana pengguna tidak diharuskan memahami GIS saat menggali informasi yang dibutuhkan. Data hasil kajian risiko bencana merupakan data dinamis yang selalu berkembang sesuai dengan dinamika lapangan.
Aplikasi InaRISK harus diketahui oleh semua pihak, baik pemerintah, pemerintah daerah, private sector dan juga masyarakat. Harapannya semua pihak bisa melakukan upaya antisipasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Semua pihak dapat menggunakan data pada portal ini sebagai rujukan bersama, sebagaimana Kementerian Agraria dan Tata Ruang menggunakan untuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTR). Berdasaarkan data risiko bencana dapat disusun rencana penanggulangan bencana yang mainstreaming dengan rencana pembangunan baik nasional, provinsi, kabupaten dan kota. Bahkan data risiko bencana menjadi langkah awal sistem peringatan dini yang sedang dikembangkan BNPB menjadi multi-hazards early warning system
Teknik Geofisika ITS menyelenggarakan kuliah tamu dengan topik “Mengulik Platform Kebencanaan INARISK”, bersama narasumber:
Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc. (Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB)
Yang akan diselenggarakan pada
Materi narasumber dapat diakses melalui link berikut ini :
Sehubungan Dengan Edaran WR III No. 7873/IT2.III/T/TU.00.08/XII/2025, maka pegawai ITS bekerja secara WFA dan seluruh layanan dilaksanakan secara digital
Teknik Geofisika ITS secara resmi membuka Program Studi Magister setelah sebelumnya menjalani proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program
– Dalam Periode Puncak Musim Hujan di Indonesia – Musim hujan kembali memasuki puncaknya, dan berbagai potensi bencana geo-hidrometeorologi