Teori di ruang kelas kini bertransformasi menjadi aksi nyata di lapangan!
Mahasiswa Departemen Teknik Geofisika ITS baru saja sukses melaksanakan agenda Kuliah Lapangan Petrologi Wringinanom-Kunjorowesi Teknik Geofisika 2025 yang bertempat di daerah Wringinanom dan Kunjorowesi. Kegiatan lapangan ini menjadi salah satu bagian penting dari proses pembelajaran interaktif pada mata kuliah Petrologi.
Wringinanom, Lokasi Pertama Kuliah Lapangan Petrologi
Kenapa Wringinanom dan Kunjorowesi? 🧐 Kedua lokasi tersebut dipilih secara strategis karena memiliki karakteristik geologi yang sangat beragam dan representatif. Di sana, para mahasiswa mengamati langsung:
Keberadaan batuan beku hasil aktivitas lempeng Bumi.
Peralihan batuan beku dan sedimen (metamorfosa) akibat dinamika tekanan serta suhu ekstrem.
Proses pelapukan batuan yang dipengaruhi oleh energi eksogen Bumi.
Tidak hanya melakukan pengamatan visual, para peserta juga dituntut aktif melakukan deskripsi batuan (baik batuan beku, metamorf, maupun sedimen), mengidentifikasi struktur geomorfologi, serta terlibat dalam diskusi terbuka bersama dosen pengampu dan asisten praktikum.
Kunjorowesi, Lokasi Kedua Kuliah Lapangan Petrologi
Melalui pendekatan ekskursi ini, diharapkan mahasiswa Teknik Geofisika ITS dapat mengembangkan keterampilan observasi, interpretasi geologi regional, serta kemampuan berpikir kritis yang aplikatif demi membangun koneksi kuat antara teori akademik dan implementasi nyata di dunia profesional kebumian.
Take action today, shape the earth’s future tomorrow! 🚀🦅
Departemen Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menyelenggarakan agenda Pertemuan
IKA TG-ITS Present: ALUMNI TALKS: BEYOND THE DEGREE “Skills to Navigate Your Next Chapter” What happens after graduation? The
Laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak 2 Juli 2026 berada pada Level III atau