News

Kembali Digelar, Ini Serangkaian Acara ISPhOA 2018

Jum, 26 Okt 2018
5:21 pm
Berita
Share :
Oleh : tfisikaadmin   |

Departemen Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menggelar International Seminar on Photonics, Optics, and its Application (ISPhOA). Seminar kelas dunia tersebut diadakan selama dua hari sejak  Rabu, (1/8) di Bumi Surabaya City Resort.

Dr. Agus Muhammad Hatta, Kepala Departemen Teknik Fisika ITS menjelaskan, acara ini sebelumnya pernah dilaksanakan di Pulau Dewata pada tahun 2016 dan 2014. Ia menyampaikan, ISPhOA memang diadakan dengan tujuan memenuhi kebutuhan para peneliti dibidang optik and fotonik untuk berbagi hasil riset dan berkolaborasi.

Karena memilih Surabaya sebagai tuan rumah tahun ini, ISPhOA menampilkan Tari Remo pada pembukaan acara. Tarian ini disajikan dengan maksud memperkenalkan tarian khas Jawa Timur kepada peserta seminar yang berasal dari penjuru dunia. “Selain seminar, ISPhOA juga menjadi media untuk  mengenalkan budaya Indonesia, disini kami mengenalkan atmosfer serta pesona Surabaya,” tuturnya.

Tidak hanya mengenalkan apa yang Indonesia punya sebagai negara berbudaya, Hatta menambahkan, peserta yang hadir diharapkan dapat mengetahui ilmu pengetahuan terbaru di bidang ini. “ISPhOA ini adalah wadah untuk membangun koneksi (jaringan, red), berbagi pengetahuan antara peserta dan tamu pembicara dari luar negeri,” sambung pria yang akrab disapa Hatta ini.

Penyambutan peserta ISPhOA 2018 di rumah dinas Walikota Surabaya

 

Intan Dwi Kurniawati, Sekretaris ISPhOA 2018 menerangkan, di awal, peserta berada di dalam satu ruangan untuk mengikuti plenary session yang diisi oleh profesor yang diundang dari luar Indonesia. Kemudian, peserta dibagi berdasarkan pokok bahasan abstrak yang dikirim menjadi tiga kelas yang disebut dengan paralel session. Ia menuturkan, kelas pertama membahas Optical Engineering, kelas kedua Biomedical and Optical Spectroscopy, dan terakhir Photonics Device and Material Processing.

Ia mengatakan, tahun ini terdapat 42 peserta dengan dengan dua kategori yaitu oral presentation dan poster session. “Untuk kategori oral presentation terdapat 30 peserta yang akan dinilai saat pengadaan paralel session,” ungkapnya.

Penilaian  presentasi ini dilakukan oleh moderator dan juga peserta melalui form penilaian yang telah disediakan panitia. “Penilaian kategori poster didasarkan suara peserta dengan sistem voting,” imbuh Intan.  Ia juga menjelaskan, terlepas dari kedua kategori tersebut, semua paper peserta seminar akan diterbitkan sebagai kumpulan jurnal Internasional di SPIE Digital Library.

Selain di Hotel Bumi Surabaya, peserta ISPhOA juga disambut dengan gala dinner di Rumah Dinas Walikota Surabaya. Acara ini berakhir dengan closing party, pada Kamis, (3/8) serta pengumuman juara atas kategori yang ada. (sint/nov)

 

Para pemenang poster dan presentasi terbaik

Latest News

  • Lengkapi Skill Alumni Teknik Fisika Melalui Workshop Project Management

    Salah satu dari tiga profil utama lulusan Teknik Fisika adalah sebagai project manager, suatu profesi yang selain membutuhkan ilmu

    28 Agu 2019
  • Kembali, Mahasiswa Teknik Fisika Raih Juara di Lomba Karya Ilmiah

    Suatu kebanggan kembali dirasakan oleh civitas akademika Departemen Teknik Fisika. Pasalnya, sebuah tim dari Laboratorium Rekayasa Fotonika meraih juara

    08 Agu 2019
  • Eksplorasi Ilmu Fotonika ke SPIE Optics + Photonics 2018

    Sekali lagi mahasiswa Teknik Fisika berperan dalam internasionalisasi Departemen dan ITS. Ditemui oleh TF Media pada hari Selasa, 28

    26 Okt 2018