News

EGOIS

Rab, 09 Jul 2025
9:13 am
Informasi
Share :
Oleh : Admin-Teknik Geofisika   |

Kita sudah lama tahu kalau puncak gunung mempunyai banyak fungsi salah satunya sebagai KAWASAN RESAPAN AIR HUJAN. Hutan lebat dengan lantai penuh serasah akan menangkap dan meresapkan air hujan semusim >80%. Pada perkembangannya kawasan pegunungan berubah fungsi menjadi kawasan wisata yang diikuti kawasan permukiman padat, kawasan pertanian dan kawasan pedesaan. Saat perubahan kawasan maka fungsi RESAPAN tidak ada lagi. Air hujan >80% akan mengalir sebagai air permukaan dan air banjir.

Kita melanggar hak air meresap, kita EGOIS.

Lembah sungai di sekeliling gunung mempunyai dimensi alami sesuai dengan curah hujan terbesar yang pernah terjadi. Artinya saat hujan deras seluruh air tertampung di lembah sungai tersebut. Bila hujan ekstrim melebihi, air sungai akqn meluap dan tertampung di danau danau dan atau rawa rawa di kiri kanan sungai. Manusia tambah banyak, kebutuhan ruang semakin banyak dan lembah sungai muncul permukiman walau sudah ada aturan tidak boleh bermukim di lembah sungai tetap saja ada dan semakin banyak rumah permanen. Banyaknya bangunan di lembah sungai mengurangi daya tampung sungai, misalnya daya tampung sungai awal = 10, volume bangunan rumah rumah = 5, maka saat terjadi banjir besar sungai akan meluap = 5 menjadi banjir di kiri kanan sungai dan menuju ke kawasan rawa rawa yang sudah jadi permukiman. Mereka tidak mau tahu walau kebanjiran tiap tahun.

Kita melanggar hak air mengalir, kita EGOIS

Pertumbuhan penduduk yang tinggi akan diikuti peningkatan kebutuhan air bersih dari air sumur. Perkembangan teknologi pompa juga ikut peningkatan pengambilan air tanah melebihi kapasitas cadangan yg dijinkan. Konsekuensinya akan terjadi amblesan bisa perlahan lahan bisa juga secara cepat. Amblesan tanah akan memperparah kedalaman genanganbya. Bisa juga muncul kawasan rendah lainnya, salah satu tanda kawasan itu menurun munculnya genangan yang dulunya belum pernah tergenang.

Kita melanggar hak air mengalir, kita EGOIS

Kota mestinya sudah didesain untuk menghadapi hujan terbesar yg pernah terjadi agar kota tidak kebanjiran. Dibuatlah saluran saluran penampung air hujan dengan dimensi sesuai dengan debit banjir yang akan terjadi. Tanggul tanggul sengaja dibuat untuk mencegah meluapnya banjir. Demikian pula disiapkan pompa pompa air untuk mempercepat penurunan muka air banjir. Pada kenyataannya banyak masyarakat yg TIDAK MAU TAHU akan hal, mereka buang sampah di saluran TANPA MERASA SALAH.

Kita melanggar hak air mengalir, kita EGOIS

 

Dr. Amien Widodo

Selasa, 8 Juli 2025

 

Latest News

  • Guest Lecture by Pertamina Hulu Energi: “Regional Geology, Structural and Stratigraphic Analysis on HC Exploration: East Java Basin Cas”

    Dalam rangka memperkaya wawasan praktis serta memperkuat pemahaman aplikatif di bidang eksplorasi minyak dan gas bumi, Departemen Teknik Geofisika

    20 Agu 2026
  • “Soroti Potensi Seismik Pasca Gempa NTT, Pakar Geofisika ITS Kupas Mitigasi Megathrust dalam Program Dialog Inspirasi RRI”

    Peristiwa gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini kembali menyita perhatian publik mengenai pentingnya mitigasi

    18 Agu 2026
  • Selamat & Sukses: Dr. Nilla Perdana Agustina, S.T., M.T. Lulus Ujian Terbuka Promosi Doktor Teknik Fisika ITS

    SURABAYA- Departemen Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menambah jajaran tenaga

    13 Agu 2026
Home > Informasi > EGOIS