News

5 Alasan Calon Mahasiswa Wajib Memilih Teknik Fisika ITS

Sel, 24 Feb 2026
2:34 pm
Berita
Share :
Oleh : erikokresna@its.ac.id   |
Instrumentation engineer, salah satu prospek kerja alumni teknik fisika (sumber: Karya Training)

Instrumentation engineer, salah satu prospek kerja alumni teknik fisika (sumber: Karya Training)

Kampus ITS, DTF Opini — Departemen Teknik Fisika (DTF) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan program studi yang mengintegrasikan ilmu fisika, matematika, dan teknik untuk menyelesaikan permasalahan di bidang energi, material, instrumentasi, dan sistem industri. Pendekatan multidisiplin yang diterapkan menjadikan departemen ini adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Berikut lima alasan mengapa DTF ITS layak menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin berkontribusi di bidang teknologi.

Kurikulum Multidisiplin

DTF ITS menghadirkan kurikulum yang memadukan teori fisika fundamental dengan penerapan rekayasa sistem secara komprehensif. Mahasiswa mempelajari dasar-dasar mekanika, gelombang, termodinamika, serta elektromagnetika yang kemudian diintegrasikan dengan sistem kontrol, instrumentasi, dan teknologi energi. Pola pembelajaran ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perancangan solusi teknologi nyata.

Kurikulum tersebut juga terus diperbarui mengikuti kebutuhan industri dan perkembangan riset global. Pendekatan berbasis proyek serta studi kasus industri membuat mahasiswa terbiasa menghadapi persoalan riil. Dengan demikian, lulusan DTF ITS memiliki pola pikir sistematis, kritis, dan adaptif terhadap perubahan teknologi yang cepat.

Gambaran aktivitas laboratorium Departemen Teknik Fisika ITS sebagai fasilitas terkemuka dan penjunjang riset

Gambaran aktivitas laboratorium Departemen Teknik Fisika ITS sebagai fasilitas terkemuka dan penjunjang riset (sumber: Suara Surabaya)

Fasilitas dan Budaya Riset

Dalam mendukung proses pembelajaran, DTF ITS dilengkapi dengan berbagai laboratorium yang menunjang kegiatan praktikum dan penelitian. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan eksperimen, pengujian alat, hingga simulasi sistem industri secara langsung. Pengalaman praktik ini menjadi bekal penting untuk memahami penerapan teori dalam konteks nyata.

Selain fasilitas yang memadai, budaya riset di lingkungan ITS juga sangat kuat. Mahasiswa didorong untuk terlibat dalam penelitian dosen, program hibah, hingga kompetisi inovasi tingkat nasional maupun internasional. Keterlibatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun jejaring profesional sejak di bangku kuliah.

Peminatan Strategis

DTF ITS menawarkan lima mata kuliah peminatan, yaitu Rekayasa Instrumentasi, Rekayasa Fotonika, Rekayasa Bahan, Rekayasa Akustik dan Fisika Bangunan, serta Rekayasa Energi dan Pengondisian Lingkungan. Setiap peminatan dirancang untuk menjawab kebutuhan industri berbasis teknologi tinggi yang terus berkembang.

Melalui peminatan tersebut, mahasiswa dapat memperdalam kompetensi sesuai minat dan rencana karier yang ingin ditempuh. Misalnya, peminatan energi relevan dengan isu transisi energi dan keberlanjutan, sedangkan instrumentasi dan kontrol banyak dibutuhkan pada sistem otomasi industri. Fleksibilitas ini menjadikan lulusan memiliki keahlian spesifik tanpa kehilangan pemahaman menyeluruh tentang rekayasa sistem.

Mas'ud Khamid, salah satu alumni Departemen Teknik Fisika ITS yang memiliki karir cemerlang

Mas’ud Khamid, salah satu alumni Departemen Teknik Fisika ITS yang memiliki karir cemerlang

Alumni Berkiprah Nasional

Kualitas pendidikan DTF ITS tercermin dari kiprah alumninya di berbagai sektor industri. Mas’ud Khamid ST pernah menjabat sebagai Consumer Business Director Telkom Indonesia 2017–2018 serta CEO PT Pertamina Patra Niaga 2020–2021. Posisi tersebut menunjukkan bahwa lulusan Teknik Fisika tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu memimpin organisasi besar.

Selain itu, Norman Sasono dikenal berkarier sebagai Chief Technology Officer (CTO) dan Chief Innovation Officer (CIO) di berbagai perusahaan teknologi. Keberhasilan alumni dalam menduduki posisi strategis membuktikan bahwa kompetensi yang dibangun selama perkuliahan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Prospek Karier Luas

Lulusan DTF ITS memiliki peluang karier yang luas di berbagai bidang, seperti acoustic engineer, instrument engineer, renewable energy engineer, automation and control engineer, reliability, health and safety engineer, hingga telecommunication engineer. Ragam profesi tersebut menunjukkan fleksibilitas kompetensi yang dimiliki lulusan dalam berbagai sektor industri.

Dengan integrasi keilmuan yang kuat antara  fasilitas laboratorium memadai, pilihan peminatan strategis, serta jejaring alumni, DTF ITS menghadirkan ekosistem pembelajaran yang komprehensif. Mahasiswa dibekali pemahaman konseptual yang mendalam serta diasah keterampilan analitis, problem solving, serta kemampuan merancang sistem teknologi yang efisien. (*)

 

Reporter: Shafa Annisa Ramadhani

 

Latest News

  • 5 Alasan Calon Mahasiswa Wajib Memilih Teknik Fisika ITS

    Kampus ITS, DTF Opini — Departemen Teknik Fisika (DTF) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan program studi yang mengintegrasikan

    24 Feb 2026
  • Fisika dan Teknik Fisika ITS Dua Jalur Ilmu dengan Orientasi Berbeda

    Kampus ITS, DTF Opini — Banyak calon mahasiswa masih menganggap Fisika dan Teknik Fisika sebagai bidang yang sama. Padahal,

    21 Feb 2026
  • Teknik Fisika Otak Tersembunyi di Balik Sistem Industri Modern

    Kampus ITS, DTF News — Sistem industri modern bekerja dengan tingkat presisi, stabilitas, dan keamanan yang tinggi. Di balik

    17 Feb 2026