News

Guest Lecture IDENTIFIKASI SESAR AKTIF oleh Dr. Mudrik Haryono

Rab, 01 Nov 2023
3:45 pm
Informasi
Share :
Oleh : Admin-Teknik Geofisika   |

Indonesia banyak gempa sebagai konsekuensi dari tekanan lempeng tektonik sudah bekerja bergerak dan menekan Indonesia sejak jutaan tahun yang lalu dengan kecepatan antara 3–10 cm per tahun. Tegangan tektonik baik yang saling menekan (compression), gaya yang salibg menarik (tension), yang salung bergeser (shear) ataupun kombinasinya akan menyebabkqn batuan akan pecah dan tergeserkan yang dikenal dengan sesar atau patahan (fault). Paling tidak ada 3 jenis sesar yang dikenal yaitu sesar normal, sesar naik dan sesar geser.

Oleh karena tekanan tektonik terus berjalan maka sesar-sesar yang sudah terbentuk akan tergeser kembali dikenal dengan sesar aktif. Sesar aktif menjadi salah satu penyebab sering terjadinya gempa bumi. Zona yang dilalui oleh sebaran sesar aktif menjadi rawan dilanda gempa bumi dan saat ini ada 295 sesar aktif. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengindentifikasi, mengenali dan membuat zonasi sesar aktif di suatu daerah, sehingga bisa dibuat penataan ruang yang aman.

Departemen Teknik Geofisika ITS menyelenggarakan Guest Lecture berjudul “IDENTIFIKASI SESAR AKTIF” yang disampaikan oleh narasumber:

  • Dr. Mudrik Haryono (Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN)

yang akan diselenggarakan pada:

Materi narasumber dapat diakses di sini:

  • IDENTIFIKASI SESAR AKTIF

 

Latest News

  • Perkuat Sinergi Pendidikan Berkualitas, Teknik Geofisika ITS Gelar Pertemuan Orang Tua Mahasiswa

    Departemen Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menyelenggarakan agenda Pertemuan

    14 Sep 2026
  • ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter”

    IKA TG-ITS Present: ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter” What happens after graduation? The

    11 Sep 2026
  • Bahaya Abu Vulkanik Bagi Pesawat Terbang

    Laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak 2 Juli 2026 berada pada Level III atau

    11 Sep 2026