News

Bahas Pengembangan Teknologi DAS untuk Pemantauan Bencana, Teknik Geofisika ITS Terima Kunjungan FEBUS Optics

Rab, 15 Apr 2026
7:46 am
Informasi
Share :
Oleh : dihein   |

Surabaya, 13 April 2026 — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) selangkah lebih maju dalam pengembangan teknologi pemantauan bencana dan kota cerdas. Melalui pertemuan yang berlangsung di Gedung Rektorat ITS, Departemen Teknik Geofisika ITS menerima kunjungan dari Alexandre Jeandat, perwakilan FEBUS Optics, perusahaan teknologi asal Prancis yang bergerak di bidang pengembangan alat interrogator fiber optik canggih. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor IV ITS, Prof. Agus Muhammad Hatta, S.T., M.T., Ph.D., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana kolaborasi riset ini.

 

Dosen Teknik Geofisika ITS bersama Alexandre Jeandat, perwakilan FEBUS Optics

 

Apa Itu DAS dan Mengapa Penting?
Teknologi yang akan digunakan adalah Distributed Acoustic Sensing (DAS), sebuah metode mutakhir yang mampu mengubah jaringan kabel fiber optik yang sudah ada menjadi ribuan sensor getar sekaligus. Bayangkan kabel fiber optik yang selama ini hanya kita kenal sebagai penghantar internet, kini bisa “mendengar” getaran tanah, gelombang gempa bumi, bahkan aktivitas di sekitarnya secara real-time dan sepanjang jalur kabel tersebut.
Teknologi ini dinilai sangat menjanjikan karena memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, sehingga lebih efisien secara biaya, sekaligus memberikan resolusi spasial yang jauh lebih tinggi dibanding jaringan seismometer konvensional.

ITS sebagai Laboratorium Hidup
Sebagai langkah awal, jaringan fiber optik yang tersebar di lingkungan kampus ITS akan dimanfaatkan sebagai media pengukuran perdana. Pengukuran lapangan direncanakan berlangsung selama sekitar satu minggu pada periode September hingga November 2026, menjadikan kampus ITS sebagai salah satu living lab DAS di Indonesia.
Hasil riset ini ditargetkan tidak hanya untuk keperluan pemantauan gempa bumi, tetapi juga membuka peluang pengembangan aplikasi smart city, misalnya pemantauan lalu lintas, deteksi kebocoran pipa, hingga keamanan infrastruktur perkotaan.

 

Diskusi kerjasama juga dihadiri oleh Wakil Rektor IV ITS, Prof. Agus Muhammad Hatta, S.T., M.T., Ph.D.

 

Kolaborasi Internasional yang Kuat
Inisiatif ini merupakan bagian dari kerja sama yang lebih luas antara FEBUS Optics bersama lembaga riset bergengsi IPGP (Institut de Physique du Globe de Paris) dan CNRS (Centre National de la Recherche Scientifique) dari Prancis, dengan sejumlah institusi Indonesia termasuk BMKG, BRIN, dan beberapa universitas, di mana ITS menjadi salah satu mitra perguruan tinggi yang terpilih.
Kolaborasi ini sejalan dengan visi ITS sebagai universitas riset bertaraf internasional sekaligus komitmen aktif dalam pengurangan risiko bencana di Indonesia, negara dengan tingkat aktivitas seismik tertinggi di dunia.

Latest News

  • Tim Geothermics Teknik Geofisika ITS Raih Juara di Ajang Internasional OGIP 2026

    SURABAYA – Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Departemen Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tim Geothermics sukses

    13 Mei 2026
  • KULIAH TAMU “DESIGN THINKING AND ITS APPLICATION” BY HELMI INDRAJAYA

    Departemen Teknik Geofisika ITS menyelenggarakan Kuliah Tamu: “DESIGN THINKING AND ITS APPLICATION” bersama Narasumber: Helmi Indrajaya Assistant to The Board

    08 Mei 2026
  • Guest Lecture by Professor of Geophysics at KAUST and Adjunct Professor at ITS Geophysical Engineering: Prof. P. Martin Mai

    🌍💻 Oh behalf of Department of Geophysical Engineering and HAGI, we

    07 Mei 2026