Program Studi

Sektor industri merupakan salah satu penopang perekonomian Indonesia yang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) inovatif. Seorang inovator harus mampu memahami dan menerapkan ilmu sains serta rekayasa dalam industri. Hal ini menjadi pertimbangan PSTF dalam merumuskan profil lulusan, karena Teknik Fisika memberikan pemahaman yang kuat tentang sains dasar dan rekayasa dasar. Pengelolaan sumber daya alam oleh anak bangsa memerlukan SDM yang memiliki kemampuan riset, pengembangan, perancangan, dan analisis berbagai sistem fisis di industri. Oleh karena itu, lulusan PSTF diharapkan memiliki kemampuan multidisiplin dan mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakteristik Teknik Fisika yang multidisiplin memungkinkan lulusannya mengintegrasikan berbagai bidang ilmu untuk menjawab kebutuhan industri. Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Profil Profesi Mandiri (PPM) PSTF mencakup profesi insinyur di bidang teknik akustik dan getaran, teknik optik dan fotonik, rekayasa termal, teknik material, serta teknik instrumentasi, pengukuran, dan pengendalian. Secara lebih luas, cakupannya meliputi sistem teknik dan teknologi lain yang membutuhkan kemampuan mengintegrasikan sains dasar dengan sains keteknikan.